Fridtjof Nansen Sosok Pembebas Jutaan Korban Perang. Lihat Kisah Hidupnya Bagai di Novel Fiksi!

photo credit: The Apricity

Fridtjof Nansen Sosok Pembebas Jutaan Korban Perang. Lihat Kisah Hidupnya Bagai di Novel Fiksi!

245
Di tahun 1893 Nansen menjadi pemimpin pertama dari ekspedisi yang berhasil mencapai Kutub Utara.

Lahir tanggal 10 Oktober 1861, Fridtjof Nansen adalah seorang ilmuwan yang suka menjelajah. Dia juga adalah seorang diplomat dan meraih gelar doktor di bidang zoologi dari Royal Frederick University di Oslo. Sejak muda, Fridtjof Nansen memang sudah ahli main ski, sehingga kemampuannya itu juga yang banyak membantu dirinya untuk bisa mengeksplorasi kutub di kemudian hari. Hari ini (10/10/2017), Google membuat sebuah Doodle khusus untuk memperingati Fridtjof Nansen dan merayakan hari ulang tahunnya yang ke-156.


photo credit: Google


Pria kelahiran Norwegia ini pun jadi orang pertama yang memimpin ekspedisi untuk bisa mencapai Kutub Utara. Membaca kisah hidup Fridtjof Nansen, seperti membaca kisah seorang pahlawan di novel-novel. Dia adalah seseorang yang dikenal dengan kemampuan di luar batas pada zamannya. Yuk, simak kisah hidup Fridtjof Nansen yang berhasil membebaskan jutaan korban perang!


Fridtjof Nansen sejak muda adalah seorang petualang

photo credit: Tribun Style

Jiwa berpetualangnya memang sudah terasah sejak Nansen masih muda. Dia sudah bisa bermain ski lintas alam sepanjang 50 mil dalam sehari. Saat bermain ski, Nansen pun senantiasa mengajak anjingnya. Dia menjadi pemain ski yang sangat handal dan bisa memecahkan rekor selancar satu mil. Dia pun sangat terkenal sangat pintar dan menjadi yang terbaik di bidangnya selama menempuh pendidikan di Royal Frederick University.


Tahun 1888, Fridtjof Nansen menjadi orang pertama yang menyebrangi es di Greenland

photo credit: Vice

Bagi sebagian besar orang, rencana Nansen ini sangat gila dan liar. Namun, tekadnya sungguhlah kuat dan sudah bulat. Sepanjang dia menempuh pendidikan di Bargen tahun 1887, dia selalu memikirkan untuk bisa menyebrangi es di Greenland. Kerennya lagi, pada tahun 1888 Fridtjof Nansen menjadi orang pertama yang memimpin sebuah ekspedisi melintasi daratan Greenland yang tertutupi salju.


Fridtjof Nansen menjadi orang pertama yang memimpin ekspedisi ke Kutub Utara

photo credit: Nansen-Amundsen

Di abad ke-19, rencana dan wacana mengenai eksplorasi Kutub Utara sangat hangat jadi perbincangan. Nah, ternyata seorang Nansen yang kala itu masih muda membuatnya sangat tertarik. Kemudian, di tahun 1893, Nansen menjadi pemimpin pertama dari ekspedisi yang berhasil mencapai Kutub Utara. Namun, ternyata rencana tidak sesuai dengan yang diharapkan. Ekspedisi tersebut gagal karena tidak sampai ke tujuan. Namun, tercatat dalam sejarah jika perjalanan Fridtjof Nansen adalah yang paling mencapai garis paling utara dari para penjelejah saat itu. Fridtjof Nansen yang kala itu baru berumur 27 tahun berhasil memimpin timnya tanpa adanya kecelakaan. Dia dan timnya berhasil menempuh dan menginjakkan kaki ke tempat, di mana belum pernah ada orang yang pernah ke sana.


Setelah menjelajah, Fridtjof Nansen dikenal sebagai orang yang humanis

photo credit: UNHCR Stories

Saat Perang Dunia 1 pecah, impian petualangan Nansen pun terpaksa harus dikubu dalam-dalam. Nansen menjadi hanya fokus pada penelitiannya di rumah dan terpaksa menghentikan eksplorasinya. Nah, di tahun 1920 ketertarikan Nansen pun beralih dari yang berbau alam, menjadi bergeser ke politik internasional. Nansen merasa iba dengan nasib para pengungsi perang. Dirinya pun berinisiatif untuk membuat sebuah konferensi internasional di Jenewa Swiss. Konferensi itu bertujuan untuk membuatkan sebuah dokumen perjalanan bagi semua pengungsi yang tidak berkewarganegaraan agar bisa diterima di negara lain.


Paspor versi Fridtjof Nansen


Saat itu, Nansen menjadi seorang humanitarian terbesar di dunia. Tugasnya sangat mulia, dia membebaskan ratusan ribu jiwa pengungsi perang da juga memperjuangkan agar mereka bisa pulang. Akhirnya Fridtjof Nansen pun membuat sebuah dokumen yang dikenal dengan nama "Nansen Passport". Ternyata, paspor itu tidaklah main-main, melainkan Nansen Passport itu diakui oleh 52 negara. Ada sebanyak 45.000 paspor yang dibagikan kepada para pengungsi. Meskipun, saat ini paspor itu tidak dikeluarkan lagi, namun dari Nansen Passport ini yang menginspirasi PBB untuk bisa memberikan dokumen perjalanan kepada para pengungsi yang tanpa berkewarganegaraan di zaman sekarang.

BACA JUGA


Ternyata, dari semua kisah dan usaha Fridtjof Nansen membantu banyak orang itu membuatnya dianugerahi nobel perdamaian dunia di tahun 1922. Keren banget ya!




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Fridtjof Nansen Sosok Pembebas Jutaan Korban Perang. Lihat Kisah Hidupnya Bagai di Novel Fiksi!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Qiqi NurIndahSari | @qiqinurindahsari

Hi,Q! www.qiqinurindahsari.com

Silahkan login untuk memberi komentar