Laki-Laki Ganteng Mungkin Banyak. Tapi, Hanya Laki-Laki dengan 3 Kriteria Ini yang Bisa Bikin Saya Jatuh Cinta

filmtogo

Laki-Laki Ganteng Mungkin Banyak. Tapi, Hanya Laki-Laki dengan 3 Kriteria Ini yang Bisa Bikin Saya Jatuh Cinta

446
Saya tertarik dengan laki-laki ganteng, itu pasti. Tapi untuk beneran suka, apalagi sampai jatuh cinta, saya punya syarat-syarat sendiri. Bahkan, meski si laki-laki gak brewok tapi memenuhi 3 kualitas ini, pasti akan saya pertimbangkan sekali, lho.

Siapa sih perempuan yang nggak tertarik sama laki-laki ganteng? Tapi, tertarik dan ingin menjadikan pasangan hidup adalah dua hal yang berbeda kan, Sahabat Trivia. Istilahnya, yang ganteng mungkin banyak, tapi yang cocok denganmu dari hati ke hati, pasti tak sebanyak itu.

Gak tahu kenapa, kadang suka ada yang berkomentar miring kalo seorang perempuan secara jujur mengungkapkan rasa tertariknya pada sosok ganteng. Dikiranya perempuan seperti itu selalu pemilih, berotak dangkal, dan nggak mau kasih kesempatan pada laki-laki lain di luar tipe favorit perempuan itu.

Begitulah yang kadang terjadi pada saya. Kalau laki-laki boleh terang-terangan bilang kalau mereka selalu tertarik sama yang cantik-cantik, kenapa saya gak boleh jujur juga dengan rasa tertarik sama wajah ganteng? Gak berarti semua yang ganteng-ganteng itu selalu langsung asal saya kejar, kan? Jujur, saya juga mempertimbangkan banyak hal sebelum mutusin buat jatuh cinta dan mencintai seseorang. Saya sendiri bisa jatuh cinta pada laki-laki berikut.


1. Laki-laki yang juga bisa jadi sahabat

Pinterest

Gak tahu kenapa, banyak yang kayaknya anti jadian sama sahabat sendiri. Alasannya, kalo tidak cocok dan putus di tengah jalan dan belum tentu bisa balik sahabatan lagi. Padahal, laki-laki yang juga bisa jadi sahabat biasanya jauh lebih menghargai perempuan. Dia bisa jadi pendengar yang baik dan menghargai pendapat kekasihnya meskipun gak selalu sepakat. Selain itu, tidak terlalu mengatur dan posesif. Buat saya, itu adalah dua sifat yang mengerikan.


2. Laki-laki yang tidak hanya menilai perempuan dari wajah

filmtogo

Wajar jika seorang laki-laki suka pada perempuan yang cantik. Tapi, kalau sudah jatuh cinta, ya harus siap-siap menghadapi sisi ‘gak keren’ dari masing-masing pasangan dan bisa saling belajar dari kekurangan masing-masing. Bukan hanya asal terima, namun saling mengingatkan dengan cara yang baik-baik tanpa memaksa.

Justru ketika laki-laki melihat pacarnya kelihatan kucel dan sedih, dia bakal bertanya mengapa pacarnya sedih, bukannya komplain soal penampilannya. Begitu pula sebaliknya. Cantik dan ganteng itu relatif dan bakal berubah seiring waktu.


3. Laki-laki yang mampu diajak saling support

LinkedIn

Saya suka sedih kalau melihat perempuan yang tadinya aktif, ceria, dan banyak ikut kegiatan positif, jadi berubah total setelah pacaran. Alasannya gara-gara pacarnya suka melarang dan cemburuan. Meski ganteng, saya gak mau kalau pacar saya nantinya bakal melarang saya memiliki temen banyak, hobi nulis, dan jalan-jalan. Kalau memang beneran sayang, kan harusnya sama-sama jadi sosok yang saling support?

BACA JUGA


Pasangan dalam Film Yang Bisa Dijadikan Relationship Goals Kamu. Romantis Banget Deh! Yang Mana Favoritmu?

Pasangan dalam Film Yang Bisa Dijadikan Relationship Goals Kamu. Romantis Banget Deh! Yang Mana Favoritmu?

Yuk intip pasangan dalam film yang bisa jadi relationship goals. Mereka dapat dijadikan panutan

Read more..

Saya tertarik dengan laki-laki ganteng, itu pasti. Tapi untuk beneran suka, apalagi sampai jatuh cinta, saya punya syarat-syarat sendiri. Bahkan, meski si laki-laki gak brewok tapi memenuhi 3 kualitas ini, pasti akan saya pertimbangkan sekali, lho. Kalo menurutmu gimana, Sahabat Trivia?

#30DayWritingChallenge


Mau tahu topik-topik kekinian yang diulas secara mendalam? Cari tahu di Tahu Banget!




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Laki-Laki Ganteng Mungkin Banyak. Tapi, Hanya Laki-Laki dengan 3 Kriteria Ini yang Bisa Bikin Saya Jatuh Cinta". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ruby Astari | @rubyastari

Penulis "Reva's Tale" terbitan Ice Cube Publisher, pengajar Bahasa Inggris, penerjemah lepas, dan penulis lepas di beberapa media lain. Blog pribadinya: ruangbenakruby.com

Silahkan login untuk memberi komentar