Hashtag #BritishThreatLevels Ramai di Twitter Pasca Serangan Bom di Manchester Arena, Mengalihkan Ketakutan Teror dengan Humor. Apakah Kamu Setuju Jika Kita Gunakan Hashtag Serupa untuk Tanggapi Teror Kampung Melayu?

Photo credit: Digital Trends

Hashtag #BritishThreatLevels Ramai di Twitter Pasca Serangan Bom di Manchester Arena, Mengalihkan Ketakutan Teror dengan Humor. Apakah Kamu Setuju Jika Kita Gunakan Hashtag Serupa untuk Tanggapi Teror Kampung Melayu?

1.1K
Sahabat Trivia, simak cuitan orang-orang di internet dengan hashtag #BritishThreatLevels yang di-retweet oleh J.K. Rowling ini, yuk!

Selepas konser Ariana Grande di Manchester Arena hari Senin lalu, warga Inggris dikejutkan oleh serangan teroris yang meledakkan bom di sekitar keramaian penonton. Sejauh ini diketahui terdapat 22 korban meninggal akibat teror bom tersebut. Menanggapi hal tersebut, seluruh warga dunia, mulai dari para pemimpin negara, kalangan selebriti, sampai warganet menyampaikan perasaan duka citanya melalui media sosial.

Menariknya, tanggapan orang-orang di Twitter saat ini dipenuhi oleh hashtag #BritishThreatLevels yang justru berisi beragam momen lucu sampai awkward. Rupanya banyak orang ini memang sengaja membeberkan sejumlah kejadian sehari-hari yang bagi mereka dianggap sebagai ‘ancaman’. Lelucon ini digunakan untuk menyindir para teroris dan sedikit banyak telah mengurangi horor yang dirasakan warga akibat teror tersebut.

Lalu menilik kondisi terkini di tanah air, baru-baru ini serangan teror juga terjadi di Kampung Melayu, Jakarta Timur. Entah kedua teror bom ini saling berkaitan atau tidak, namun bisa jadi model hashtag serupa #BritishThreatLevels ini boleh diterapkan juga di Indonesia. Maka dengan demikian suasana terancam yang memang dikehendaki oleh para pelaku teror bisa digagalkan.

Untuk mengetahui seperti apa bentuk 'ancaman' harian warga internet Inggris ini, simak cuitan dengan hashtag #BritishThreatLevels yang diretweet oleh J.K. Rowling ini, Sahabat Trivia.


Aktor asal Inggris ini rupanya merasa tidak nyaman dengan tombol keypad ponsel yang berbunyi

Photo credit: Twitter David Schneider

Ujian kehidupan yang sering ditemui di Twitter, merangkai kata dengan singkat, padat, dan jelas

Photo credit: Malcolm Burrt

Kesalahpahaman yang sering dialami banyak orang

Photo credit: Syeda Tahreem Shah

Semacam ada udang di balik batu

Photo credit:clrthrn

Terlanjur mengucap salam perpisahan, ternyata sama-sama pergi ke arah utara

Photo credit: Margo

Semacam permintaan follback di Instagram

Photo credit: James Manning

Kehabisan teh celup

Photo credit: Andrea Mann

Bagaimana, Sahabat Trivia, apakah kamu sepakat jika hashtag semacam ini dipakai orang di Indonesia juga? Humor di Inggris melalui hashtag #BritishThreatLevels nyatanya mampu mengurangi horor akibat ancaman terorisme. Hal itu juga tidak lantas mengurangi penghormatan mereka pada para korban. Ucapan belasungkawa terus mengalir di media sosial hingga saat ini.

BACA JUGA


Usai Bom Kampung Melayu, Tersebar Foto Para Korban. Stop Sebar 5 Jenis Foto yang Haram Kamu Posting di Media Sosial Ini!

Usai Bom Kampung Melayu, Tersebar Foto Para Korban. Stop Sebar 5 Jenis Foto yang Haram Kamu Posting di Media Sosial Ini!

Niat baikmu membagikan informasi atau berita, jangan sampai jadi tercemar karena kesalahan membagikan jenis-jenis foto berikut ini yah

Read more..

Mungkin jika diadaptasi di Indonesia, hashtag ini menjadi #IndonesianThreatLevels. Nah, apa 'ancaman' horor yang kamu rasakan sehari-hari, Sahabat Trivia? Atau kamu juga tetap bisa mengungkapkan rasa simpati dengan menggunakan hashtag yang sudah ada yaitu #PrayForJakarta dan #KamiTakTakut. Tidak lupa, mari sampaikan pula belasungkawa pada seluruh korban beserta keluarganya yang terkena imbas aksi terorisme di Manchester Arena maupun Kampung Melayu.





Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Hashtag #BritishThreatLevels Ramai di Twitter Pasca Serangan Bom di Manchester Arena, Mengalihkan Ketakutan Teror dengan Humor. Apakah Kamu Setuju Jika Kita Gunakan Hashtag Serupa untuk Tanggapi Teror Kampung Melayu?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Henny Alifah | @hennyalifah

Writer and Knitter

Silahkan login untuk memberi komentar