Alasan Kamu Seketika Mellow Ketika Hujan Turun

Alasan Kamu Seketika Mellow Ketika Hujan Turun

5.3K
Ada kenangan masa lalu yang sekelebat datang di benak, rasa rindu akan sesuatu yang tiba-tiba datang, dan perasaan melankolis yang lain. Bahkan banyak scene di film atau bagian di sebuah cerita dalam novel yang menggambarkan kesedihan karakternya dengan disertai hujan.

Hujan adalah salah satu berkah yang Tuhan berikan untuk umat manusia dan segala sesuatu yang ada di dunia. Hal ini tentu saja membahagiakan para petani, tumbuhan, hewan, dan manusia yang sudah sangat menanti turunnya hujan karena persediaan air mereka yang kian menipis. Tetapi, banyak orang juga merasakan pengalaman yang berbeda ketika hujan turun. Pengalaman tersebeut bukanlah pengalaman yang membahagiakan, tetapi pengalaman yang membuat sedih. Banyak orang seketika mellow ketika hujan turun. Ada kenangan masa lalu yang sekelebat datang di benak, rasa rindu akan sesuatu yang tiba-tiba datang, dan perasaan melankolis yang lain. Bahkan banyak scene di film atau bagian di sebuah cerita dalam novel yang menggambarkan kesedihan karakternya dengan disertai hujan.


Mengapa ini terjadi? Tenanglah, bukan kamu saja yang merasakan perasaan ini. Banyak orang di berbagai belahan dunia pun merasakan dan mempertanyakan alasannya. Berikut ada beberapa alasan kamu bisa seketika mellow ketika hujan turun yang sudah teruji oleh para peneliti melalui penelitiannya.



Cuaca mempengaruhi mood seseorang




Banyak peneliti di banyak negara telah membuktikan bahwa cuaca memang mempengaruhi mood seseorang. Seasonal Affective Disorder (SAD) memang benar adanya. SAD sangat dipengaruhi oleh pola cuaca. Jadi, keadaan manusia ketika dalam cuaca tertentu berhubungan dan dipengaruhi oleh cuaca tersebut.


Hujan membuat perasaan tak baik datang




Hsiang pada tahun 2013 melakukan penelitian dan menemukan fakta bahwa cuaca yang sangat panas dan hujan bisa mempengaruhi perasaan orang menjadi tak baik. Dia membuktikan bahwa orang-orang yang ditelitinya memiliki emosi yang tak baik jika kedua cuaca ini datang. Jika cuacanya ekstrim, sangat panas dan hujan lebat, perasaan buruk mereka pun makin meningkat.


Penelitian serupa pun dilakukan oleh seorang peneliti Marie Connolly di tahun 2013. Hasil penelitian ini menguatkan penemuan yang sebelumnya. Penelitian yang dilakukannya berhasil menemukan fakta bahwa orang-orang yang dia wawancarai ketika hujan dan panas cenderung memiliki kepuasan dan semangat hidup yang menurun. Tetapi, jika cuaca kembali baik (tidak terlalu panas dan hujan), kepuasan dan semangat hidup mereka pun kembali meningkat.


Secara logika, kamu tak dapat bepergian dan melakukan aktifitas selancar ketika tidak turun hujan. Ketika hujan, kamu yang beraktifitas di luar harus berhenti sejenak, meneduh, atau harus rela basah karena hujan. Hujan mampu menghambat aktifitasmu di luar ruangan. Itu yang membuatmu sedih. Bagaimana jika kamu sedang beraktifitas di dalam ruangan dan seketika mellow karena hujan turun? Mengapa ini terjadi?


Selain penelitian dari dua peneliti yang disebutkan di atas, secara logika, hujan membuat suasana seketika sendu. Berdasarkan survey kecil di sebuah media sosial, banyak orang mengurangi kecepatan bekerjanya sejenak dan menikmati hujan dari dalam ruangan. Misalnya, banyak orang di sebuah pemukiman penduduk yang duduk bersama sambil mengobrol, menikmati minuman dan makanan hangat atau orang-orang yang sejenak diam untuk menyadari dan menikmati hujan.


Suasana ketika hujan dengan aroma khas tanah yang tercampur air hujan pun menambah sensasi indahnya hujan yang turun. Sebuah penelitian pun membuktikan bahwa aroma khas tanah yang basah ketika hujan ini memang mengundang rasa nyaman. Suasana yang menenangkan inilah yang menghadirkan waktu tenang sesaat bagi kamu untuk melakukan refleksi terhadap banyak hal. Mengingat kembali apa yang sudah terjadi, hal-hal yang membahagiakan, hal-hal yang menyenangkan tetapi tak dirasakan lagi, dan kenangan indah ketika masa kecil. Hampir semua orang pasti pernah memiliki kenangan indah bersama hujan di masa kecilnya.


Jangan mellow dan jadikan hujan mengundang inspirasi datang





Perasaan melankolis yang dirasakan ketika hujan sangat wajar. Tapi, janganlah mellow terus dipelihara. Jadikan ini sebagai penambah semangatmu untuk melakukan hal positif dan bermanfaat. Misalnya, menulis karya sastra, menciptakan lagu, produktif bekerja, membaca buku, menghabiskan quality time dengan orang terdekat atau sekitar, tidur, dan lain-lain. Kegiatan-kegiatan tersebut sangat nyaman dilakukan ketika hujan turun. Rasa nyaman, inspirasi, dan semangat yang lebih karena suasana lebih tenang dipercaya dapat memaksimalkan hasil kerjamu dan kamu pun mampu menghasilkan sesuatu yang positif.


Jangan mellow. Teruslah tersenyum :)



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Alasan Kamu Seketika Mellow Ketika Hujan Turun". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Resty Amalia | @restyamalia

Writer, Managing Editor of Trivia.id, teacher, reader, learner, Penikmat Seni, enjoy music, love Jazz, photography, cooking, traveling and day-dreaming. My blog: restyamalia.com

Silahkan login untuk memberi komentar

CREATE ARTICLE

Hey awesome, Join our TRIVIA community
"create articles and get the fans "

Most Views of This Week