Ingin Mengenal Profesi Pustakawan Lebih Dalam? Yuk, Kenalan dengan 7 Pustakawan Indonesia Melalui Blog Mereka

Photo credit: bicara

Ingin Mengenal Profesi Pustakawan Lebih Dalam? Yuk, Kenalan dengan 7 Pustakawan Indonesia Melalui Blog Mereka

6.6K
Pada masa sekarang, sudah banyak perpustakaan (dan juga toko buku) yang menawarkan konsep yang menarik.
Saying you do not need the librarian because you have the internet is like saying you do not need a math teacher because you have a calculator.

Apa yang terlintas di pikiranmu ketika mendengar kata perpustakaan? Buku yang usang, tua, dan berdebu? Suasana sunyi, dan kamu tidak bisa ngobrol dengan temanmu, karena takut ada yang melemparmu dengan pulpen. Jika iya, sudah waktunya kamu move on dari kenanganmu akan film Ada Apa dengan Cinta. Pada masa sekarang, sudah banyak perpustakaan (dan juga toko buku) yang menawarkan konsep yang menarik. Konsep tersebut tidak lepas dari kontribusi pustakawan yang bertugas untuk melayanimu.

Mungkin kamu hanya memperhatikan mereka saat meminjam atau mengembalikan buku. Kenyataannya, pustakawan adalah profesi yang tidak kalah penting dibandingkan dengan guru, atau bahkan kepala sekolah. Pustakawan bisa menentukan apakah nantinya perpustakaan bisa menjadi tempat yang nyaman untuk dikunjungi. Pustakawan – terutama pustakawan yang bekerja di sekolah - juga merupakan sosok ‘pengajar’. Pustakawan meletakkan pondasi yang kuat untuk meningkatkan minat baca para murid. Mereka bertugas memberi referensi kepada para siswa, mengenai buku yang seharusnya atau tidak boleh dibaca oleh siswa.

Sayangnya, di negara dengan tingkat minat membaca yang rendah, profesi pustakawan bukan merupakan pilihan utama. Bahkan, mungkin profesi pustakawan terdengar begitu asing untukmu. Kalau kamu menganggap profesi pustakawan kurang keren, sebaiknya kamu baca dulu tujuh blog milik para pustakawan di bawah ini. Mereka akan bisa mengubah pikiranmu tentang sosok pustakawan.


1. Hestia (hestiaistiviani.com)


Hestia adalah seorang pustakawati yang terutama berminat pada bidang pustakawan anak dan remaja (children and youth librarian). Dalam blognya, dia sering membahas mengenai betapa pentingnya peran pustakawan anak untuk membangkitkan minat baca anak sedari dini. Pustakawan anak juga dapat memberikan referensi yang sesuai dengan umur anak-anak. Dia juga pernah menulis artikel yang mengkritik keberadaan akses internet di perpustakaan, di mana hal ini bukan merupakan solusi bagi pengunjung dan juga pustakawan sendiri. Pengunjung yang menggunakan internet belum tentu mengerti kemana dia harus mencari informasi yang dibutuhkannya. Di sini peran pustakawan untuk mendapingi penggunaan internet yang sehat.


2. Moh Mursyid (WriBrarian-Writer Librarian, semakna.blogspot.co.id)


Di blognya ini, Mursyid sering membagikan opininya mengenai budaya membaca dan berbagai hal lain terkasit isu literasi dan kepustakaan. Dalam salah satu artikelnya, dia juga memberi komentar terhadap rencana pembangunan perpustakaan di gedung DPR RI. Menurutnya, anggota DPR sebaiknya lebih memanfaatkan fasilitas perpustakaan yang sekarang telah ada. Buat apa membangun perpustakaan yang baru kalau yang sekarang masih jarang dikunjungi.

Dia juga memberikan konsultasi gratis melalui blognya perihal kepustakaan. Mursyid sendiri saat ini bekerja di perpustakaan IPB.


3. Purwoko (purwo.co)


Purwo berprofesi sebagai pustakawan di Fakultas Teknik UGM. Purwoko merupakan salah seorang pustakawan yang menyadari pentingnya perkembangan teknologi. Dia sering menuliskan artikel terkait teknologi, terutama yang berhubungan dengan perpustakaan seperti mengenai jurnal online.

