Cuma Para Pencinta Buku yang Tahu Betapa Mengesalkannya Kejadian-Kejadian Ini. Pernah Juga Nggak?

Photo credit: Dramabeans

Cuma Para Pencinta Buku yang Tahu Betapa Mengesalkannya Kejadian-Kejadian Ini. Pernah Juga Nggak?

1K
Dengan berat hati minjemin teman buku, eh nggak dikembaliin.

Sebagai pencinta buku, kita pasti senang berada di antara tumpukan buku, aroma kertas yang khas, bahkan kita seringkali larut dalam cerita yang sedang kita baca. Hari-hari akan semakin indah jika kita dikelilingi oleh buku-buku baru maupun teman-teman yang memiliki kegemaran serupa, tidak heran biasanya hal ini akan membuat kita lupa waktu. Namun, ada beberapa faktor yang sering membuat pencinta buku sebal jika harus berurusan dengan hal-hal berikut. Apa saja? Simak ulasannya di bawah ini!


1. Buku yang dipinjamkan tidak kembali

photo credit: Dramabeans

Pencinta buku tidak akan sembarangan meminjamkan buku koleksinya, ia hanya mempercayakan pada orang-orang yang dipercayainya. Sayangnya, banyak kejadian tidak terduga yang membuat kepercayaan itu akhirnya luntur, misalnya orang yang meminjam buku kita tiba-tiba datang kepada kita sambil merengek bahwa buku yang dipinjamnya hilang. Kalau itu sih masih mending ya karena ada kejelasan mengenai nasib buku kita, Sahabat Trivia. Ada beberapa orang yang lupa pernah meminjam buku pada kita karena durasi meminjam yang terlalu lama, atau bahkan ada orang yang tiba-tiba menghilang tanpa jejak karena alasan kesibukan. Duh, sebal banget kan kalau sudah seperti ini!

Sebagian orang memang akan bertanggung jawab dengan memberikan uang atau buku pengganti, namun bagaimana pun bagi pencinta buku, setiap buku memiliki kenangan tersendiri yang sulit untuk tergantikan.


2. Dikembalikan dalam keadaan rusak

photo credit: Dramabeans

Buku bagi para pencinta buku merupakan hal berharga yang patut dijaga. tidak heran jika kita sangat berhati-hati memperlakukan koleksi kita. Perawatan ekstra pun dilakukan dengan memberi sampul, memakai pembatas buku, menempatkannya dalam rak dengan rapi, hingga berhati-hati dalam membuka lembar demi lembarnya. Namun, tidak semua orang memiliki kesadaran yang sama untuk memperlakukan buku dengan baik. Sebagian orang masih menganggap bahwa buku hanyalah setumpuk kertas yang tidak memiliki arti penting.

Sahabat Trivia yang pernah meminjamkan buku pada orang lain pasti pernah mengalami buku kita tersebut kembali dalam keadaan kurang baik, seperti adanya bekas lipatan di beberapa halaman, sampul rusak, dan segala kerusakan lainnya. Maka, sebaiknya kita memberi pengertian pada teman yang ingin meminjam buku kita agar memperlakukannya dengan baik. Jangan segan pula untuk meminjamkan pembatas buku agar teman kita tersebut tidak melipat halaman buku sebagai penanda.


3. Buku menguning

Kita sering menjumpai halaman buku yang menguning karena faktor usia buku maupun faktor penyebab kerusakan lainnya seperti dimakan rayap atau cara penyimpanan buku yang kurang tepat. Sebagian orang memang lebih menyukai halaman buku yang menguning karena dianggap lebih estetis, tapi jika dibiarkan, bisa membuat buku menjadi rapuh dan menyebabkan kerusakan yang lebih parah lho, Sahabat Trivia!

Untuk menanggulanginya, Sahabat Trivia bisa membuka lembaran buku di tempat terbuka secara rutin agar tidak lembab. Cara penyimpanannya pun tidak boleh sembarangan, lebih baik buku disimpan dalam rak dengan cara disusun berdiri sejajar. Terakhir, kita bisa meletakan kapur barus, akar wangi, atau cengkeh ke beberapa bagian rak buku. Bahan-bahan ini ampun untuk mengusir rayap atau binatang-binatang lainnya yang menyebabkan kerusakan pada buku lho!


