Media Sosial dan Millennials, Maksimalkan Manfaatnya dan Hindari Dampak Buruknya. Ngaku Millennials Wajib Baca Nih!

Media Sosial dan Millennials, Maksimalkan Manfaatnya dan Hindari Dampak Buruknya. Ngaku Millennials Wajib Baca Nih!

1K
Baik disadari atau tidak, media sosial mengubah bentuk interaksi dan hubungan antar manusia. Kamu yang pemalu bisa dengan cuek mention artis atau penulis pujaanmu. Sering melihat postingan teman, cukup membuatmu merasa mengenalnya dan hubungan kalian seolah jadi dekat.

Sahabat Trivia, pernah merasa hidupmu atau orang-orang di sekitarmu berubah gara-gara media sosial?

Kini, untuk tahu kabar teman, kamu tak perlu menghubunginya, apalagi 'repot-repot' mengunjunginya, cukup buka akun media sosialnya, voila! Kamu sudah dapat informasi terbaru tentangnya. Dari Path, kamu tahu bahwa temanmu sedang travelling di Lombok, dari Instagram kamu bisa lihat gaya temanmu yang makin hari kian kece, dari Live Instagram, wah temanmu yang dulu pendiam, kini sudah jauh lebih percaya diri.

Tanpa bertanya, kamu sudah dapat jawabannya. Meskipun belum tentu jawaban yang benar, tapi itulah 'jawaban' yang orang lain tampilkan.

Baik disadari atau tidak, media sosial mengubah bentuk interaksi dan hubungan antar manusia. Kamu yang pemalu bisa dengan cuek mention artis atau penulis pujaanmu. Sering melihat postingan teman, cukup membuatmu merasa mengenalnya dan hubungan kalian seolah jadi dekat.


Evolusimediasosialdaritahunketahun

Kamu anak 90an? pasti pernah pergi ke warnet demi mengganti template Friendster biar makin kece, benar nggak? Friendster muncul di tahun 2002, meskipun tak secanggih Facebook, Friendster memiliki fitur yang memungkinkanmu mengetahui siapa yang mengunjungi halaman profilmu. Wah, nggak oke nih buat stalking-stalking. Selain berbagi testimoni, background yang bisa dikostumisasi sesuka hati, jadi daya tarik sendiri. Hayo, kamu pernah pakai widget music player atau pakai animasi-animasi glitter nggak, dulu? Selain Friendster, ada juga Myspace. Medsos yang satu ini seperti medsos versi lengkap, karena penggunanya bisa mengunggah tulisan panjang, foto, video dan musik. Kini, makin banyak fitur-fitur di media sosial yang tak akan membuat penggunanya mati gaya saat mengekspresikan diri atau sekadar ingin berbagi.


BACA JUGA


Teman Kamu Suka 'Pamer' Kemesraan di Media Sosial? Jangan Baper Dulu, 5 Alasan Ini Justru Menunjukkan Mereka Tidak Bahagia

Teman Kamu Suka 'Pamer' Kemesraan di Media Sosial? Jangan Baper Dulu, 5 Alasan Ini Justru Menunjukkan Mereka Tidak Bahagia

Duh, tahukah kamu, seseorang yang suka 'pamer' kemesraan di media sosial, justru menunjukkan hubungannya yang tidak 'sebahagia' kelihatannya ...

Read more..


7manfaatmediasosial, sudahkah kamu merasakannya?


1. Mudah terinspirasi dan menjadi lebih kreatif

Media sosial memungkinkan kita mengekspresikan diri dengan berbagai bentuk media, mulai dari gambar, animasi, suara, hingga video! Mayoritas pengguna medsos pun memaksimalkan fitur-fitur yang ada dengan mengupload kreasi mereka dalam berbagai format. Latar belakang penggunanya pun sangat beragam, mulai dari seorang desainer, artist, fotografer, atau anak SMA sekali pun bisa menunjukan kreasinya. Maka, jika dulu kita perlu ke perpustakaan untuk mencari inspirasi, sekarang tinggal scrolling timeline, cari akun atau hashtag yang sesuai, maka semua ide terpapar di layar smartphonemu.

