Kisah Mengharukan Ini Akan Membuatmu Makin Menghormati Orang Tuamu dan Menyesal Pernah Berbuat Nggak Baik Sama Mereka Deh

blogspot

Kisah Mengharukan Ini Akan Membuatmu Makin Menghormati Orang Tuamu dan Menyesal Pernah Berbuat Nggak Baik Sama Mereka Deh

2.2K
Orang tua = Mereka yang menghujani kita dengan cinta tanpa pamrih.

Kisah ini datang dari seorang pria tua yang sudah memasuki usia 80 tahun. Ia tinggal bersama sang anak yang berusia 45 tahun dan memiliki pendidikan yang tinggi. Suatu hari, ada seekor burung gagak bertengger di jendela rumah mereka. Sang bapak bertanya kepada anaknya sambil menunjuk burung yang sedang santai di jendela, "Ini apa?". Sang anak pun menjawab singkat, "Ini adalah burung Gagak."

Setelah beberapa waktu sang bapak kembali bertanya kepada anaknya dengan pertanyaan yang sama. Kemudian, anaknya pun dengan sedikit jengkel menjawab, "Sudah saya katakan kalau ini adalah burung Gagak." Namun, ternyata pertanyaan sang bapak tidak berhenti sampai di sana. Untuk beberapa saat setelah mereka saling diam, pria tua itu kembali bertanya kepada sang anak dengan pertanyaan yang persis sama dengan pertanyaan sebelumnya, "Ini apa?" Dengan kesal sang anak berkata dengan nada yang agak tinggi, "Ini burung Gagak! Burung Gagak!"

Dan untuk keempat kalnya sang bapak kembali bertanya, "Ini apa?" Katanya. Sang anak dengan nada suara yang semakin tinggi dari sebelumnya berkata, "Kenapa bapak terus bertanya kepada saya lagi dan lagi. Bukannya sudah saya jawab kalau itu adalah burung Gagak! Bapak dengar kan?"

Sebelum kita melanjutkan cerita, bagaimana sikap sang anak menurut kamu, Sahabat Trivia?


Meski beratus kali kamu bertanya, orang tua akan selalu menjawab dengan sabar dan tulus

blogspot

Dengan kaget sang bapak hanya bisa diam dan kembali ke kamar. Namun, selang beberapa waktu, ia kembali menghampiri anaknya dengan membawa sebuah buku catatan. Tahukah, apa yang akan dilakukan oleh sang bapak? Dengan senyum hangatnya, ia membuka buku harian usang yang ternyata buku hariannya yang telah ia simpan sejak sang anak masih kecil. Di dalamnya tertulis setiap jengkal pertumbuhan sang anak.


Rumaysho

Saat anaknya berusia 3 tahun dan duduk di pangkuannya, sang anak melihat ada seekor burung Gagak yang bertengger di jendela rumahnya, lalu anaknya bertanya, "Itu apa?" sebanyak 23 kali.Dengan sabar, tanpa ada rasa jengkel sedikit pun pria paruh baya itu juga menjawab sebanyak anaknya bertanya, yaitu 23 kali.


Mereka yang menghujani kita dengan cinta tanpa pamrih

setmindset

Sering kali kita berkata kalau kita ingin sekali melihat orang tua kita bahagia untuk selamanya, namun apa yang sudah kita lakukan selama ini kepada mereka, Sahabat Trivia? Sudahkah kita membuat mereka bahagia? Ketika orang tua kita semakin berumur, kadang-kadang mereka hanya ingin tahu apakah kehadiran mereka di tengah-tengah kita akan menjadi beban untuk kita?

Cerita di atas membuat kita semakin menyadari bahwa apa yang kita lakukan selama ini kepada orang orang tua kita tidaklah pernah cukup. Cerita ini membuat kita mengingat bagaimana mereka telah merawat kita sejak kecil mereka yang selalu menghujani kita dengan cinta tanpa pamrih sedikit pun. Mereka yang rela menyebrangi lautan, mendaki gunung, menerjang badai demi merawat dan memberikan kehidupan paling baik untuk kita.

BACA JUGA


Begini Rasanya Ketika Aku Mengizinkan Ibu Menikah Lagi

Begini Rasanya Ketika Aku Mengizinkan Ibu Menikah Lagi

Apa salahnya jika orang tuamu menikah lagi dan menjadi ibu tiri dan kamu menjadi seorang anak tiri

Read more..

Nah, Sahabat Trivia, peluklah mereka selagi kita masih bisa memeluknya, berkatalah dengan lembut, patuh, rendah hati dan selalu memberikan yang terbaik, tidak peduli bagaimana perilaku mereka. Semoga dengan cerita ini, kita bisa lebih mengerti orang tua kita ya, Sahabat Trivia.





Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Kisah Mengharukan Ini Akan Membuatmu Makin Menghormati Orang Tuamu dan Menyesal Pernah Berbuat Nggak Baik Sama Mereka Deh". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Rezita Rani | @rezitarani

Silahkan login untuk memberi komentar