Deretan Wanita yang Dianggap 'Bitch Badder than Taylor Swift' oleh Warganet. Kehebatan Mereka Dijamin Bakal Bikin Kamu Tercengang!

photo credit: vanityfair

Deretan Wanita yang Dianggap 'Bitch Badder than Taylor Swift' oleh Warganet. Kehebatan Mereka Dijamin Bakal Bikin Kamu Tercengang!

330
'Name a bitch badder than Taylor Swift' challenge yang dipost oleh sebuah akun di Twitter malah bikin netizen tahu tentang deretan wanita hebat dalam sejarah.

Hal-hal menarik yang menjadi viral di media sosial memang nggak pernah ada habisnya. Setiap hari, selalu saja ada kisah yang berhasil jadi bahan pembicaraan di kalangan netizen, baik itu sesuatu yang lucu, menyedihkan, maupun yang menimbulkan tanda tanya. Kali ini, sebuah tweet yang menjadi viral membuat netizen nggak hanya terhibur, tapi juga mempelajari banyak hal baru. Kisah ini bermula ketika akun @xnulz di Twitter mem-posting sebuah tweet yang berbunyi: 'Name a bitch badder than Taylor Swift' pada tanggal 10 November lalu. Tweet ini jelas-jelas merupakan sebuah pernyataan retorik yang disampaikan oleh penggemar Taylor Swift, namun netizen justru membuat tweet ini seakan-akan memiliki makna harfiah dan menganggapnya sebagai sebuah 'undangan' untuk menyebutkan sosok wanita yang mereka anggap sebagai bitches badder than Taylor Swift.

Bad bitch' dalam konteks ini bukanlah istilah berkonotasi negatif, melainkan sebuah slang yang mengacu pada wanita kuat yang memiliki self-respect atau rasa hormat pada dirinya sendiri. Wanita-wanita yang dianggap 'bad bitch' pada umumnya memiliki kepribadian maupun kisah yang menginspirasi banyak orang, serta tahu apa yang ingin mereka lakukan dan benar-benar melakukannya.

Tweet @xnulz tersebut hingga saat ini telah menerima lebih dari 11 ribu balasan dari netizen pengguna Twitter yang kebanyakan di antaranya menyebutkan setidaknya satu sosok wanita yang mereka anggap sebagai seorang bad bitch. Viralnya challenge ini membuat netizen jadi tahu banyak tentang tokoh-tokoh wanita menginspirasi dalam sejarah. Lihat beberapa dari para wanita ini yuk, dijamin kamu bakal tercengang saat tahu kisah-kisah mereka!


Audrey Hepburn: menari untuk menggalang dana bagi gerakan melawan Nazi

photo credit: vanityfair

Di masa mudanya, Audrey Hepburn menari di pertunjukan-pertunjukan rahasia untuk menggalang dana bagi gerakan melawan Nazi serta menyampaikan pesan kepada intel yang ia sembunyikan di dalam sepatunya. Pada tahun 1944-1945 ketika pasokan makanan dihentikan, Hepburn dan keluarganya hampir mati kelaparan. Ketika akhirnya Perang Dunia II berakhir, Hepburn dan keluarga berhijrah ke Amsterdam. Ia memulai debut acting-nya di tahun 1948 lewat film Dutch in Seven Lessons dan menjalani sisa hidupnya dikenal sebagai aktris legendaris dan icon fashion serta budaya.


Cik Siti Wan: memimpin pasukan perang demi mempertahankan wilayahnya

photo credit: WIkimedia Commons

Cik Siti Wan Kembang adalah ratu kerajaan Malaysia di abad ke-16. Dengan pedang dan kekuatan 'mistis' yang dimilikinya, ia memimpin pasukan wanita berkuda untuk mempertahankan wilayah kepemilikannya. Cik Siti Wan menolak untuk menikah dan memutuskan untuk mengadopsi seorang anak perempuan, Puteri Saadong, yang kemudian memerintah setelahnya.


Fu Hao: mengalahkan musuh bebuyutan kerajaan hanya dalam satu pertempuran

photo credit: Ancient Origins

Fu Hao adalah satu dari 64 istri yang dimiliki seorang raja Cina pada tahun 1300 sebelum Masehi. Ia menjadi jenderal terkuat pda masanya, memimpin sejumlah kampanye militer dan mengalahkan musuh bebuyutan kerajaan hanya dalam satu pertempuran saja. Fu Hao dibantu oleh 13.000 orang tentara dan 2 jenderal lain selama perjuangannya.


Phoolan Devi: membunuh 22 orang pemerkosanya

photo credit: Times of India Blogs

Phoolan Devi adalah seorang wanita asal India yang dikenal dengan julukan 'ratu bandit'. Di usia 18 tahun, Phoolan diperkosa secara masal selama 2 minggu oleh sekelompok pria berkasta tinggi hingga kehilangan kesadaran. Pada tahun 1981, ia bersama kelompoknya melakukan balas dendam dengan membunuh 22 orang pemerkosanya. Phoolan juga melakukan perampokan pada orang-orang kaya yang kemudian ia berikan pada masyarakat miskin. Ia dipenjara di tahun 1983, dibebaskan oleh seorang pendeta kasta rendah 11 tahun kemudian, dan ditunjuk menjadi anggota parlemen 2 tahun setelahnya.