2. Kamu dapat berteman dan terhubung dengan siapa pun

Mendapatkan teman di media sosial, semudah tap jempol dua kali di postingan orang lain.

3. Jika beruntung, kamu juga bisa bertemu dengan jodohmu!

Bethany Oslon dan Cory Staudacher saling mengenal melalui akun Instagram pada tahun 2011. Bethany tertarik saat melihat foto Cory yang diunggah oleh temannya. Dari Instagram, mereka pun berinteraksi melalui Facebook dan Twitter. Berbalas komentar, saling like foto masing-masing, hingga akhirnya bertemu di dunia nyata. Pasangan ini akhirnya berkencan dan menikah pada tahun 2014.

4. Tak ada lagi sekat dalam berkomunikasi

Sekitar tahun 2000-an, jika ingin berinteraksi dengan artis idola, kita bisa menelepon mereka, yang biasanya dijawab oleh mesin penjawab. Atau mengirimkan surat penggemar ke media cetak. Kini, menyapa idola bisa dilakukan dalam hitungan menit, bahkan detik. Tidak ada penghalang dalam komunikasi yang ingin kamu lakukan kepada siapa pun.

5. Beragam peluang bisnis bisa kamu temukan

Media sosial bukan hanya 'jalur' komunikasi dan media pengekspresian diri, lebih dari itu, terdapat banyak peluang bisnis melalui medsos. Sudah banyak kisah pengusaha muda yang sukses berkat berjualan di Instagram atau sukses menjadi selebgram.

6. Kamu semakin mudah mengetahui apa yang sedang terjadi di dunia

Jika dulu sumber informasi hanya dari buku, TV, radio atau koran, kini kamu tak perlu takut ketinggalan berita lagi. Cukup lihat apa yang trending di Twitter, atau pantau akun-akun medsos yang informatif, semua update yang terjadi bisa sampai kamu dapatkan dalam beberapa scrolling.

7. Menemukan orang-orang yang satu frekuensi denganmu!

Media sosial memberikan banyak kemudahan dari berbagai aspek kehidupan. Beragam akun yang mewakili komunitas tertentu, memudahkan kamu tergabung dalam kelompok yang satu frekuensi denganmu, sekalipun berada di kota atau negara yang berbeda.


Tapi, beragam manfaat media sosial ini selalu 'dihantui' sisi lain, yang bisa jadi justru merugikan hidupmu.

Sisigelapmediasosial yang mengintaimu


1. Menimbulkan kecanduan yang dapat menurunkan produktivitasmu

Sejumlah penelitian telah menunjukan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan dapat menimbulkan kecanduan bagi penggunanya. Pengguna aktif bahkan merasa bahwa posting sesuatu di akun medsos atau sekadar mengecek update dari orang lain, telah menjadi bagian dari hidup mereka. Maka, jangan heran jika waktu yang bisa dimanfaatkan untuk hal yang lebih produktif jadi tergadai begitu saja.

2. Merusak Self-Esteem

Penelitian terbaru menunjukan bahwa pengguna media sosial, khususnya remaja mengakses aplikasi media sosial lebih dari 100 kali dalam satu hari! Terpapar berbagai foto keren di Instagram, dapat membuat kamu merasa ‘kalah’. Maka, kita pun mulai melakukan hal yang sama: mencoba mengupload berbagai foto yang kamu anggap tak kalah keren. Mulai dari foto ootd hingga rentetan foto selfie dengan berbagai filter yang membuatmu tampak flawless dan kekinian.

Lalu, kamu mulai menyadari, bahwa dirimu yang ditampilkan di media sosial, tak 100% seperti dirimu di dunia nyata. Tanpa ada fitur filter, kamu jadi merasa tak pernah cukup dengan dirimu yang sebenarnya.

3. Ancaman cyber bullying yang mengintai

Dunia maya memungkinkan orang menjadi siapa pun. Siapa saja bisa menggunakan foto seleb favorit dan memiliki username yang tak dikenali, hingga tak ada yang akan menyangka siapa dirinya sebenarnya. Ternyata, menjadi anonim dapat membuat orang memiliki keberanian dua kali lipat dari diri yang sebenarnya loh. Tak ada yang mengenali, tak ada yang akan menghakimi apa pun yang dilakukan, maka jika ada hal yang tak mereka sukai, mereka bisa dengan lantang menyuarakannya tanpa takut menyakiti. Mereka bisa menyebarkan kebencian, tanpa takut dibenci kembali. Maka, jangan heran jika banyak netizen yang begitu mudahnya menghina, memaki, dan menebarkan kebencian tanpa kontrol diri sedikit pun. Mereka seolah aman berada di balik layar monitor atau smartphone.

