7 Event di Bali yang Harus Kamu Masukkan ke Daftar Rencana Perjalananmu Jika Kamu Ingin Mengenal Budaya Bali

Photo Credit: 4.bp

7 Event di Bali yang Harus Kamu Masukkan ke Daftar Rencana Perjalananmu Jika Kamu Ingin Mengenal Budaya Bali

786
Liburanmu ke Bali akan lebih menyenangkan jika kamu bisa mampir ke tujuh event di bawah ini.

Apakah kamu termasuk orang yang menganggap bulan Oktober adalah waktu yang tepat untuk berlibur? Musim kemarau sudah lewat, namun curah hujan belum terlalu deras. Tak hanya cuaca yang menyenangkan, berlibur ke Bali pada bulan Oktober-November merupakan pilihan yang tepat. Ada beberapa festival dan upacara adat yang terbuka untuk ditonton atau dihadiri oleh masyarakat umum. Liburanmu ke Bali akan lebih menyenangkan jika kamu bisa mampir ke tujuh event di bawah ini.


1. Bali Vegan Festival

Photo Credit: .bali

Bagi kamu yang ingin tahu tentang gaya hidup dan pola makan yang lebih sehat, kamu bisa menghadiri Festival Vegan Bali yang akan dilaksanakan di Ubud, pada tanggal 7-9 Oktober 2016. Di sana kamu bisa menikmati kelas gratis yoga setiap hari, talkshow mengenai dunia vegan dengan para ahli, kelas memasak, berbagai hiburan seperti tari salsa, dan lainnya. Kegiatan ini didedikasikan sebagai bentuk kasih sayang terhadap diri sendiri dan orang lain, dan bahwa kasih sayang ini bisa meluas kepada hewan. Kamu tidak perlu khawatir jika ingin membawa sepupu atau keponakanmu yang masih kecil, karena ada beragam kegiatan yang bisa diikuti oleh anak-anak.


2. Perang Tipat Bantal

Photo Credit: cdn-2.tstatic

Jika kamu berkunjung ke Bali pada bulan Oktober, sempatkan untuk mampir menyaksikan sebuah tradisi unik yang diadakan di Desa Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Perang Tipat Bantal merupakan sebuah tradisi tahunan yang dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Untuk menyaksikannya, kamu bisa datang pada tanggal 15 Oktober 2016. Acara ini bertempat di Pura Desa, Desa Adat Kapal.

Ritual Perang Tipat Bantal diawali dengan persembahyangan oleh seluruh warga desa. Pemangku adat akan memercikkan titra (air suci) untuk memohon kelancaran dan keselamatan bagi masyarakat selama prosesi upacara dilakukan. Kemudian beberapa pria akan melepas baju dan bertelanjang dada. Mereka dibagi menjadi dua kelompok yang berdiri berhadap-hadapan. Di depannya telah tersedia tipat (ketupat) dan bantal (makanan dari tepung ketan dan kelapa). Suara riuh masyarakat yang saling melemparkan tipat-bantal seketika memenuhi area pura. Kemudian Perang Tipat-Bantal akan dilanjutkan di jalan raya tepat di depan Pura Desa. Selama upacara ini berlangsung, mungkin saja orang-orang yang menonton juga terkena lemparan tipat bantal. Rasanya lumayan sakit, tapi tenang, kamu tidak akan mengalami luka-luka serius.


3. Makepung di Jembrana

Photo Credit: 4.bp

Jalan-jalan ke kawasan Jembrana, kamu bisa menyaksikan tradisi Makepung yang menjadi event andalan kawasan ini. Makepung adalah tradisi lomba pacu kerbau yang telah lama menjadi keunikan dari Kabupaten Jembrana. Pada awalnya, Makepung hanya dilakukan oleh para petani di sela-sela kegiatan membajak sawah saat musim panen. Kala itu, para petani beradu cepat dengan memacu kerbau yang dikaitkan pada sebuah gerobak dan dikendalikan oleh seorang joki. Kegiatan yang mulanya hanya untuk main-main saja, kini berkembang menjadi perlombaan yang cukup besar dan bergengsi di Bali.

Lomba ini diadakan sebanyak sepuluh kali pada enam lokasi berbeda yang dilaksanakan setiap tahunnya, tepatnya pada hari Minggu setiap dua minggu sekali. Dari sepuluh kali lomba tersebut, terdapat dua Lomba Makepung yang dilaksanakan secara spesial yakni Lomba Makepung Bupati Cup pada Bulan Agustus dan Jembrana Cup pada Bulan Nopember. Yang tidak kalah unik, peserta bebas menghias kereta atau pedati yang digunakan dengan berbagai aksesoris tradisional yang indah dan menarik, termasuk para joki (pengendara) yang juga menggunakan pakaian tradisional Bali. Lomba Makepung ini sudah mulai dilaksanakan sejak 17 Juli sampai 20 November 2016. Jadi buat kamu yang akan berlibur ke Bali, jangan sampai kelewatan untuk menyaksikan tradisi Makepung yang tentu akan seru.