Photo credit : themintonarchive


4. Pembatas buku hilang

Bagi sebagian orang, pembatas buku bukanlah sebuah hal penting. Namun, bagi pencinta buku benda ini merupakan benda yang wajib ada untuk menemani aktivitas membaca kita. Tidak hanya berfungsi sebagai penanda halaman, pembatas buku juga merupakan salah satu cara untuk menjaga agar kita tidak melipat halaman buku sebagai penanda. Belum lagi, kalau pembatas buku tersebut memiliki bentuk yang unik, pastinya akan menambah semangat kita untuk membaca. Sayang sekali ya jika harus kehilangan pembatas buku kesayangan!

Photo credit : etsy


5. Kehabisan buku favorit

Pencinta buku selalu berada di garis depan sewaktu penerbit atau penulis favorit mengumumkan buku yang kita tunggu-tunggu kehadirannya. Apalagi saat ini kita sering menjumpai penerbit yang membuka pre-order dengan iming-iming tanda tangan penulis atau souvenir lainnya, momen tersebut pasti sangat ditunggu oleh pencinta buku. Sayangnya, terkadang kita harus menekan hawa nafsu untuk melakukan pre-order karena harus mengatur keuangan untuk suatu keperluan yang lebih mendesak dan berencana untuk membelinya saat buku tersebut sudah beredar di toko buku. Lagi-lagi rencana tidak berjalan mulus, terkadang kita kehabisan buku incaran tersebut dan harus rela menunggu hingga cetakan selanjutnya beredar. Duh, kalau ini sih harus rela juga hanya mendengarkan ocehan teman-teman satu komunitas yang bercerita tentang betapa serunya buku tersebut!

Photo credit : clifonline


6. Jalan cerita tidak sesuai ekspektasi

Karena termakan promosi dan review mengenai suatu buku, kita tertarik untuk membaca suatu buku dengan ekspektasi tinggi mengenai jalan cerita yang super mengagumkan. Namun, kita lupa bahwa selera tiap orang berbeda. Apa yang dikatakan orang lain menarik, belum tentu kita menganggap hal yang sama. Pencinta buku yang berekspektasi tinggi sering kecewa karena jalan cerita tidak sesuai dengan apa yang ada di pikirannya. Kalau sudah begini, biasanya ada dua tipe pembaca, yaitu pembaca yang setia meneruskan hingga akhir cerita atau pembaca yang tidak sabar dan memilih untuk beralih ke bacaan lainnya. Kalau kamu termasuk tipe yang mana nih, Sahabat Trivia?

Photo credit : shutterstock


7. Mendapat cap aneh dari orang lain

Memilih menghabiskan akhir pekan di toko buku, hidup di antara tumpukan buku, memperlakukan buku seperti harta karun, dan memilih untuk membeli buku daripada baju atau make-up merupakan kesenangan tersendiri bagi pencinta buku. Namun, sebagian orang yang tidak mempunyai kesenangan yang sama akan menganggap aneh perilaku kita tersebut. Tidak jarang kita mendapat olok-olok dari orang lain. Hal ini tentu membuat kita sebal, karena bagaimanapun buku adalah segalanya bagi pencinta buku seperti kita. Betul tidak?

Photo credit : fisherswale

BACA JUGA


Tipe-Tipe Kutu Buku yang Pernah Ada, dari Tipe Militan Sampai Tipe Sosialita. Kamu Termasuk Tipe yang Mana Nih, Sahabat Trivia?

Tipe-Tipe Kutu Buku yang Pernah Ada, dari Tipe Militan Sampai Tipe Sosialita. Kamu Termasuk Tipe yang Mana Nih, Sahabat Trivia?

Ternyata anggapan mengenai kutu buku yang suka menyendiri di perpustakaan dan mengurung diri di kamar sekarang sudah berubah ya sesuai ...

Read more..

Itulah 7 hal yang sering membuat kita sebagai pencinta buku merasa sebal, bahkan membuat mood kita menurun drastis. Kamu pernah mengalaminya juga tidak, Sahabat Trivia? Paling sering mengalami yang nomor berapa nih?





Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Cuma Para Pencinta Buku yang Tahu Betapa Mengesalkannya Kejadian-Kejadian Ini. Pernah Juga Nggak?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Dini Ardianty | @diniardianty

A bibliophile, full time writer, Indonesian language teacher, and vegetarian

Silahkan login untuk memberi komentar