BACA JUGA


Para Artis Korea Ini Pernah Dibully Netizen Lewat Media Sosial. Kicauan Para Haters yang Bikin Tak Habis Pikir!

Para Artis Korea Ini Pernah Dibully Netizen Lewat Media Sosial. Kicauan Para Haters yang Bikin Tak Habis Pikir!

Nama-nama beken artis Korea ini mungkin sudah tidak asing bagi kamu, ternyata meskipun mereka memiliki prestasi dan paras yang sempurna ...

Read more..

4. Kamu bisa terjebak dalam jebakan perbandingan yang melelahkan mentalmu

Semua pun tahu apa pun yang tampil di akun media sosial adalah hasil pilihan pemilik akun. Begitu pun kamu, bukan? Dari 10 foto selfie, tentu kamu hanya memposting foto terbaikmu. Sayangnya, tak jarang kita pun melupakan hal tersebut. Kita pikir orang dengan postingan menarik selalu memiliki kehidupan yang 100% menarik.

Sambil terus scrolling timeline, kamu melakukan proses membandingkan.

Perbandingan ini bisa membuat kamu merasa lebih baik atau justru lebih buruk. Kalau tidak superior, yah inferior. Dan tidak ada yang baik dari keduanya. Kamu jadi seperti sedang bersaing siapa yang memiliki hidup lebih baik dengan para teman di dunia maya.

5. Meningkatnya kebutuhanmu atas ‘pengakuan’ dari orang lain

Salah satu kebutuhan alami manusia adalah kebutuhan untuk merasa diterima. Sebagai mahluk sosial, hal tersebut normal saja. Kita tentu ingin bisa ‘aman’ berinteraksi dengan orang lain dan merasa disukai. Sayangnya, media sosial membuat kita bagai berkompetisi mendapatkan penerimaan dan pengakuan. Melalui retweet, love, dan sebagainya, kita mendapatkan kesenangan semu karena merasa diakui, diterima, disukai, dan membuat kita lupa mengembangkan diri secara nyata.

BACA JUGA


Fenomena Kecanduan Media Sosial, 'Lalin' Sadarkan Kita Dunia Nyata Lebih Layak Diperjuangkan

Fenomena Kecanduan Media Sosial, 'Lalin' Sadarkan Kita Dunia Nyata Lebih Layak Diperjuangkan

Kamu juga pasti menyadari dampak dari media sosial yang kadang membuatmu berusaha menampilkan sisi terbaik dari dirimu

Read more..
Penelitian menunjukan bahwa menggunakan Facebook secara berlebihan dapat merusak hubungan bagi orang dengan self-esteem yang rendah, meningkatkan kecemasan, menurunkan kontrol diri, meningkatkan narsisme, memicu frustasi dan kecemburuan. (sumber: Medical Daily)


Ketikamedia sosialmembuatkitaantisosial

Salah satu fungsi utama media sosial adalah membuat kita dapat selalu terkoneksi dengan keluarga, teman, atau orang yang bahkan tak dikenal sebelumnya. Namun, penelitian justru menunjukan bahwa terlalu banyak menggunakan media sosial dapat membuat kita merasa sendiri dan kesepian.

Penelitian yang dilakukan di University of Pittburgh menyebutkan bahwa media sosial dapat menimbulkan perasaan iri karena meyakini bahwa kehidupan orang lain jauh lebih bahagia dan sukses daripada kehidupan yang kita miliki.

Temuan lain dari penelitian ini adalah bahwa mereka yang menggunakan media sosial lebih dari dua jam dalam dua hari mendapatkan dampak 2 kali lipat merasa terisolasi daripada mereka yang menggunakan media sosial kurang dari setengah jam setiap harinya.

Selain itu, berbeda dengan interaksi tatap muka, secara virtual ternyata sulit membangun keterikatan dengan orang lain.

