Kesehatan Mental Sama Pentingnya dengan Kesehatan Fisik. Sebelum Menyesal, Jaga Kesehatan Mentalmu dengan 7 Kebiasaan Sederhana Ini!

photo credit: Welcome to my blog

Kesehatan Mental Sama Pentingnya dengan Kesehatan Fisik. Sebelum Menyesal, Jaga Kesehatan Mentalmu dengan 7 Kebiasaan Sederhana Ini!

10K
Di usianya yang masih 22 tahun, Oka diisukan depresi hingga mengakhiri hidupnya. Sedih sekaligus miris yah, Sahabat Trivia.

Kabar kepergian Oka Mahendra begitu mengejutkan. Di usianya yang masih 22 tahun, Oka diisukan depresi hingga mengakhiri hidupnya. Sedih sekaligus miris yah, Sahabat Trivia.

Setiap 40 detik terdapat 1 nyawa melayang karena bunuh diri. Perilaku bunuh diri menandakan adanya ketidakbahagiaan yang mendalam pada diri seseorang. Setiap tahunnya 3600 orang menderita kesehatan mental, berupa depresi, bipolar, dan berbagai masalah kesehatan mental lainnya. Dengan fakta tersebut, sudah sejauh mana kesadaran kita pada pentingnya menjaga kesehatan mental?

Kamu mungkin akan segera mengobati tangan atau kaki yang terluka dengan antiseptik, atau meminum vitamin saat mengalami tanda-tanda akan terserang flu, tapi apa yang biasanya kamu lakukan saat merasa begitu banyak beban pikiran hingga berujung stres? Sejak kecil kita juga telah terbiasa menanam kebiasaan baik untuk menjaga kesehatan fisik, mulai dari konsumsi sayuran, olahraga, hingga rutin sikat gigi. Sayangnya, tak banyak dari kita yang memiliki kebiasaan yang sengaja dilakukan demi kesehatan mental yang kita miliki. Maka, kita pun begitu rentan merasa 'sakit' dengan penolakan, isu kepercayaan diri, pandangan negatif, dan sebagainya.

Sebagai permulaan, berikut ini 7 tindakan sederhana yang bisa kamu lakukan untuk selalu menjaga kesehatan mentalmu.


1. Sadari tiap emosi yang kamu rasakan dan kenali penyebabnya

photo credit: Welcome to my blog

Saat seseorang mengkritik penampilanmu, coba perhatikan apa yang kamu rasakan. Tak ada masalah, jika kamu menerimanya sebagai masukan yang bermanfaat, tapi jika ternyata kamu merasa tersakiti secara emosional, bahkan beberapa hari setelahnya, ada hal yang perlu kamu lakukan. Coba ingat-ingat kenapa kamu merasakan hal tersebut, dan kenapa hal itu berpengaruh besar padamu. Kadang, alasan dari emosi negatif yang kita rasakan bukanlah penyebab yang kita kira selama ini.


2. Kendalikan lingkungan di dalam pikiranmu

photo credit: DramaFever

Beberapa hal negatif yang terjadi berasal dari faktor yang tak bisa kamu kendalikan, tapi kamu bisa mengatasinya dengan mengendalikan pikiranmu sendiri. Saat kamu terjebak macet di jalan karena ada bus yang mogok, kamu bisa saja merasa stres di dalam kendaraan atau justru memanfaatkan waktumu untuk membaca buku yang kamu bawa.


3. Fokus pada hal baik yang kamu dapatkan dan tunjukkan rasa syukurmu

photo credit: HanCinema

Jadikan kebiasaan bersyukur sebagai bagian dari dirimu. Apa pun agamamu, dengan Tuhan yang maha pemurah, kamu mendapatkan banyak hal secara cuma-cuma, mulai dari udara yang kamu hirup sampai orang-orang baik di sekelilingmu. Selain pada Sang Pencipta, ungkapkan pula rasa terima kasihmu pada orang-orang yang selama ini membantumu, mulai dari orang tua, keluarga, teman, dan driver kendaraan online yang mengantarkanmu dengan selamat ke tempat tujuan.


4. Sediakan waktu khusus untuk kegiatan yang menyenangkan

photo credit: Allkpop

Setelah 5 hari kamu berkutat dengan tumpukan tugas kampus atau deadline tugas dan kerjaan, sisakan akhir pekan untuk menyegarkan pikiranmu lagi. Lakukan kegiatan yang menurutmu menyenangkan, bisa dengan melakukan perawatan from head to toe, berkumpul bersama teman-teman, atau sekadar bersantai-santai di dalam kamar.


5. Let it go, setelah berusaha saatnya memasrahkan

photo credit: Dramabeans

Pernahkah merasa cemas sebelum ujian sampai tak nafsu makan dan nggak bisa tidur hingga pagi hari? Kecemasan dan kekhawatiran yang kamu rasakan menguras banyak energimu loh. Begitu juga kamu yang menyimpan kemarahan pada seseorang dalam waktu yang lama. Sekarang saatnya melepaskan semua emosi negatif, lepaskan, dan biarkan pergi jauh-jauh darimu.


6. Cara mudah bahagia adalah dengan membahagiakan orang lain

photo credit: Dramabeans

Pernah merasa senang saat kamu berhasil membuat orang lain tersenyum? Jika iya, hal tersebut merupakan kebiasaan yang harus kamu pertahankan. Kita akan betul-betul bahagia saat kita tidak hanya berfokus pada diri kita sendiri. Kamu bisa memulainya dengan memuji teman di kelasmu yang tampak tidak percaya diri.


7. Tuliskanlah apa yang menganggu pikiran dan perasaanmu

photo credit: Dramabeans

Menulis merupakan salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk melapangkan pikiran dan hatimu. Menulis juga merupakan cara praktis untuk memahami apa yang sebenarnya kamu rasakan. Perasaan yang telah dituangkan dalam tulisan akan lebih 'terlihat' dan kamu akan jadi mudah mengevaluasinya. Kamu bisa loh menuliskan pengalaman, pikiran, dan perasaanmu di Trivia.id atau Kamantara.id. Tulisanmu nantinya juga bisa menginspirasi dan membantu jutaan orang lain.

BACA JUGA


Jika Orang yang Kamu Kenal Memiliki Pemikiran Bunuh Diri, Inilah 7 Tindakan Pencegahan yang Bisa Kamu Lakukan

Jika Orang yang Kamu Kenal Memiliki Pemikiran Bunuh Diri, Inilah 7 Tindakan Pencegahan yang Bisa Kamu Lakukan

Seseorang yang memiliki pemikiran bunuh diri biasanya telah memberi ‘tanda-tanda’ kepada orang di sekitarnya. Sayangnya, tak banyak yang ...

Read more..

Sahabat Trivia, mulai sekarang, yuk jangan remehkan apa yang kamu dan orang lain rasakan. Orang yang terlihat baik-baik saja bisa jadi sedang mengalami hari yang berat, maka penting untuk kita selalu berperilaku baik terhadap siapa pun, termasuk pada dirimu sendiri.




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Kesehatan Mental Sama Pentingnya dengan Kesehatan Fisik. Sebelum Menyesal, Jaga Kesehatan Mentalmu dengan 7 Kebiasaan Sederhana Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ulfa Sekar Langit | @ulfasekar

Psychology student at Universitas Indonesia. https://starinthebox.blogspot.com

Silahkan login untuk memberi komentar