Jelang Pilkada 2017, Generasi Millenial, Kenali Cagub dan Cawagub DKI Jakarta Lebih Dekat Yuk Biar Tidak Salah Pilih!

trivia.id

Jelang Pilkada 2017, Generasi Millenial, Kenali Cagub dan Cawagub DKI Jakarta Lebih Dekat Yuk Biar Tidak Salah Pilih!

1.5K
Sebentar lagi warga Jakarta akan dihadapi dengan pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017. Sudahkah kamu memiliki kandidat calon yang akan kamu pilih nanti, Sahabat Trivia?

Sebentar lagi warga Jakarta akan dihadapi dengan pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017. Sudahkah kamu memiliki kandidat calon yang akan kamu pilih nanti, Sahabat Trivia? Ada tiga pasangan yang menjadi calon gubernur dan wakil gubernur yaitu, Agus Harimurti Yudhoyono & Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnam & Ahok Djarot dan Anies Baswedan & Sandiaga Uno. Biar makin tahu dan mantap untuk memilih jagoan kamu, yuk kita cari tahu profile dari masing-masing pasangan. Simak ulasannya berikut ini.


Agus Harimurti Yudhoyono

photo credit: pojoksulsel

Siapa yang tak kenal putra sulung dari Susilo Bambang Yudhoyono ini, calon gubernur DKI nomor urut 1 ini lahir pada 10 Agustus 1978. Kesukaannya dengan dunia militer dimulai sejak ia di bangku SMA, di tahun 1997 Agus masuk ke SMA Taruna Nusantara. Kemudian ia melanjutkan masuk ke Akademi Militer di tahun 2000 dan terpilih menjadi lulusan terbaik. Saat itu pula, Agus menerima penghargaan pedang Tri Sakti Wiratama dan juga medali Adhi Makayasa, berkat prestasi yang dimilikinya. Tak berhenti sampai disitu, di tahun 2006 Agus meneruskan mengambil gelar Master di bidang Strategic Studies di Institute of Defence and Strategic Studies, Nanyang Technological University (NTU), Singapura. Agus berhasil meraih gelar Master of Public Administration di John Kenedy of Goverment, pada bulan Mei 2010.

Kapten Infanteri Agus Harimurti Yudhoyono ini pun berhasil menyabet 3 penghargaan, yaitu Distinguish International Honour Graduated, Medali The Order of Saint Maurice, dan The Commandants List dari sekolah militer Angkatan Darat di Fort Benning, Georgia, Amerika Serikat (AS), di bulan Maret 2012.

Karier militer Agus pun sangat gemilang, ia pernah menjadi Wadan Yonif Mekanis 201/Jaya Yudha, Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis, Kepala Operasi Infanteri 17 Brigade Airbone Kostrad TNI AD. Akhirnya, di tahun 2016 Agus memutuskan berhenti dari dunia militer yang telah ia jalani selama ini karena resmi diusung menjadi calon gubernur DKI Jakarta 2017.


Sylviana Murni

photo credit: Berita Aktual Terlengkap

Agus berdampingan dengan ibu Sylviana Murni sebagai calon wakil gubernur DKI Jakarta, yang juga mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan. Wanita asli betawi ini memiliki sifat yang lugas, tegas dan juga disiplin yang ini merupakan didikan dari keluarganya sejak kecil. Sejak dulu, ia menjadi sosok yang mudah bergaul dan aktif di berbagai organisasi.

Mengawali kariernya sebagai staf penatar di Badan Pembinaan Pendidikan dan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP7), di sini rekam jejak prestasinya tercatat dengan baik. Selama menduduki posisi tersebut, Slyviana berhasil menjadi pegawai yang teladan dan memiliki banyak prestasi di mata negara.

Di tahun 2004, Sylvi menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Dasar DKI, yang berhasil mewujudkan program BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dan BOP (Bantuan Operasional Pendidikan) yang disetujui oleh anggota dewan. Tanggal 21 April di tahun 2008, ia menjadi walikota Jakarta Pusat dan pada masa kepemimpinan gubernur Basuki Tjahaja Purnama, ia menjabat sebagai Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan kebudayaan

DKI Jakarta. Jabatan ini hanya berlangsung setahun karena akhirnya, Sylvy harus mengundurkan diri dan ikut bertarung untuk pilkada DKI 2017 ini.


Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

photo credt: megapolitan

Sosok Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa Ahok ini sempat menjadi Bupati di Belitung Timur sebelum menjabat sebagai gubernur DKI menggantikan Jokowi. Periode tahun 2009-2014, Ahok menjadi anggota DPR RI dan selama di DPR ini dirinya dikenal sebagai sosok yang apa adanya, tegas, vokal dan bisa dengan mudah ditemui oleh masyarakat.

