Begini Kisah Perjuanganku dalam Menurunkan Berat Badan. Di Balik OCD yang Kontroversial, Berat Badanku Turun 39 Kilogram

photo credit: pinterest

Begini Kisah Perjuanganku dalam Menurunkan Berat Badan. Di Balik OCD yang Kontroversial, Berat Badanku Turun 39 Kilogram

1.6K
Karena menjadi sehat itu pilihan
Photo credit: Dokumen pribadi

Pernahkah kamu melihat form biodata dan di dalamnya tertera berat badan yang harus kamu isi? Biasanya, di sana tertulis, “Berat: …. Kg”, bukan? Nah! Aku pernah mengisinya hanya dengan angka satu dan tujuh, lho! Iya, tapi, 1.7 KWINTAL! Aku mengganti (mencoret lebih tepatnya) satuan kilogram (kg) yg tertera di lembar form tersebut dengan satuan baru, KWINTAL! Karena berat badanku dulu adalah 107 kilogram.

Siapa yang tidak panik, saat menaiki timbangan, timbangan digital pula, dan saat angka terus bergerak, angka tersebut berhenti tepat di 107.3! maka saat itu juga, setelah mendengar diet yang sedang ramai diperbincangkan, menjadi kontroversial, tapi aku mengikutinya. OCD! Sebuah diet yang diperkenalkan oleh salah satu artis Indonesia yang juga mengalami hal yang sama denganku, obesitas.

Proses diet ini sudah aku jalani sejak satu setengah tahun lebih yang lalu. Hingga kini, aku masih tetap menjalankannya. Mungkin di antara kalian sudah tak asing dengan diet ini, tapi bagi kalian yang belum tahu, inti dari diet ini adalah mengatur asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh kita, dengan aturan main ‘jendela makan’.

Jendela makan di sini adalah ‘jam makan’ yang diperbolehkan untuk kita makan apa pun, sebanyak apa pun, dan mengatur waktunya juga sesuai keinginan kita. Jendela makan dalam diet ini diketahui dengan ‘jendela 4 jam’, ‘6 jam’, dan, ‘8 jam’. Lalu bagaimana denganku? Sejak awal hingga saat ini, aku makan hanya 4 jam dalam 24 jam sehari. Atau istilah diet ini, aku mengambil jendela makan 4 jam. Dan, saat ini, saat aku menuliskan cerita ini, berat badanku 68.2 KILOGRAM!

Baiklah, kali ini aku tidak akan menceritakan tips yang sudah kebanyakan orang bagikan. Aku hanya ingin menceritakan hal-hal yang aku alami selama proses diet ini berlangsung.


1. Say no to 'tergoda'

photo credit: time

Mungkin teman-temanku sangat tahu bahwa sejak awal hingga kini, 4 jam ya 4 jam. Tidak ada toleransi barang 1 menit sekalipun. Karena sekali 'tergoda' semua akan jadi berantakan. Intinya adalah konsisten! selamat mencoba!


2. Karena aku bukan dan belum menjadi “BAPAK-BAPAK”

Selain karena aku memang ingin lebih sehat (dalam hal ini memiliki berat badan yang ideal), aku paling tidak suka dipanggil “Bapak”. Badanku yang besar membuatku jauh lebih berumur dari usiaku saat ini. Dan aku NGGAK MAU!


3. Sulitnya mencari ukuran baju dan celana


Saat naksir dengan model kemeja, celana, atau sekedar kaos, ukurannya nggak ada. Ukuran All size-lah yang terkadang memotivasi untuk bisa muat suatu saat nanti!


4. Hemat!


Wah! Ini dia, nih. Saat melakukan pola diet ini, pengeluaran jadi lebih hemat. Karena sudah nggak bisa makan, akhirnya urung membelanjakan.


5. Nggak mau foto di depan


Wah, jangan harap mau foto paling depan saat memiliki badan ‘tidak kecil’. Aku selalu mencari posisi yang dapat menutupi perutku! Sekarang si aku selalu percaya diri untuk foto di posisi mana saja. Bahkan santai saja tanpa perlu merasa ada bagian badan tertentu yang harus ditutupi.


6. Olahraga (pada akhirnya)


Baiklah, aku mengakui, dalam diet manapun, olahraga tetap menjadi hal yang dibutuhkan. Aku turun 39 kilogram ini memang hampir tidak pernah olahraga. Tapi, saat aku sudah mencapai berat ini, banyak bagian tubuh yang butuh dikencangkan. Akhirnya, sudah 4 bulan terakhir ini aku mulai nge-gym.


Enam hal di atas adalah alasan pemicu aku untuk hidup sehat. ‘Kurus’ adalah bonus. Terlepas dari semua konroversi diet OCD ini, aku mensyukurinya.

Saat ini, kata “Bapak” terganti dengan “Mas”, ukuran “XXXL” tergantikan dengan “M” bahkan “S”, tabungan bertambah, selalu ingin foto di depan, dan nge-gym sudah menjadi rutinitasku!

BACA JUGA


Diet Selalu Gagal? 7 Cara Ini Telah Terbukti Membuat Berat Badan Berhasil Turun!

Diet Selalu Gagal? 7 Cara Ini Telah Terbukti Membuat Berat Badan Berhasil Turun!

Gagal diet bukanlah akhir dari segalanya. Berikut hal yang harus kamu coba agar diet yang kamu jalani memberikan hasil yang kamu inginkan

Read more..

Jadi, kamu mau coba juga untuk hidup sehat? Saranku, pilihlah pola yang sesuai dengan kondisi tubuhmu ya. Konsultasi dengan ahli atau dokter juga penting untuk menemukan cara yang baik dan cocok untuk tubuhmu.





Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Begini Kisah Perjuanganku dalam Menurunkan Berat Badan. Di Balik OCD yang Kontroversial, Berat Badanku Turun 39 Kilogram". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Hairul Anam | @hairul

Bagiku, yang sejak kecil menginjakkan tanah dan beratapkan langit Indonesia, makan dan minum dari hasil Tanah Air bangsa ini, memutuskan menjadi Pengajar Muda dari Gerakan Indonesia Mengajar adalah keharusan.

Silahkan login untuk memberi komentar

CREATE ARTICLE

Hey awesome, Join our TRIVIA community
"create articles and get the fans "

Most Views of This Week