4. Sunset Run

Photo Credit: d8ys5mrbqhmjx.

Berkunjung ke Bali dan menikmati sunset di pantai mungkin sudah biasa. Tapi, bagaimana jika kamu menikmati pesona matahari terbenam sambil berolahraga? Mungkin bisa menjadi pengalaman baru untukmu. Acara Sunset Run akan segera dilaksanakan tanggal 29 Oktober 2016, dengan menyusuri Pantai Seminyak sejauh 3 km. Kegiatan ini merupakan kegiatan amal yang dilakukan oleh Anantara Seminyak Bali Resort dan Spa, untuk kemudian dana yang terkumpul akan disumbangkan untuk Suryani Institute for Mental Health, dan Yayasan Senyum Bali.


5. Festival Kerambitan

Photo Credit: img2.bisnis

Jika datang ke Festival Kerambitan, Tabanan, pada tanggal 7-9 Oktober 2016, kamu bisa menyaksikan ajang seni budaya. Dengan tema “Vasudeva Kutumbakam” Living in Peace and Harmony, festival ini menyajikan kesenian Okokan dan Tektekan secara masal dan akan digelar di lapangan umum Desa Kerambitan. Ini merupakan kali kedua Festival Kerambitan diadakan, tujuannya adalah untuk mengangkat potensi yang ada di wilayah tersebut, baik seni budaya, adat istiadat, potensi kuliner, dan sebagainya.


6. Ubud Writers and Readers Festival

Photo Credit: tango.image-static

Bagi kamu yang suka menulis dan penggemar buku, event tahunan yang diadakan di Ubud ini wajib kamu kunjungi. Ada banyak sekali program yang diadakan dengan mendatangkan penulis-penulis hebat dari berbagai negara. Tema yang diangkat tahun ini adalah ‘Tat Tvam Asi’, sebuah filosofi Hindu yang bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti, 'aku adalah engkau, engkau adalah aku’, atau juga bisa berarti ‘kita semua satu’. Kamu bisa datang ke Ubud Writers and Readers Festival pada tanggal 26-30 Oktober 2016 dengan membawa tiket yang bisa kamu pesan di website resmi mereka.


7. Nusa Dua Fiesta

Photo Credit: static.asiawebdirect

Nusa Dua Fiesta kembali digelar di pulau kecil Peninsula, 9-13 Oktober 2016. Bagi kamu yang akan berkunjung ke Bali, datang dan nikmati pesona alam juga festival yang tentu akan memberikan kesan berbeda pada liburanmu. Kamu bisa menyaksikan Patayana oleh AKARI (Asosiasi Karnaval Indonesia) Bali, Otarium Kebo Iwa, Tari Krisna-Arjuna, serta tari kontemporer kolosal dengan tema ‘Mentari Pulau Dewata’ yang digarap para seniman terbaik Bali.

Nusa Dua terkenal sebagai tujuan bulan madu yang harmonis serta aman dan nyaman. Dengan alasan tersebut, Nusa Dua Fiesta mengusung tema Love, Peace, and Harmony. Kamu juga bisa menikmati pertunjukan musik yang akan menghadirkan musisi nasional dan internasional. Sementara itu, kegiatan kompetisi juga akan dimeriahkan oleh lomba melukis, kompetisi merias wajah untuk pengantin, kompetisi melukis untuk anak-anak, mixology competition, Nusa Dua Latte Art, dan Drone Photography Competition. Sedangkan untuk pameran akan ada pameran motor antik dan pameran bonsai.


Selain menikmati suasana Pulau Bali, ketujuh event di atas tentu akan memberi kesan yang tidak terlupakan untuk liburanmu. Yuk, segera kunjungi Bali dan nikmati beragam festivalnya.

Baca juga: 8 Cara Menghemat Uang Saat Traveling Jika Kamu Ingin Liburan Menyenangkan tapi Anggaran Pas-Pasan


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "7 Event di Bali yang Harus Kamu Masukkan ke Daftar Rencana Perjalananmu Jika Kamu Ingin Mengenal Budaya Bali ". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Andina Titra | @andinatitra

Full time skripsier | part time content writer

CREATE ARTICLE

Hey awesome, Join our TRIVIA community
"create articles and get the fans "

Most Views of This Week