Ibu, Jika 4 Kebiasaanku Ini Telah Melukai Hatimu, Maka Tolong Maafkan Aku

photo credit: Odyssey

Ibu, Jika 4 Kebiasaanku Ini Telah Melukai Hatimu, Maka Tolong Maafkan Aku

1.7K
Karena jika kamu tahu, apa yang telah kamu lakukan itu melukai hati ibumu, kamu akan tersadar dan segera meminta maaf padanya.

Terkadang, tanpa kamu sadari, perkataan atau sikapmu kepada ibumu itu telah melukai hatinya. Meski demikian, seorang ibu tidak akan pernah menunjukkan perasaannya. Karena kamu tahu? Jika sedikit saja kamu sadar bahwa kamu telah melukai hatinya, saat itu juga kamu harus meminta maaf pada ia, seorang yang amat berjasa dalam hidupmu, ibumu.

Jika 4 hal berikut sering kamu lakukan kepada ibumu, datangilah ia, peluklah dan mintalah maaf padanya.




“Ah, nanti dulu!”

“Ah, Nanti Dulu!” - Retreat at Lancaster County
Retreat at Lancaster County

Jika kamu memiliki kebiasaan seperti ini, dalam hal ini adalah selalu menunda atau lebih tepatnya tidak mau dengan mengatakan, “Ah, nanti dulu!” saat Ibumu perintahkan, ubahlah atau paling tidak kurangilah. Karena, jika kamu ingat sedikit saja apa yang sering ibumu lakukan saat kamu meminta bantuannya, meski hanya seperti ambilkan minum, mengambilkan handuk saat kamu lupa menyiapkannya sebelum mandi, atau menyetrika baju yang ingin kamu kenakan saat itu juga. Kamu akan menyadarinya, kamu akan menyesalinya, karena ia tak akan pernah berkata, “Ah, nanti dulu!” meski sebenarnya ia sedang sibuk sekali mengurusi rumah tangga tanpa mendapat bantuanmu sekalipun. 



“Aku udah gede! Bukan anak kecil lagi!”

“Aku Udah Gede! Bukan Anak Kecil Lagi!” - photo credit: khoonedari
photo credit: khoonedari

Ibu, jika saat engkau datang ke kamarku, menanyakan dan memberikan nasihat berbagai hal tentang sekolahku, pertemananku, atau terkadang tentang urusan pribadiku, aku selalu mengatakan, “Aku udah gede! Bukan anak kecil lagi! ibu nggak usah ikut campur dan mengatur-atur hidupku!”. Padahal, bukankah engkau hanya ingin aku baik-baik saja?

Jika kamu sering berkata demikian saat ibumu menanyakan kabar atau permasalahan yang sedang terjadi padamu, tahukah kamu, hati ibumu terluka! Ia hanya ingin memastikan kamu selalu dalam keadaan baik-baik saja. Ubahlah kebiasaanmu itu saat ini juga.



“Ibu kok nggak ngerti juga sih!”

“Ibu Kok Nggak Ngerti Juga Sih!” - photo credit: thestir.cafemom
photo credit: thestir.cafemom

Ibu, jika saat kita berdiskusi, berbincang tentang suatu hal, dan kemudian ibu tak juga paham akan maksudku, maafkan aku yang selalu mengatakan, “Ibu tuh nggak ngerti! Nggak akan ngerti!”. Padahal, semua usahamu telah kamu kerahkan untuk dapat menjawab istilah-istilah dariku yang baru bagimu.

Jika kamu pernah mengatakan ini, segeralah meminta maaf padanya. Pendidikanmu yang saat ini kamu emban adalah bagian dari doa, usaha, dan cita-cita terpendamnya yang justru ia korbankan untukmu agar kamu menjadi tahu apa pun. Masih menganggap ibumu tidak mengerti apa-apa?



“Ibu kok sayurnya keasinan, nggak enak!"

“Ibu Kok Sayurnya Keasinan, Nggak Enak!
photo credit: mamamia

Ibu, jika kita sedang makan bersama, semua hidangan terbaik penuh kasih sudah tersedia, maafkan aku yang selalu mengatakan, “Huh! Makanannya asin, nggak enak”. Padahal, pagi-pagi buta, engkau sudah rela terlebih dahulu bangun untuk menyiapkan sarapan agar aku dapat beraktivitas dengan lancar di sekolah atau di tempat kerjaku.

Jika kamu selalu mengatakan ini, selalu protes tentang rasa masakan ibumu, mulai sekarang, hilangkanlah! Meski rasanya memang asin atau kurang pas pada makanannya, pujilah dan ucapkanlah terima kasih padanya. Karena tahukah kamu saat kamu mencela makanannya? Perasaannya terluka. Padahal, ia hanya ingin kamu tetap sehat, tetap dapat berkativitas tanpa kendala apa pun.

BACA JUGA


Orang Tua Saya Menikah Lagi dan Ada 5 Pelajaran Hidup yang Saya Dapatkan Hingga Saat Ini

Orang Tua Saya Menikah Lagi dan Ada 5 Pelajaran Hidup yang Saya Dapatkan Hingga Saat Ini

Saya memiliki tiga orang tua; dua ayah dan satu ibu. Beberapa tahun setelah ayah kandung saya meninggal dunia, ibu saya memutuskan untuk ...

Read more..

Tidak ada kata terlambat untuk menyesali sebuah kesalahan. Terlebih pada ibumu, tanpa kamu meminta maaf pun, ia akan selalu memaafkanmu. Tapi, bukankah melukai hati ibumu sama dengan melukai Tuhan? Karena itu, datangilah, peluklah, usap air mata yang tak terlihat itu, seraya berkata, “Ibu, maafkan aku. Aku sayang ibu.”


#WeeklyChallenge #NulisTiapHari #TriviaWritersCamp



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ibu, Jika 4 Kebiasaanku Ini Telah Melukai Hatimu, Maka Tolong Maafkan Aku". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Hairul Anam | @hairul

Bagiku, yang sejak kecil menginjakkan tanah dan beratapkan langit Indonesia, makan dan minum dari hasil Tanah Air bangsa ini, memutuskan menjadi Pengajar Muda dari Gerakan Indonesia Mengajar adalah keharusan.

CREATE ARTICLE

Hey awesome, Join our TRIVIA community
"create articles and get the fans "

Most Views of This Week