Kekerasan dalam Pacaran Bukan Hanya Soal Luka Fisik. Jika Pacarmu Melakukan 7 Tindakan Ini, Maka Kamu Telah Jadi Korban Kekerasan!

photo credit: Asia Pacific Arts

Kekerasan dalam Pacaran Bukan Hanya Soal Luka Fisik. Jika Pacarmu Melakukan 7 Tindakan Ini, Maka Kamu Telah Jadi Korban Kekerasan!

2.2K
Hampir sebagian besar mereka yang pernah pacaran, pernah mengalami kekerasan tipe no. 1 ini.

Beberapa orang masih menghubungkan kekerasaan dengan luka secara fisik, padahal banyak sekali kekerasaan yang lebih parah dari itu. Pada dasarnya, kekerasan bermula ketika seseorang ingin mengendalikan orang lain. Hal ini bisa terjadi dalam hubungan apa pun, termasuk hubunganmu dan sang pacar. Di Indonesia sendiri, hubungan pacaran sering disalahartikan dengan hubungan kepemilikan. Maka, mereka yang menganggap pacarnya sebagai 'miliknya' akan merasa perlu mengendalikan sang pacar sesuai keinginannya. Waduh, pernah mengalami hal serupa, Sahabat Trivia? Nah, jika belakangan ini hubunganmu dengan pacar lebih sering membuat emosimu terasa berantakan daripada bahagia, coba cek apakah semua itu terjadi karena pacarmu melakukan 7 tanda tindakan kekerasan dalam pacaran berikut ini.


Mengecek ponsel, email, dan akun medsos tanpa izin

photo credit: thegrandnarrative

Setiap bertemu, pacarmu sudah sibuk membuka-buka ponselmu? Waduh! Dalam hubungan berpacaran, bukan hanya soal bagaimana menjadi pasangan yang baik untuk pacarmu, tapi juga perlu memahami apa yang menjadi hakmu. Privasi adalah hak dasar dalam hubungan yang kamu miliki. Maka, jika pacarmu mengecek ponsel, email, atau akun media sosial tanpa seizinmu, artinya ia telah melanggar hak privasi yang kamu miliki.


Sering meremehkan atau mengejek kamu

photo credit: Dramabeans

Mengejek baik fisik atau non fisik, sudah termasuk kekerasan verbal loh. Tentunya jika konteks kalian tidak dalam situasi bercanda. Tapi ingat, bukan lagi bercanda namanya, jika ada pihak yang merasa sakit hati. Jadi kalau pacarmu sering meremehkanmu, sebaiknya pikir-pikir lagi deh, Sahabat Trivia.


Cemburu ekstrem hingga membuat situasi yang tidak aman untukmu

photo credit: HubPages

Tapi katanya cemburu tanda cinta? Yakin tuh? Kalau pacarmu cinta dan mengerti kamu, dia pasti akan percaya padamu hingga tidak akan merasa cemburu yang berlebihan. Wajar saja pacarmu cemburu jika kamu pergi berdua dengan mantanmu, tapi kalau kamu pergi dengan kakakmu seharian sudah bikin dia merasa cemburu buta, jelas itu bukan cinta!


Sering marah secara meledak-ledak

photo credit: Dramabeans

Pacar yang telah dewasa seharusnya bisa mengendalikan emosinya, apalagi jika menghadapi orang yang ia sayang. Kalau pacarmu hobi marah-marah secara meledak-ledak, apalagi untuk hal-hal sepele, artinya ada yang kurang beres dengannya. Jika baru menjadi pacar saja dia sudah berani membentakmu, bayangkan apa yang bisa ia lakukan jika kalian telah menjadi suami istri nanti.


Terlalu posesif padamu

photo credit: HubPages

Main sama teman dilarang, mau kumpul keluarga dilarang, itu namanya tahanan bukan pacaran. Pacar yang posesif menganggapmu sebagai miliknya seorang. Padahal perasaan memiliki biasanya berkaitan dengan barang atau benda mati. Jadi, jika pacarmu posesif berlebihan, wah jangan-jangan ia menganggapmu seperti barang kesayangannya saja.


Menentukan apa yang harus kamu lakukan

photo credit: Beyond Hallyu

Kalau kamu sudah menjalin hubungan pacaran, artinya kamu sudah cukup dewasa untuk menentukan tindakanmu sendiri kan. Nah, jika pacarmu yang memegang kendali penuh atas apa yang harus kamu lakukan, jelas dia bukan orang yang menyayangimu dengan tulus.


Mengajak hingga memaksa kamu melakukan hubungan seksual

photo credit: Beyond Hallyu

Walau semula bernada bercanda, ajakan melakukan hubungan seksual tak bisa dianggap remeh. Jika pacar kamu pernah atau bahkan sering melakukan tindakan ini, saatnya kamu ngecengin kakak kelas yang jauh lebih kece dan bisa menjagamu. Ucapkan selamat tinggal deh pada pacarmu!

Tujuh tindakan di atas sudah tergolong kekerasan dalam berpacaran. Karena tidak terlihat secara fisik (dalam bentuk luka atau memar), kadang menjadi lebih sulit dideteksi. Tak jarang, para korban merasa hal tersebut hal yang biasa karena tak menyadari hak-hak yang mereka miliki. Apalagi para pelaku biasanya akan mendadak menjadi lebih romantis dan perhatian setelah melakukan tindakan kekerasan, tak heran korban mereka pun kembali percaya, dan tindakan kekerasan menjadi berulang. Sahabat Trivia, jika kamu mengalami 7 tindakan di atas, atau merasa hubunganmu dengan si pacar lebih sering membuatmu sedih dan negatif daripada bahagia, sudah yuk, sayangi dirimu dengan mencari yang lebih baik untukmu.

Kamu pernah mengalami kekerasaan dalam pacaran? Bagikan kisahmu di kolom komentar atau kamu juga bisa menuliskannya di Trivia.id. Jadikan kisahmu, inspirasi dan 'penyelamat' para remaja di Indonesia.





Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Kekerasan dalam Pacaran Bukan Hanya Soal Luka Fisik. Jika Pacarmu Melakukan 7 Tindakan Ini, Maka Kamu Telah Jadi Korban Kekerasan!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ulfa Sekar Langit | @ulfasekar

Psychology student at Universitas Indonesia. https://starinthebox.blogspot.com

Silahkan login untuk memberi komentar

CREATE ARTICLE

Hey awesome, Join our TRIVIA community
"create articles and get the fans "

Most Views of This Week