Dengan Melakukan 7 Cara Berikut,  Percayalah Bahwa Hubungan Jarak Jauhmu Bisa Dijalani dengan Baik-Baik Saja

Dengan Melakukan 7 Cara Berikut, Percayalah Bahwa Hubungan Jarak Jauhmu Bisa Dijalani dengan Baik-Baik Saja

29.6K
Sebuah resep cinta untuk kamu yang sedang menjalani hubungan jarak jauh
Dalam setiap hubungan yang dipisahkan oleh jarak, ada jutaan rindu yang menyeruak. Dan dalam setiap keping kerinduan, ada cinta yang mampu bertahan.


Setiap pasangan kekasih atau suami istri pasti tidak ingin dipisahkan jarak dan waktu. Apalagi jika sudah ada ikatan mendalam di antara mereka. Tetapi, kadang kenyataan berkata lain. Entah karena tuntutan pekerjaan atau alasan lainnya, mereka bisa saja hidup berjauhan untuk sementara waktu, atau malah mungkin dalam satu periode yang amat panjang.


Seperti saya, minimal setahun sekali tinggal berjauhan dari suami. Terlebih lagi long distancenya beda negara dan bahkan beda benua. Untuk sementara ini, saya melabeli diri saya sebagai istri yang lulus uji LDR (Long Distance Relationship) atau lebih tepatnya LDM (Long Distance Marriage) dengan predikat cumlaude karena minim drama selama periode percintaan jarak jauh tersebut. Jadi, saya percaya diri menuliskan 7 tips ini untuk kamu dan pasangan agar bisa bertahan dalam Long Distance Relationship/Marriage.



1. Rencanakan dan bicarakan dari awal


Dari awal sebelum menjalani LDR/LDM, pastikan kamu dan pasangan sudah membahas rencana hubungan jarak jauh ini. Hubungan jarak jauh membutuhkan kesiapan kedua belah pihak untuk berada dalam keadaan jauh di mata dekat di hati, jika pesan lama dibalas jangan dimasukkan ke hati. Karena itu, bicarakan mengapa kamu harus menjalani hubungan jarak jauh ini, apa tujuannya, dan apa yang ingin kamu capai atau pasanganmu capai sehingga harus saling berjauhan. Dengan membicarakan hal-hal tersebut, hubungan jarak jauhmu akan lebih mudah dijalani karena pengertian sudah dibangun sejak awal.



2. Menjaga komunikasi


Faktor paling penting dalam menjalani hubungan jarak jauh adalah menjaga komunikasi. Bukan berarti kamu harus selalu mengirim pesan "Kamu di mana? Dengan siapa? Semalam makan apa?" dan pertanyaan-pertanyaan penuh khawatir lainnya.

Agar lebih mudah, kamu dan pasangan bisa menentukan jam berapa sebaiknya kalian saling menghubungi baik melalui telepon, chat, maupun video call. Pastikan kamu dan pasangan saling tahu jam berapa kamu dan dia mulai berkegiatan dan jam berapa mulai istirahat, agar tidak saling menggangu kegiatan dan tidak membuat pasangan jadi malas komunikasi karena kamu dianggap tidak mau memahami kegiatannya. Akan tidak menyenangkan misalnya jika kamu bersikeras ingin video call padahal dia sudah mengantuk sekali. Sesekali kamu juga bisa mengirim pesan-pesan cinta kepada pasangan sebagai kejutan. Karena tanpa kejutan, cinta akan terasa biasa saja.



3. Atasi perbedaan zona waktu


Khusus untuk yang hubungan jarak jauhnya bukan lagi antarkota-antarpropinsi tapi sudah berbeda zona waktu, tantangannya akan makin berat. Bisa jadi kamu baru akan mulai kegiatan, sedangkan pasangan sudah akan tidur. Seperti yang saya alami. Saat ini, karena suami saya sedang berada di belahan dunia lain yang perbedaan waktunya 14 jam dari tempat saya tinggal.


Bagaimana cara mengatasinya? Yang pasti, saling pengertian saja. Janjian kapan waktu terbaik untuk saling melepas rindu lewat kata atau lewat video call. Jangan egois, jangan hanya karena kamu baru saja sarapan dan energi penuh, kamu menuntut dia meladeni kamu mengobrol padahal di sana sudah masuk dini hari.



4. Berikan kejutan-kejutan kecil


Kejutan-kejutan kecil bisa menjadi sesuatu yang spesial yang akan menimbulkan kerinduan dan menguatkan batin kamu dan pasangan. Kamu bisa siapkan kejutan-kejutan kecil misalnya mengirimkan foto kamu yang sedang berdandan cantik untuk memberi semangat dia. Kamu juga bisa mengirimkan hal-hal lain sebagai kejutan.


