Karya Seni yang Menakjubkan Ini Ternyata dari Buku Lho! 7 Seniman Ini Menggunakan Buku Sebagai Media Berkarya

Karya Seni yang Menakjubkan Ini Ternyata dari Buku Lho! 7 Seniman Ini Menggunakan Buku Sebagai Media Berkarya

195
Melalui tangan para seniman, buku-buku yang tadinya mulai usang dan ditinggalkan berubah menjadi karya seni yang sedap dipandang.

Selama ini kita memandang buku sebagai suatu karya untuk dibaca. Namun seiring berjalannya waktu, buku-buku yang lama disimpan akan menjadi rapuh dan kata-katanya tak terbaca lagi. Ada pula buku-buku yang dilarang peredarannya karena dianggap membahayakan kekuatan politik tertentu. Kemudian perkembangan zaman membawa kita pada buku-buku digital yang bisa dibaca melalui gadget-gadget canggih. Lalu bagaimana nasib buku-buku konvensional, Sahabat Trivia?

Menyadari hal ini, para seniman menggunakan buku-buku lama, terbuang, atau terlarang sebagai media dalam berkarya. Melalui tangan mereka, buku-buku yang tadinya mulai usang dan ditinggalkan berubah menjadi karya seni yang sedap dipandang. Penasaran kan? Yuk, lihat!


1. Marta Minujin

Photo credit: BoredPanda

Seniman dari Argentina, Marta Minujín, menciptakan replika monumental Parthenon khas Yunani dari 100.000 eksemplar buku-buku terlarang. Menurutnya ini adalah lambang perlawanan terhadap represi politik. Parthenon buku ini didirikan di Kassel, Jerman sebagai bagian dari festival seni Documenta 14.

Minujin mendapat bantuan dari mahasiswa di Universitas Kassel untuk mengidentifikasi lebih dari 170 judul buku yang dilarang di berbagai negara. Buku-buku ini kemudian ia bangun sebagai replika kuil ikonik dari zaman Yunani kuno dengan membungkusnya dalam lembaran plastik dan baja. Replika ini sengaja didirikan di tempat dulu Nazi membakar sekitar 2.000 buku pada tahun 1933.


2. Yvette Hawkins

Photo credit: Yvette Hawkins

Terinspirasi dari seni lipat dari Jepang atau origami, seniman yang tinggal di Inggris ini mengubah buku menjadi karya seni. Ia membuatnya dengan cara dilipat dan diikat sedemikian rupa, sehingga menciptakan hiasan yang indah dipajang di dinding atau lantai, maupun digantung layaknya lampu. Tahun 2009, instalasi bukunya yang bertajuk Their Silence, A Language berbentuk lampu gantung membutuhkan lebih dari 1200 buku berbentuk circular. Selain melipat buku, Yvette Hawkins juga membuat workshop lain yang berhubungan dengan buku seperti bookbinding, paper making, dan masih banyak lagi.


3. Jonathan Callan

Photo credit: Galerie Martin Kudlek Köln

Seniman asal London, Jonathan Callan, menjadikan buku sebagai karya seni dengan mengubahnya menjadi semacam patung abstrak. Buku-buku yang menjadi setengah bubur kertas, ia gulung, bungkus, dan lipat secara bersamaan menggunakan sekrup sehingga menyerupai gulungan awan warna-warni.


4. Su Blackwell

Photo credit: Read & Post

Bisa dibilang, Su Blackwell membuat cerita dari cerita. Ia menyusun adegan rumit dengan hanya beberapa halaman buku yang dipotong dan dilipat dengan teliti. Ia mengubah teks-teks buku menjadi bahan cerita baru atau justru menghidupkan tokoh-tokoh dalam kisah buku-buku yang sering kita baca seperti naga, kastel di balik pohon pinus, gurita raksasa dan kapal bajak laut, Alice dan jamuan minum tehnya, serta masih banyak lagi.


5. Robert The

Photo credit: theobjective

Seniman asal New York ini mengumpulkan buku-buku dari tempat penyimpanan barang bekas dan bahkan tempat sampah untuk menciptakan benda-benda seni. Karya ikoniknya adalah tiruan pistol yang mungkin merupakan bentuk sindiran atau perlawanan, seakan pistol itu akan memburu siapa saja yang telah menelantarkannya.


6. Brian Detmerr

Photo credit: Wikimedia Commons

Selain buku-buku tua, Brian Dettmer, juga menggunakan peta, kaset, kamus, dan media lainnya untuk mengukirnya jadi karya seni yang benar-benar baru. Layaknya mengukir kayu atau batu, pisau dan pinset juga merupakan peralatan utama Dettmer.


7. Jeremy May

Photo credit: thisiscolossal

Perhiasan dari buku? Itulah yang dilakukan oleh Jeremy May, seniman asal London. Melalui proses produksi yang cermat, dia melaminasi ratusan lembar kertas lama untuk diubah menjadi bentuk yang diinginkan, lalu dilapisi dengan lapisan glossy. Maka jadilah cincin, gelang, atau perhiasan lain yang tak kalah mewah dari emas berlian.

BACA JUGA


Theoresia Rumthe Sosok Wanita yang Ramah dan Multitalenta, Jika Aku Bisa Memilih Aku Ingin Menjadi Dirinya. Inilah Alasannya!

Theoresia Rumthe Sosok Wanita yang Ramah dan Multitalenta, Jika Aku Bisa Memilih Aku Ingin Menjadi Dirinya. Inilah Alasannya!

Dan Theoresia Rumthe membakar semangat dan impian saya, bahwa menjadi serba bisa bukanlah hal yang mustahil

Read more..

Terlepas dari pro dan kontra penggunaan buku sebagai karya seni, nyatanya mereka justru memberi solusi pada buku-buku yang kondisi fisiknya mulai hancur. Ide ketujuh seniman ini patut diacungi jempol.




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Karya Seni yang Menakjubkan Ini Ternyata dari Buku Lho! 7 Seniman Ini Menggunakan Buku Sebagai Media Berkarya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Henny Alifah | @hennyalifah

Writer and Knitter

Silahkan login untuk memberi komentar

CREATE ARTICLE

Hey awesome, Join our TRIVIA community
"create articles and get the fans "

Most Views of This Week