Mengikuti blognya akan sangat berguna terutama mahasiswa yang sering berkutat dengan jurnal-jurnal online.


4. Kang Itmam (itmam.blogspot.co.id)


Salatiga patut bangga memiliki seorang pustakawan seperti Kang Itmam. Kang Itmam dan beberapa teman mendirikan TBM (Taman Baca Masyarakat) di Krajan, Dukuh Sidomukti, Salatiga. Dia menceritakan bahwa anak-anak Krajan senang berkunjung ke TBM meskipun ruangan TBM belum rapi dan hanya menyediakan sedikit buku. Saat ini, Kang Itmam juga masih bekerja sebagai pustakawan di STAIN Salatiga dan merupakan salah satu pengurus Ikatan Pustakawan Indonesia Kota Salatiga. Dengan membaca blog Kang Itman, kamu akan disuguhi oleh berbagai sangkalan dari opini-opini yang beredar di masyarakat tentang bagaimana pustakawan dianggap sebagai profesi buangan atau menjadi profesi yang sering terlupakan oleh para pejabat.


5. Teguh Prasetyo Utomo (pustakawanjogja.blogspot.co.id)


Pustakawan asal Yogyakarta ini sangat giat membangun kepercayaan diri para (calon) pustakawan. Teguh mengetahui dengan pasti bagaimana pandangan masyarakat mengenai profesi pustakawan. Oleh karenanya, dia berusaha melawan pandangan-pandangan tersebut dengan membanggakan profesinya. Dia juga sering membagikan lowongan pekerjaan terkait profesi pustakawan di blognya. Kalau kamu ingin berdiskusi mengenai perpustakaan, jangan sungkan untuk bertanya padanya, karena dia akan dengan senang hati menjawab melalui blognya.


6. Luckty (Luckty si Pustakawin, Luckty.wordpress.com)



Pustakawin (istilah yang diciptakan oleh dirinya sendiri) yang satu ini sangat aktif menulis berbagai ulasan buku terutama buku-buku yang cocok dibaca untuk para remaja. Kamu pasti betah berlama-lama menelusuri blog Luckty karena dia memiliki segudang artikel ulasan buku yang bisa kamu nikmati. Kamu bisa subscribe blog Luckty, karena dia sering mengadakan kuis yang berhadiah buku-buku terbaru lengkap dengan tanda tangan pengarangnya. Contohnya, sebentar lagi dia akan mengadakan kuis berhadiah buku terbaru dari pengarang Christian Simamora.


7. Aan Masyur (medium.com/@hurufkecil)


Siapa yang tak kenal Aan Mansyur? Sosok penyair dibalik puisi-puisi romantis AADC2. Tidak banyak yang tahu bahwa Aan juga adalah seorang pustakawan dari perpustakaan komunitas bernama Kata Kerja. Di Kata Kerja, Aan bersama teman-teman meminjamkan buku secara gratis dengan syarat harus menjadi anggota. Sedangkan untuk menjadi anggota, kamu hanya perlu memberikan dua buku yang menurutmu layak dibaca. Aan memperingatkan kepada orang-orang bahwa membaca adalah pekerjaan yang berbahaya. Mengapa demikian? Kamu bisa membaca sendiri di mediumnya.


Setelah membaca blog-blog mereka kamu pasti akan lebih menghargai profesi pustakawan. Bahkan mungkin kamu akan berpikir untuk mempertimbangkan pustakawan sebagai profesi yang menjanjikan. Kalau kamu ingin berlatih, kamu bisa mencoba menjadi pustakawan pribadi bagi keluargamu. Kamu bisa menyarankan kepada adikmu buku apa yang seharusnya dia baca di usianya yang sekarang. Atau kamu bisa memberi referensi kepada ayahmu majalah apa yang bagus untuk dibeli secara langganan. Dengan begitu, kamu juga bisa meningkatkan minat baca orang di sekitarmu.

Baca juga: Laki-Laki yang Gemar Membaca Buku Tak Melulu Membosankan. Berikut Alasan Kamu Harus Mempertahankannya Sebagai Kekasihmu




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ingin Mengenal Profesi Pustakawan Lebih Dalam? Yuk, Kenalan dengan 7 Pustakawan Indonesia Melalui Blog Mereka". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Putri Nabilah | @nabilahputri

nabilahbelerang.blogspot.com

Silahkan login untuk memberi komentar