Kronologi Keluhan Tere Liye Soal Pajak Selangit. Begini Akhirnya Nasib Para Penulis!

photo credit: cumaberita

Kronologi Keluhan Tere Liye Soal Pajak Selangit. Begini Akhirnya Nasib Para Penulis!

944
Dampak dari keluhannya dari pajak yang tinggi bagi penulis, Tere Liye memutuskan kontrak dengan 2 penerbit besar, yaitu Gramedia Pustaka Utama dan Republika.

Lewat akun Facebooknya, Tere Liye membuat pengakuan berapa besar jumlah pajak yang harus dibayarkan oleh seorang penulis. Menurutnya, penulis diberikan tanggungan pajak yang lebih besar dibandingkan profesi lainnya, seperti dokter, arsitek, artis, pelaku usaha mikro kecil, dan menengah. Penghasilan penulis itu disebut royalti, jadi dianggapnya super netto dan tidak bisa menghitung pajaknya dengan Norma Penghitungan Penghasilan Neto (NPPN), sebut Tere Liye. Dampak dari keluhannya tersebut, Tere Liye memutuskan kontrak dengan 2 penerbit besar, yaitu Gramedia Pustaka Utama dan Republika.

Bukan tanpa alasan jika akhirnya Tere Liye sampai membuat keputusan besar tersebut. Langkah ini disebut-sebut sebagai sikap protesnya terhadap pemerintah karena membebankan pajak yang terlalu besar bagi penulis. Sebenarnya, sudah dari lama dia menyurati banyak lembaga resmi pemerintah, salah satunya Direktorat Jenderal (Dirjen) Pajak dan Badan Kreatif Nasional (Bekraf). Namun, tidak pernah ada tanggapan dan akhirnya dia pun memutuskan untuk berhentikan penerbitan bukunya. Wah, kamu yang suka sama Tere Liye siap-siap kehilangan karya-karyanya nih!

Ternyata, bukan hanya Tere Liye saja lho yang mengalami keluhan terkait pajak dari royalti yang dibebankan kepada penulis. Beberapa penulis pun menanggapi dan mengalami keluhan yang sama. Yuk, lihat bagaimana akhirnya nasib para penulis berikut ini.


Berikut perlakukan pajak bagi penulis yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak

Wah, ada kabar baik nih!


Akhirnya!


Semoga ini menjadi titik terang yang baik ya!


Perjuangan bersama


Keluhan Tere Liye ini ternyata bisa membawa hal yang cukup baik dan bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik


Semoga ini menjadi permulaan yang baik


Ayo, perjuangan masih terus berlanjut!


Perubahan yang lebih baik semoga bisa terwujud untuk para penulis Indonesia


BACA JUGA


Tere Liye Berhenti Terbitkan Buku Gara-Gara Pajak Selangit. Kalau 10 Hal Ini Juga Dikenai Pajak, Para Jomblo Pasti Kalang Kabut Nih!

Tere Liye Berhenti Terbitkan Buku Gara-Gara Pajak Selangit. Kalau 10 Hal Ini Juga Dikenai Pajak, Para Jomblo Pasti Kalang Kabut Nih!

Karena tagihan pajak yang dirasa tidak adil ini, akhirnya Tere Liye menyatakan mungdur untuk untuk berhenti menerbikan buku-bukunya di ...

Read more..

Maju terus dunia literasi Indonesia!




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Kronologi Keluhan Tere Liye Soal Pajak Selangit. Begini Akhirnya Nasib Para Penulis!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Qiqi NurIndahSari | @qiqinurindahsari

Hi,Q! www.qiqinurindahsari.com

Silahkan login untuk memberi komentar