Walau hanya sedikit, tapi pernahkah kamu memiliki perasaan tidak nyaman saat temanmu di media sosial menunjukan kebahagiaan atau pencapaiannya?

Ratusan penelitian mengenai dampak media sosial terhadap kondisi emosional telah dilakukan. Berikut ini beberapa temuan yang mungkin tak pernah terpikir olehmu:

1. Kasus depresi ditemukan tiga kali lebih banyak pada pengguna aktif media sosial (Ethan Kross).

2. Orang yang tak lagi memakai Facebook merasa lebih senang dan lebih jarang merasa kesepian dibanding pengguna aktif Facebook (Robert Kraut)

3. Sekalipun pasif, pengguna Facebook rentan merasa iri yang dapat menurunkan kadar kebahagiaan (Kross)

4. Mendapatkan ‘likes’ dapat meningkatkan mood seseorang dan komentar positif dan dapat memberikan kepuasan tersendiri (Kraut).

Don't treat it as simple entertainment and consume everything that is put in front of you, Useit more proactively to communicate with people that you care about. Robert Kraut


Tipe-tipepenggunaInstagram


Kamu yang pengguna aktif Instagram, pasti tahu deh tipe-tipe pengguna Instagram berikut ini. Coba cek deh, kamu sendiri masuk tipe yang mana?

Cari tahu di: Tipe-Tipe Pengguna Instagram. Dari 15 Tipe Berikut, Kamu Tipe yang Mana?



Kebiasaanburukdimediasosial


Memiliki sejumlah manfaat, tak lantas menjadikan semua pengguna media sosial memanfaatkannya dengan baik. Ada saja pengguna yang kurang bijak dalam menggunakan akun media sosialnya. Nah, ini dia contoh kebiasaan-kebiasaan buruk di media sosial yang sudah saatnya tak lagi kamu lakukan.

Cari tahu di:

1. Kebiasaan Buruk di Media Sosial yang Bisa Mengancam Karier dan Masa Depanmu

2. Jangan Mengumbar Masalah dengan Pasangan di Media Sosial! Ini 7 Alasannya Permasalahan Cintamu Akan Semakin Pelik Jika Kamu Mengumbarnya di Media Sosial

3. Ini Dia 9 Kesalahan dalam Bersosial Media yang Sering Kita Lakukan Secara Tidak Sengaja

4. Tak Semua Hal Bersama Pasangan Harus Kamu Bagikan di Media Sosial. 7 Hal Berikut Sebaiknya Kamu Hindari!


Mereka yang pernah terkena masalah di media sosial

1. Rachel Maryam Jadi Korban Sidang Perdana Ahok, Bukti Kalau Kita Semua Harus Cerdas Bermedia Sosial

2. Selain Ernest Prakasa, 5 Selebriti Ini Juga Sempat Terlibat Masalah Karena Kicauannya di Media Sosial


Maksimalkan media sosialmu, begini caranya!

Cari tahu di:

1. Lelah dengan Hoax atau Berita Negatif? Mari Buat Tampilan Akun Media Sosialmu Lebih Positif dengan 7 Cara Ini

2. Manfaatkan Media Sosial Sebagai Personal Branding, Begini Rahasianya Meningkatkan Karier Pakai Akun Medsos!

3. Bisnis Online Shop di Instagram Kian Marak. Inilah 6 Cara Cepat Berjualan di Media Sosial. Tertarik Mencoba?


Sahabat Trivia, yuk maksimalkan manfaat media sosial dan hindari dampak buruknya. Jangan lupa ceritakan pengalamanmu ber-medsos di kolom komentar yah!



Penulis: Ulfa Sekar Langit

Ilustrator: Mitha



Referensi:

wersm.com, dailymail.co.uk, huffingtonpost.co.uk, Simply Measured, Business Insider,HubSpot.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Media Sosial dan Millennials, Maksimalkan Manfaatnya dan Hindari Dampak Buruknya. Ngaku Millennials Wajib Baca Nih!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Trivia | @triviaid

Real stories of real life people

Silahkan login untuk memberi komentar

CREATE ARTICLE

Hey awesome, Join our TRIVIA community
"create articles and get the fans "

Most Views of This Week