Gerhana Total Blue Moon Akan Terjadi pada 31 Januari 2018 Setelah 150 Tahun! Simak Fakta-Fakta Lainnya yang Juga Nggak Kalah Mengejutkan, Yuk!

photo credit: tadst

Gerhana Total Blue Moon Akan Terjadi pada 31 Januari 2018 Setelah 150 Tahun! Simak Fakta-Fakta Lainnya yang Juga Nggak Kalah Mengejutkan, Yuk!

279
Super blue blood moon yang terakhir dilihat umat manusia pada tahun 1866 akan terjadi kembali di penghujung Januari 2018!

Gerhana bulan total saat bulan purnama kedua dalam sebulan (blue moon) sangat jarang terjadi. Namun, peristiwa langka ini akan terjadi kembali pada 31 Januari 2018 mendatang. Masyarakat di wilayah Asia Tengah, Asia Timur, Australia, Selandia Baru, termasuk Indonesia akan menjadi masyarakat bumi yang paling beruntung karena bisa menyaksikan gerhana total blue moon dengan jelas. Sebelum ramai-ramai menyaksikan fenomena ini, kita simak fakta-faktanya berikut ini!


1. Pertama dalam 150 tahun: sangat langka

photo credit: mirror.co.uk

Gerhana bulan bisa terjadi setidaknya 2 kali dalam setahun. Sementara blue moon memang dapat disaksikan setidaknya sekali dalam 3 tahun. Namun, gerhana total pada saaat blue moon yang terakhir tercatat adalah pada tanggal 31 Maret 1866. Setelahnya, meski gerhana dan blue moon beberapa kali terjadi bersamaan, namun tidak pernah mencapai gerhana total. Yang terdekat adalah gerhana parsial yang melibatkan blue moon pada 31 Desember 2009. Nyaris 152 tahun kemudian, barulah gerhana total blue moon terjadi kembali. Blue moon sekaligus gerhana total ini dapat kita saksikan pada 31 Januari 2018 mendatang. Setelah tahun ini, blue moon akan melewati umbra bumi (dan karena itu menjadi gerhana total) selanjutnya pada 31 Desember 2028, dan akan terjadi kembali pada 31 Januari 2037.


2. Juga terjadi fenomena supermoon: super blue blood moon!

photo credit: Time and Date

Supermoon atau bulan super adalah istilah untuk menggambarkan kondisi terdekat bulan dekan bumi saat terjadi bulan penuh/bulan purnama (perigee). Karena itu, bulan akan terlihat lebih besar dan jelas pada saat fenomena ini terjadi. Pada purnama 31 Januari 2018 mendatang atau yang biasa disebut blue moon, bulan akan berada dalam posisi terdekatnya (setidaknya 10% lebih dekat) sehingga fenomena supermoon akan terjadi. Supermoon sendiri bukan merupakan fenomena yang sangat langka—beberapa supermoon telah kita saksikan beberapa tahun kebelakang. Namun, yang membedakan supermoon biasa dengan fenomena serupa di akhir Januari mendatang adalah karena supermoon akan bertepatan dengan melintasnya bulan di umbra bumi sehingga akan terjadi gerhana total. Fenomena ini disebut super blue blood moon.


3. Tidak semua wilayah

photo credit: EarthSky

Blue moon sebenarnya adalah peristiwa bulan purnama. Bedanya, jika bulan purnama hanya terjadi sekali sebulan, blue moon merujuk pada bulan purnama kedua dalam bulan tersebut. Sebelumnya, bulan purnama bisa disaksikan pada 1 atau 2 Januari 2018, tergantung tempat masing-masing. Pada 31 Januari mendatang, bulan purnama akan terjadi kembali. Karena itu, purnama tersebut disebut blue moon. Namun, perbedaan wilayah menyebabkan perbedaan penampakan pula. Di Melbourne, Australia, misalnya, bulan purnama kedua ini baru akan terlihat pada tengah malam 1 Februari. Otomatis, bulan purnama ini tidak bisa disebut blue moon karena sudah berbeda bulan.


4. Dapat disaksikan ketika bulan terbit dan terbenam

photo credit: Space

Di Indonesia sendiri, fenomena ini dapat dilihat pada pukul 20.26 WIB. Namun, ilmuwan menyebut waktu terbaik untuk menyaksikan fenomena ini adalah ketika bulan terbit dan sebelum matahari terbit, yakni ketika bulan tampak berada di cakrawala. Dengan melihat fenomena ini pada waktu-waktu tersebut, bulan akan terlihat lebih besar dari benda-benda lain. Pada 31 Januari mendatang, bulan akan terbit diperkirakan pada pukul 18.08 WIB (18.36 WITA dan 17.42 WIT).


5. Akan terjadi bencana alam? Benarkah?

photo credit: Mystic Investigations

Banyak mitos yang berkembang seputar peristiwa mengenai bulan, tak terkecuali gerhana total, blue moon, bahkan supermoon. Gelombang pasang laut mungkin memang akan mengalami perubahan. Namun, supermoon tidak akan membuat perubahan yang signifikan. Karena itu, bencana alam maupun isu-isu lain yang berkaitan dengan kebencanaan terkait dengan blue moon dapat dikatakan sebagai mitos.


Nah, Sahabat Trivia, jadi tidak sabar ya menyaksikan fenomena langka ini! Tapi, jika kamu tidak bisa menyaksikannya langsung dengan mata telanjang, kamu bisa mengakses situs NASA untuk melihat live streaming dan rekamannya untuk kamu saksikan di waktu mendatang. Selamat menyaksikan, Sahabat Trivia!




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Gerhana Total Blue Moon Akan Terjadi pada 31 Januari 2018 Setelah 150 Tahun! Simak Fakta-Fakta Lainnya yang Juga Nggak Kalah Mengejutkan, Yuk!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Natasha Adelina | @natashey

Silahkan login untuk memberi komentar