Anak Muda Ikut Pilkada! Pastikan Melakukan 6 Langkah Ini Agar Selamat dari Pilihan yang Salah

photo credit: indonesiaone

Anak Muda Ikut Pilkada! Pastikan Melakukan 6 Langkah Ini Agar Selamat dari Pilihan yang Salah

1.1K
Apakah kamu sudah sangat matang dalam menentukan pilihanmu untuk tanggal 15 nanti? Jangan sampai golput ya, karena suaramu sangat berarti bagi kemajuan daerahmu untuk lima tahun ke depan.

Presiden Joko Widodo menetapkan bahwa tanggal 15 Februari 2017 merupakan hari libur nasional. Hal ini dikarenakan adanya pemilihan kepala daerah serentak yang diselenggarakan di seluruh Indonesia. Pilkada ini mencakup pemilihan gubernur beserta wakilnya dan walikota/bupati beserta wakilnya. Tentunya rabu nanti akan menjadi hari yang menentukan nasib suatu daerah untuk lima tahun ke depan, karena pemimpin adalah orang yang menjadi ujung tombak bagi sebuah daerah. Pasti banyak Sahabat Trivia yang akan menjadi pencoblos tanggal 15 nanti, bisa jadi pula ini adalah pilkada pertama bagimu. Maka dari itu, Trivia akan memberi 6 tips memilih pemimpin agar kamu terhindar dari pilihan yang salah.


1. Kenali pasangan calon

photo credit:

Mengenal calon kepala daerah adalah hal yang paling penting bagi semua pemilih. Kita harus tahu bagaimana latar belakang dan calon pemimpin kita. Apa visi misinya mendaftar menjadi calon pemimpin? Bagaimana karakternya sehari-hari? Debat pasangan calon yang sudah diselenggarakan oleh KPU mungkin sangat membantu untuk mengetahui karakter masing-masing calon. Di zaman yang canggih ini, kemungkinan besar calon pemimpin mempunyai sosial media, dari postingan di media sosialnya pun kamu bisa mengetahui karakteristik si calon. Jangan malas juga untuk mencari nama paslon di mesin pencari agar kamu mengetahui sepak terjang karier yang sudah ia jalani. Semua orang pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan. Maka dari itu, dengan mengenali pasangan calon, kamu dapat mengetahui baik buruknya mereka jika mereka terpilih menjadi pemimpin.


2. Ketahui program kerjanya

photo credit: bknews

Selain mengenal calonnya, kamu harus mengetahui program kerjanya. Apakah cocok dan masuk akal jika program tersebut dijalankan di daerahmu? Pilihlah pemimpin yang memiliki program kerja yang realistis dan membangun, bukan hanya banyak program, tapi tidak masuk akal dan mustahil untuk direalisasikan.


3. Jangan hanya memilih karena penampilan

photo credit:okezone

Bagi kebanyakan anak muda, penampilan adalah syarat nomor satu untuk dijadikan pacar. Tapi, hal itu jangan dilakukan jika kamu memilih seseorang untuk menjadi pemimpin di daerahmu. Yang bertampang indah belum tentu akan menjadi pemimpin yang baik. Pilihlah pemimpin yang cerdas, jujur dan bertanggung jawab. Memang tidak menutup kemungkinan bahwa calon yang berwajah tampan atau cantik bisa menjadi pemimpin yang sangat baik. Maka dari itu, kamu harus mengenal si calon sehingga tidak mencoblosnya hanya karena tergoda keindahan wajah.


4. Teman adalah cermin dirinya

photo credit: instagram

Temanmu adalah cermin dari dirimu, begitulah banyak orang bilang. Seseorang memilih teman pasti tidak sembarangan, ia akan mencari yang paling klop dengan cara berpikirnya. Untuk lebih mengetahui apakah calon pemimpinmu baik atau tidak, ketahui pula kerabat dekatnya. Karena itu adalah potret dari kesehariannya dan perilakunya. Apakah ia mudah beradaptasi sehingga memiliki banyak teman, ataukah ia disukai banyak temannya sehingga ia memiliki karakter yang baik.


5. Pemimpin yang taat

photo credit:osis pemimpin

Perbedaan tidak menjadi penghalang dalam memilih pemimpin yang baik. Apapun keyakinannya, jika ia taat kepada sang pencipta, ia bisa menjadi seorang pemimpin yang amanah. Karena taat kepada sang pencipta adalah dasar seorang pemimpin untuk memimpin. Jika sudah taat, ia akan takut kepada sang pencipta kalau-kalau ia berbuat hal yang tidak baik. Sehingga ia pun tidak akan menyalahgunakan kekuasaannya untuk kepentingan pribadi.


6. Minta pendapat orang lain

photo credit:amazon

Sebelum menentukan pilihan, tak ada salahnya meminta pendapat dari orang lain agar kamu bisa lebih mendapat "pencerahan". Tapi, kamu juga harus memilih orang yang akan kamu minta pendapatnya. Orang tersebut harus netral, tidak memihak ataupun menjadi tim sukses salah satu pasangan calon. Kamu harus meminta pendapat kepada orang yang benar-benar mengerti, jangan asal meminta pendapat, yang ada nanti malah kamu memilih pilihan yang salah.

BACA JUGA


Jelang Pilkada 2017, Generasi Millenial, Kenali Cagub dan Cawagub DKI Jakarta Lebih Dekat Yuk Biar Tidak Salah Pilih!

Jelang Pilkada 2017, Generasi Millenial, Kenali Cagub dan Cawagub DKI Jakarta Lebih Dekat Yuk Biar Tidak Salah Pilih!

Sebentar lagi warga Jakarta akan dihadapi dengan pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017. Sudahkah kamu memiliki kandidat calon yang akan kamu ...

Read more..

Apakah kamu sudah sangat matang dalam menentukan pilihanmu untuk tanggal 15 nanti? Jangan sampai golput ya, karena suaramu sangat berarti bagi kemajuan daerahmu untuk lima tahun ke depan.




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Anak Muda Ikut Pilkada! Pastikan Melakukan 6 Langkah Ini Agar Selamat dari Pilihan yang Salah". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Amalia Larasanty | @ayashamalia

Silahkan login untuk memberi komentar