Zheng Shi: pekerja seks yang kemudian menjadi bajak laut yang ditakuti puluhan ribu pria

photo credit: fr.sputniknews

Zheng Shi adalah pekerja seks di Canton (sekarang Ghuangzou), Cina, yang ditangkap dan dinikahkan dengan seorang raja bajak laut. Dengan cepat, ia membuktikan kemampuannya untuk memerintah dan kemudian mengambil alih kekuasaan. Pada satu masa, ia memerintah lebih dari 300 kapal dan 40.000 laki-laki yang takut dan tunduk kepadanya sampai-sampai ia berhasil memaksa Cina dan Inggris untuk memperbolehkannya pensiun secara damai.


Cut Nyak Dhien: memimpin perang gerilya melawan Belanda selama 25 tahun

photo credit: sipolos

Cut Nyak Dien adalah salah satu Pahlawan Nasional Indonesia yang tangguh, cerdas, dan anggun. Ia memimpin perang gerilya melawan Belanda di Aceh selama 25 tahun dan terus melanjutkan perjuangannya meski memiliki penglihatan yang buruk serta penyakit arthritis yang parah. Sosoknya hingga kini dianggap sebagai salah satu pejuang wanita paling berjasa di Indonesia.


Khutulun: mengalahkan ribuan laki-laki yang ingin menikahinya

photo credit: Twitter

Khutulun merupakan anak perempuan dari cicit Genghis Khan. Ia diketahui membantu ayahnya, Khaidu Khan, dalam banyak pertempuran. Khutulun adalah pejuang wanita tangguh yang bersikeras bahwa siapapun laki-laki yang ingin menikahinya harus bisa mengalahkannya dalam gulat dan jika kalah darinya, harus memberikan satu ekor kuda untuknya. Ia berakhir memiliki 10.000 ekor kuda.


Malala Yousafzai: pejuang pendidikan perempuan dan peraih hadiah Nobel Perdamaian termuda

photo credit: sachtimes

Malala Yousafzai adalah seorang aktivis pendidikan dari Pakistan yang di usia 15 tahun ditembak di kepala dan leher oleh kelompok bersenjara Taliban karena bersikeras bahwa perempuan memiliki hak pendidikan. Pada tahun 2014, saat usianya 17 tahun, Malala menjadi sosok termuda yang mendapatkan hadiah Nobel untuk bidang perdamaian. Setahun setelahnya, ia mendirikan sebuah sekolah bagi perempuan-perempuan pengungsi Suriah.


Franceska Mann: balerina yang menembak mati seorang Nazi

photo credit: Crash Course

Franceska Mann adalah seorang balerina asal Polandia. Ketika tengah dibawa ke kamar gas beracun Nazi, ia mencuri pistol seorang penjaga dan menembaknya hingga tewas. Ia kemudian memimpin pasukan perlawanan yang memberikan harapan bagi para tahanan Auschwiz yang saat itu tengah di ambang kematian.


Susi Pudjiastuti: dikeluarkan dari sekolah semasa SMA namun sukses menjalani bisnis dan kini menjadi menteri

photo credit: netralnews

Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia yang dikeluarkan dari sekolah saat SMA karena keaktifannya dalam gerakan Golput. Meski dengan catatan pendidikannya, Susi berhasil mendirikan pabrik pengolahan ikan dan penerbangannya sendiri. Saat bencana Tsunami Aceh terjadi, pesawatnya adalah yang pertama mendarat dan membagikan pasokan makanan dan obat-obatan kepada para korban. Ia juga telah menghancurkan ratusan kapal yang melakukan penangkapan ilegal.

BACA JUGA


Wangari Maathai, Pencetus Gerakan Sabuk Hijau sang Perawat Alam dan Perempuan Pertama Peraih Gelar Ph.D di Afrika Timur dan Tengah

Wangari Maathai, Pencetus Gerakan Sabuk Hijau sang Perawat Alam dan Perempuan Pertama Peraih Gelar Ph.D di Afrika Timur dan Tengah

Semoga banyak terlahir Wangari Maathai modern di dekade-dekade ini. Menanam pohon itu sangat penting. Pohon bagi Wangari Maathai juga ...

Read more..

Wah, hebat dan inspiratif banget nggak sih para wanita ini? Ternyata, sejarah mencatat banyak sekali wanita yang patut dianggap 'bitch badder than Taylor Swift' ya. Kamu juga bisa lho, Sahabat Trivia, jadi seperti mereka dengan caramu sendiri!




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Deretan Wanita yang Dianggap 'Bitch Badder than Taylor Swift' oleh Warganet. Kehebatan Mereka Dijamin Bakal Bikin Kamu Tercengang!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Tasha Pribadi | @tashapribadi

Silahkan login untuk memberi komentar