7 Museum yang Asyik Sekali untuk Dikunjungi di Bandung

7 Museum yang Asyik Sekali untuk Dikunjungi di Bandung

10.1K
Sejarah harus kita pelajari agar kita mengerti kejadian di masa kini dan berusaha yang terbaik untuk masa depan. Ayo pelajari sejarah di museum yang ada di sekitar kita.

Berapa kali kamu pernah mengunjungi museum? Mungkin masih bisa dihitung dengan jari tangan. Itu pun karena dulu waktu sekolah, kita mengikuti karyawisata ke museum. Kedengarannya, pergi ke museum bukan sebuah kesenangan, tapi menjadi kewajiban. Sebenarnya, museum itu bisa menjadi tempat yang menarik kalau kamu punya sudut pandang yang berbeda. Apalagi kalau museum tersebut ada di kota yang kreatif, seperti Bandung!

Bandung tidak hanya punya kuliner yang enak dan beragam. Banyak juga tempat bersejarah yang tak boleh dilewatkan, seperti museum. Saya akan memberikan rekomendasi tujuh museum di Bandung yang tidak membosankan dan asyik sekali untuk dikunjungi. Berikut daftarnya.


Museum Barli


Bandung disebut sebagai pusat perkembangan seni rupa modern Indonesia. Oleh karena itu Museum Seni Barli didirikan. Museum ini didirikan untuk mengenang Barli, seorang pelukis terkenal pada masanya dan sempat mendesain logo Siliwangi. Museum Seni Barli menyimpan sejarah lukisan Barli dari masa ke masa, perkembangannya, dan alat-alat lukis yang pernah ia pakai. Demi melestarikan budaya, kreativitas, dan nilai-nilai Indonesia, Museum Barli juga mengadakan kelas menggambar. Selain punya koleksi tentang seni, kamu bisa menemukan permainan lama seperti pinball dalam bentuk fisiknya di sini.


Museum Pos Indonesia


Kamu suka mengkoleksi prangko? Maka kamu harus datang ke museum ini. Meskipun tidak bisa dibeli dan ditukar, melihat prangko dari luar negeri di zaman Perang Dunia ke-II dan zaman lainnya yang jumlahnya sampai ribuan akan menjadi pengalaman baru buatmu. Selain itu, ada juga surat emas bersejarah dari para raja di zamannya. Tidak ketinggalan pula, berbagai kendaraan yang dipakai untuk mengantar surat dapat disaksikan di sini. Alat transportasi tersebut mulai dari sepeda kumbang, sampai motor berbadan besar yang populer di tahun 1990-an. Lokasinya berdekatan dengan Taman Lansia, Pasar Cisangkuy, Gedung Sate, dan Gasibu. Kamu pun bisa menghabiskan waktu seharian, mengunjungi museum, dan sekitarnya.


Museum Pendidikan Nasional


Museum yang ada di dalam kampus UPI Ledeng ini terhitung baru dan termewah. Gedung berlantai lima ini punya desain modern yang biasa dijadikan background foto OOTD oleh mahasiswa kampusnya. Di dalam museum ini kita bisa melihat cuplikan materi pelajaran, koleksi buku, alat tulis, ijazah, dan bangunan sekolah dari masa klasik sampai masa reformasi. Sejarah guru dan pendidikan guru pun ada di sini. Baik kamu yang mahasiswa pendidikan atau bukan, kamu pasti tertarik datang ke sini karena di lantai paling atas bangunan ini terdapat rooftop yang dijadikan kafe.


Museum Sri Baduga


Dikelola oleh Pemprov Jawa Barat, Museum Sri Baduga punya koleksi terlengkap seputar kebudayaan di Jawa Barat. Dari mulai batu, koin zaman dulu, wayang, kain, tumbukan, karya seni rupa, sampai kerangka makhluk hidup pun ada di sini. Cukup dengan mengelilingi gedung bertingkat tiga ini, kamu sudah tahu sebagian besar sejarah dan kebudayaan di Jawa Barat. Museum ini letaknya berdekatan dengan monumen Bandung Lautan Api yang biasa dipakai untuk berfoto ala Instagram. Jadi, kalau kamu hunting foto ke monumen Bandung Lautan Api, jangan lupa mampir ke sini, yaa.


Museum Konferensi Asia Afrika


Bisa dikatakan bahwa museum ini lebih ramai dibandingkan dengan museum yang lainnya. Bukan hanya karena lokasinya yang dekat dengan pusat wisata kota, tetapi juga acara menarik sering diadakan di dalam museum ini. Di dalam museum kita bisa menemukan mesin ketik, telepon, teropong, piagam, buku-buku bersejarah yang disusun dengan rapi dan terawat. Ada juga foto-foto kegiatan konferensi Asia Afrika dan sekilas ceritanya tertempel di sepanjang dinding. Tidak hanya itu, di satu ruangan ada beberapa layar interaktif yang bisa kamu gunakan untuk mengetahui orang-orang di balik Konferensi Asia Afrika.


Museum Kereta Api


Dikenal juga dengan gedung Graha Parahyangan, museum ini tak cuma menyimpan foto-foto stasiun di pulau Jawa dari zaman ke zaman. Di dalamnya ada gerbong lama, mesin pembuat karcis, mesin cetak tanggal karcis, alat komunikasi telegraf, telepon kayu, serta alat hitung odhever yang tentunya berasal dari zaman dulu dan tidak digunakan lagi. Rencananya, pada gerbong lama akan dibangun kafe agar masyarakat tertarik mendatangi museum ini. Karena pembangunan kafe masih dalam tahap rencana, kita masih bisa mendatangi museum ini dengan gratis.


Museum Wolff Schoemaker


Kalau museum lain punya bangunan sendiri, beda dengan Museum Wolff Schoemaker yang terletak di lobi hotel Grand Preanger. Museum ini berisi beberapa miniatur bangunan art-deco yang sudah didesain oleh Wolff Schoemaker. Ada juga benda vintage seperti lift, kamera, dan telepon yang sudah tidak bisa digunakan lagi. Yang paling unik, di museum ini tersimpan sebuah kursi yang pernah diduduki oleh Charlie Chaplin. Charlie Chaplin saja pernah menginap di hotel ini, kalau kamu kapan?


Museum tidak selalu terdengar menyeramkan dan kuno. Pepatah bilang, kita harus belajar dari masa lalu agar tidak terjebak di keadaan yang sama. Bukan hanya anak kecil yang bisa belajar sambil bersenang-senang. Kita juga bisa dengan mengunjungi museum-museum di atas.

Ayo kita buat museum ramai!




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "7 Museum yang Asyik Sekali untuk Dikunjungi di Bandung". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


S Safira Shofatunnisa | @safiranys

Student who likes to eat, to write, to play with many things; cats, social media, camera, and beauty things. Currently traveling around Bandung to stop by 1000 Pokestops. Personal blog: www.safiranys.blogspot.co.id

Silahkan login untuk memberi komentar