Jakarta Dicintai, Dibenci, Namun Masih Saja Dirindukan. Kalau Jakarta Menurut Kamu?

photo credit: asiagreenbuildings

Jakarta Dicintai, Dibenci, Namun Masih Saja Dirindukan. Kalau Jakarta Menurut Kamu?

588
Jakarta, dicintai karena ibarat toko serba ada. Mau ke gym, rumah sakit, sekolah, kantor, belanja, dan nonton hiburan macam film dan konser? Ada. Jakarta dibenci karena macet, polusi, hingga kesenjangan sosial antar warganya? Sayangnya juga demikian.

Sahabat Trivia, apa yang bisa kamu ceritakan mengenai daerah asalmu? Apakah ada yang unik dan keren di sana?

Dulu aku sempat salah kaprah. Kukira daerah asal adalah daerah kelahiran orang tua, lebih tepatnya ayah. Paham patriarki yang sempat menyesatkan itulah yang akhirnya kuubah begitu mulai kenal banyak orang. Ada teman yang bilang bahwa daerah asal adalah daerah kelahiranmu.


Siapa sih, yang nggak kenal Jakarta?

photo credit: exchange

Siapa sih, yang nggak kenal Jakarta? Ibu kota negara Indonesia yang selalu menarik minat. Nggak peduli macet dan polusi, tiap tahun selepas mudik pasti ada saja yang datang ke Jakarta. Mau hanya berkunjung, mencari pekerjaan, hingga sekalian menetap, mereka datang dengan harapan.

Siapa sih, yang nggak kenal Jakarta? Meskipun gedung-gedung rasanya bertambah terus tanpa diiringi dengan perbaikan jalan raya dan fasilitas yang memadai, selalu ada cara untuk menikmati ibu kota. Kreatiflah dalam mencari, kamu pasti bakal menemukannya.

Siapa sih, yang nggak kenal Jakarta? Meskipun masih identik dengan kebudayaan Betawi, Jakarta juga berisi ragam budaya lain. Istilah kerennya, melting pot. Contoh: Glodok yang pasti mengingatkanmu akan China town. Mau lihat pusat kebudayaan Betawi? Main-main saja ke Setu Babakan.


Jakarta: dicintai, dibenci, sekaligus dirindukan

photo credit: asiagreenbuildings

Bagi yang lahir dan besar di sini sepertiku, pasti ada perasaan campur-aduk melihat betapa pesatnya Jakarta berubah. Kadang rasanya sekali kedip, pemandangan di depan langsung berganti. Mmang lebay sih. Tapi, apa boleh buat. Memang begitu kenyataan yang dirasakan sebagian besar penghuni Jakarta.

Jakarta dicintai karena ibarat toko serba ada. Mau ke gym, rumah sakit, sekolah, kantor, belanja, dan nonton hiburan macam film dan konser? Ada. Jakarta dibenci karena macet, polusi, hingga kesenjangan sosial antar warganya? Sayangnya juga demikian.

Namun, Jakarta juga dirindukan. Buktinya, sejauh apa pun aku pergi, buntutnya ingin kembali lagi ke Jakarta. Selain ada keluarga, kota ini sudah terlalu familiar bagiku. Banyak sudut yang masih kuhapal. Meski Jakarta tidak ubahnya labirin bagi yang baru datang. Luar biasa sekali, bukan? Butuh kemampuan untuk cepat beradaptasi untuk bertahan hidup di sini. Serius.

Bagaimana menurutmu, Sahabat Trivia? Buat kamu yang tinggal di Jakarta, bagaimana perasaanmu tentang Jakarta?

#30DayWritingChallenge




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Jakarta Dicintai, Dibenci, Namun Masih Saja Dirindukan. Kalau Jakarta Menurut Kamu?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ruby Astari | @rubyastari

Penulis "Reva's Tale" terbitan Ice Cube Publisher, pengajar Bahasa Inggris, penerjemah lepas, dan penulis lepas di beberapa media lain. Blog pribadinya: ruangbenakruby.com

Silahkan login untuk memberi komentar