Ahok dinobatkan sebagai salah satu dari 10 tokoh yang bisa mengubah Indonesia oleh majalah Tempo. Prestasinya tidak hanya sampai di situ, di tahun 2017, ia dinobatkan sebagai tokoh anti korupsi dari penyelenggara negara oleh Gerakan Tiga Pilar Kemitraan yang terdiri dari KADIN, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Masyarakat Transparansi Indonesia.


Djarot


Sosok Djarot yang menjadi pasangan Ahok dalam pilkada DKI mendatang merupakan sosok yang juga tidak asing lagi dalam dunia politik. Lulusan Fakultas Ilmu Administrasi di Universitas Brawijaya Malang ini, pernah menjabat sebagai ketua komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur, di tahun 1999-2000. Sebelum terjun ke dunia politik, Djarot berprofesi sebagai Dosen di Universitas 17 Agustus 1945. Saat menjabat sebagai walikota di Blitar dalam masa kepemimpinan 2 periode, dari tahun 2000-2010, dirinya sangat membatasi pembangunan mall-mall atau gedung bertingkat. Ia lebih suka memperhatikan pedagang kaki lima yang mendominasi roda perekonomian.

Djarot sukses menata kurang lebih 1000 pedagang kaki lima yang dulunya kumuh menjadi tertata rapi. Kontribusi yang ia berikan saat menjabat sebagai walikota, membuat ia layak mendapatkan penghargaan Anugerah Adipura dalam 3 tahun berturut-turut, yakni tahun 2006, 2007, dan 2008 juga Citizen's Charter Bidang Kesehatan. Kini, Ahok Djarot siap kembali bertarung untuk membenahi Jakarta dalam pemilu DKI Jakarta 2017.



Anies Baswedan

photo credit: DatDut

Seperti yang kita tahu, sosok Anies Baswedam adalah pendiri gerakan Indonesia Mengajar yang berhasil meraih penghargaan hingga tingkat dunia.

Bahkan, Anies dinobatkan sebagai salah satu dari 100 tokoh intelektual publik dunia di tahun 2008 oleh Majalah Foreign Policy terbitan Amerika Serikat. Tidak hanya itu, di tahun 2009 Anies Baswedan dipilih sebagai satu dari para pemimpin muda dunia global oleh lembaga World Economic Forum (WEF).

Pria kelahiran 1969 ini, pernah menjadi rektor termuda yang pernah dilantik oleh perguruan tinggi di Indonesia, yaitu saat usianya 38 tahun. Saat masa jabatan presiden Jokowi-JK, Anies masuk ke kabinet dengan menjadi Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah, meskipun akhirnya ia terkena reshuffle pada Juli 2016.


Sandiaga Uno

photo credit: Inclover Magazine

Sosok pengusaha sukses dan menjadi salah satu yang terkaya, menjadikan dirinya banyak dikenal di berbagai kalangan. Namun, kesuksesannya ini tentulah bukan tanpa hambatan, dulu Uno pun pernah harus menjadi seorang pengangguran terlebih dahulu saat perusahaan tempat ia bekerja bangkrut. Pengalamannya ini menjadi titik baliknya, akhirnya ia bersama temannya mendirikan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang keuangan, PT. Saratoga Advisor.

Bahkan, di tahun 2009, Sandiaga Uno tercatat sebagai daftar 40 orang Indonesia terkaya di urutan ke-29 menurut majalah Forbes.

BACA JUGA


Black Campaign di Dunia Maya Semakin Merajalela Menjelang Pilkada. Tidak Ingin Terjebak Black Campaign? Lakukan 5 Hal di Bawah Ini!

Black Campaign di Dunia Maya Semakin Merajalela Menjelang Pilkada. Tidak Ingin Terjebak Black Campaign? Lakukan 5 Hal di Bawah Ini!

Kampanye adalah suatu kegiatan yang wajar dilakukan oleh masyarakat di suatu negara. Setiap warga negara berhak menyampaikan pendapat mereka ...

Read more..

Bagaimana, jadi makin kenal kan dengan calon-calon pasangan gubernur dan wakil gubernur di pilkada 2017 mendatang, kan? Sudah makin mantap memilih saat pemilihan nanti kan? Hati-hati, jangan mudah termakan berita hoax yah, Sahabat Trivia!




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Jelang Pilkada 2017, Generasi Millenial, Kenali Cagub dan Cawagub DKI Jakarta Lebih Dekat Yuk Biar Tidak Salah Pilih!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Qiqi NurIndahSari | @qiqinurindahsari

Hi,Q! www.qiqinurindahsari.com

Silahkan login untuk memberi komentar