Kisah Hidup Aisyah Bahar, Mahasiswa Terbaik Unhas yang Meninggal Dunia dengan Tenang

Photo credit: jabar

Kisah Hidup Aisyah Bahar, Mahasiswa Terbaik Unhas yang Meninggal Dunia dengan Tenang

4.2K
Bukan dari kalangan selebriti, namun kisah Aisyah Bahar sungguh menyita perhatian dan mengharukan!

Aisyah Bahar atau biasa dipanggil Ica bukanlah selebriti papan atas yang selalu diperbincangkan karena kehidupan kontroversialnya. Ica justru dikenal karena cara meninggal yang mungkin diharapkan oleh banyak orang ketika meninggal nanti yaitu khusnul khatimah. Ica meninggal pada 4 Januari 2018 di pangkuan sang ayah. Ica diketahui sosok yang berprestasi dan baik hati kepada semua orang yang mengenalnya. Ia bahkan merupakan mahasiswi terbaik Unhas (Universitas Hasanuddin, Makassar). Usianya baru saja memasuki 22 tahun, namun tampaknya Tuhan jauh lebih menyayangi Ica sehingga ia harus dipanggil menghadap-Nya.

Tidak hanya keluarga yang sedih karena kepergiannya yang begitu mendadak. Namun warganet dan kerabat yang mengenalnya pun turut merasakan kesedihan yang mendalam. Ica bahkan tidak memiliki riwayat penyakit kronis atau mengalami kecelakaan, memang sudah kehendak Tuhan. Kedua kakaknya juga telah mendahuluinya meninggalkan dunia dengan keadaan khusnul khotimah, yaitu dalam keadaan setelah beribadah.

Ica dikenal sebagai sosok yang ramah kepada semua orang baik yang sudah ia kenal lama maupun baru ia kenal. Ia juga anak yang berbakti kepada orang tua. Berikut ini kisah Aisyah Bahar selama hidupnya yang menginpirasi hingga akhir hayatnya.


Aisyah pernah mengenyam pendidikan di Universitas Hasanuddin dan lulus dengan predikat Cumlaude

Photo credit: aceh

Aisyah Bahar dikenal sebagai sosok yang berprestasi. Selama beliau megenyam pendidikan perguruan tinggi di Universitas Hasanuddin jurursan Civitas Akademika, ia merupakan mahasiswi yang tekun dan berprestasi. Aisyah juga merupakan lulusan terbaik dari Unhas dengan predikat cumlaude. Tidak lama berselang setelah ia lulus kuliah, ia juga berhasil lulus ujian PNS.


Dikenal sebagai sosok yang baik hati

Photo credit: Tribunnews

Sudah bukan rahasia lagi kalau Aisyah dikenal sebagai sosok wanita solehah. Kerabatnya bahkan mengatakan bahwa Aisyah adalah teman yang suka menolong sesama, rendah hati, dan solehah. Salah satu sahabatnya yang begitu merasakan kebaikan Aisyah adalah Wiwin Marina, ia mengatakan bahwa meski ada satu masa mereka merasa baru saling kenal, Aisyah sering sekali menanyakan kabar Wiwin selayaknya saudara. Saat Wiwin masih tinggal di kos, Aisyah pun sering mengunjungi Wiwin sesekali untuk bersilaturahmi.


Kabar Aisyah akan menikah dalam waktu dekat dengan calon suaminya yang bernama Taufik Dunialam Khaliq H ternyata tidaklah benar menurut pihak keluarga

Photo credit: Planet Merdeka

Aisyah sempat dikabarkan akan menikah dalam waktu dekat dengan seseorang yang disebut-sebut bernama Taufik Dunialam Khaliq H. Namun ternyata berita itu salah karena menurut pihak keluarga, Andi Ayunin Bahar, saudara kandung dari Aisyah mengungkapkan bahwa Aisyah dan Taufik memang sempat menjalin hubungan, namun sudah sangat lama dan kini hubungan mereka telah kandas. Menurut pihak keluarga juga hubungan mereka yang Taufik katakan selam 4 tahun lamanya ternyata juga tidak selama itu.

"Untuk seseorang yg telah memberikan hastag bahwa telah menjalin hubungan 4 thn dengan adik saya itu hanya cerita masa lalu dan sudah berakhir sekitar 2 thn yang lalu, dan sepengetahuan saya hubungan mereka tidak selama itu Wallahu'alam," ungkapnya.


Kronologi meninggalnya Aisyah di pangkuan sang ayah

Photo credit: jabar

Pada Rabu malam (3/1/2018), Ica berangkat dari kampung halamannya di Bone menuju ke Makassar. Ia tiba sekitar pukul 02.00 dini hari. Sebelum azan subuh, Aisyah bergegas ke Masjid Raodathul Jannah untuk melakukan solat subuh berjamaah. Setelah solat, Ica tidak langsung pulang, melainkan mengaji terlebih dahulu. Setibanya di rumah, Ica mencuci piring kemudian sempat bertanya kepada sang kakak mengenai Al-quran-nya.

Kemudian Ica muroja’ah, hafalan surah di hadapan sang ayah. Sambil muroja’ah, Aisyah seperti orang yang ingin pingsan sembari bersyahadat, “LAILAHAILLAH”.

Tak disangka oleh sang ayah, ternyata saat itu Aisyah sudah menemui ajalnya dengan sangat tenang tidak seperti sakaratul maut yang biasa ayahnya lihat pada orang-orang yang akan meninggal dunia. Aisyah Bahar pun tidur selamanya dengan cara yang lembut dan sangat tenang.

BACA JUGA


Yon Koeswoyo dan 5 Musisi Indonesia Legendaris Lain yang Namanya Akan Selalu Dikenang Para Penikmat Musik

Yon Koeswoyo dan 5 Musisi Indonesia Legendaris Lain yang Namanya Akan Selalu Dikenang Para Penikmat Musik

Bersama Yon Koeswoyo, musisi berikut ini juga menjadi legenda musik Indonesia dan namanya tetap dikenang sepanjang masa meskipun mereka ...

Read more..

Jika ada pertemuan, maka sudah pasti ada perpisahan. Semoga orang-orang yang ditinggalkan oleh Ica, wanita soleha berprestasi kebanggan orang tua yang meninggal dengan tenang, diberikan kesabaran dan ketabahan serta mengikhlaskan kepergian Ica dengan lapang dada.


Mau tahu topik-topik kekinian yang diulas secara mendalam? Cari tahu di Tahu Banget!




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Kisah Hidup Aisyah Bahar, Mahasiswa Terbaik Unhas yang Meninggal Dunia dengan Tenang". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Rezita Rani | @rezitarani

Silahkan login untuk memberi komentar