Baru-baru ini saya mendapatkan hadiah berupa sebuah video berjudul "Surprise for Terry" yang dibuat oleh suami saya dan teman-temannya, musisi dari berbagai negara, untuk memberi ucapan selamat atas kelulusan studi saya. Videonya mungkin hanya berdurasi beberapa detik saja, tapi bahagia yang saya rasakan awet.



5. Jangan terlalu dibawa perasaan


Ketika kesedihan karena jauh dari pasangan terlalu dibawa perasaan, perasaan itu bisa membuat hidup indah berubah menjadi susah. Ini sama saja meracuni diri sendiri. Kalau sedikit-sedikit dibawa perasaan, lama-lama menjadi bukit permasalahan. Cobalah untuk menguasai diri dan tidak mudah sedih. Misalnya pasanganmu posting foto saat nongkrong bersama teman-temannya, kamu jangan terbawa perasaan dengan mengatakan bahwa, “Buat teman punya waktu, buat aku kok enggak?”


Jika ada hal-hal yang sekiranya membuat perasaaanmu kurang nyaman, sampaikan ke pasangan dengan cara baik-baik. Bicarakan berdua tanpa perlu update status galau. Jika memang kamu dan pasangan saling mencintai, segala hal bisa diselesaikan dengan pengertian.


6. Saling percaya dan saling menjaga


Yang ini adalah hal yang paling terlihat abstrak, nampak teoritis, tetapi romantis. Sesungguhnya ini adalah kunci sukses hubungan jarak jauh. Karena tanpa saling percaya dan saling menjaga, mustahil hubungan jarak jauh akan bertahan lama. Rasa saling percaya dibangun dari kejujuran bersama. Istilahnya, jangan membangun janji di atas ingkar dan jangan ada dusta di antara kita. Jika salah satu antara kamu atau pasangan tidak jujur, pasti akan muncul masalah dan panjang penyelesaiannya.


Usahakan selalu jujur. Apalagi di era media sosial saat ini, kamu tidak bisa berbohong. “Aku akan tidur.” Padahal semenit yang lalu baru saja posting di media sosial sedang nonton di bioskop. Kebohongan-kebohongan kecil yang selalu dilakukan akan menggerogoti kepercayaan pasangan, hingga akhirnya pasangan mudah tak percaya dan hubungan jadi bermasalah.


Jadi, memang bukan perkara saling percaya saja tapi juga harus saling menjaga. Jaga diri, jaga hati, dan jaga perasaan pasanganmu. Sebelum melakukan apapun, coba tanyakan pada dirimu sendiri, apakah kamu tidak apa-apa jika pasanganmu melakukan hal yang sama di sana? Jika kamu dan pasangan bisa saling percaya dan saling menjaga perasaan, hubungan jarak jauh kalian akan bisa dihadapi dengan lebih mudah.



7. Buatlah momentum pertemuan yang spesial


Apa yang ditunggu oleh sepasang kekasih atau suami istri yang terpisah jarak? Tentu saja pertemuan. Karena itu, buatlah setiap pertemuan menjadi spesial. Kamu bisa lakukan cara-cara sederhana. Misalnya dengan mempersiapkan masakan spesial untuk menyambut pasangan. Atau mungkin bisa meniru cara suami saya saat menyambut kedatangan saya saat mengunjunginya di Seoul tahun lalu. Dia berdiri di deretan penjemput di bandara dengan membawa tulisan seperti orang yang menjemput tamu pada umumnya. Tetapi, bukannya menuliskan nama saya, dia menuliskan "Istriku tercinta" dan mengangkat tulisan itu tinggi-tinggi. Tentu saja itu kejutan yang luar biasa dan membuat momen pertemuan kami menjadi spesial. Buat kejutan-kejutan spesialmu yang tak terlupakan agar pasanganmu makin rindu dan menantikan selalu momen pertemuan denganmu.


Tujuh tips di atas tidak mutlak bisa menjadikan hubungan jarak jauh kamu dan pasanganmu minim konflik karena keadaan dan cobaan dalam hubungan jarak jauh setiap pasangan berbeda-beda. Tetapi setidaknya 7 tips di atas bisa menginspirasi kamu dan pasangan untuk kuat dalam menjalani hubungan jarak jauh.






Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Dengan Melakukan 7 Cara Berikut, Percayalah Bahwa Hubungan Jarak Jauhmu Bisa Dijalani dengan Baik-Baik Saja". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Terry Perdanawati | @terryperdanawati

A part time copywriter, a full time dreamer, and a happy wife

Silahkan login untuk memberi komentar