Mencoba

photo credit: pexels

Mencoba "Memuji Tanpa Tapi, Dua Pelajaran Penting Inilah yang Saya Rasakan

381
Bukan cuma membahagiakan orang lain, Gerakan Memuji Tanpa Tapi juga bisa membuat auramu lebih positif. Yuk ikutan!

Saat ini, boleh jadi tak ada batasan pasti antara memuji dan berbasa-basi. Banyak orang yang mengira bahwa tak ada pujian yang tak memiliki tendensi dan semua pasti berakhir dengan “tapi”. Saya pun tak yakin apakah “tapi” dalam hal memuji adalah pembeda antara yang ikhlas dan yang hanya berbasa-basi.


Membiasakan "memuji tanpa tapi" membuat saya merasa lebih baik

photo credit: Reader's Digest

Sekali waktu saya berpikir, bukankah lebih menyenangkan mendengarkan pujian yang tulus tanpa harus berdegup menunggu kata “tapi”? Bukankan setiap orang mengharapkan sebuah apresiasi untuk hal-hal kecil yang dilakukan tiap hari?

Berawal dari hal itulah, saya berkeinginan untuk membuat sebuah social experiment sederhana yang saya sebut “Gerakan Memuji Tanpa Tapi”. Sebuah gerakan yang saya mulai dari rumah dan diri sendiri. Sebuah gerakan untuk mengarahkan diri agar lebih baik lagi.


Saya jadi mudah berfokus pada sisi positif karena tak semua hal perlu dikritisi

photo credit: Reader's Digest

Sebetulnya, saya tidak menemukan kendala berarti saat menjalankan gerakan ini. Setiap bentuk pujian dan apresiasi untuk orang lain, mampu saya filter hingga tak lagi pernah keluar kata “tapi”. Saya pun menjadi terbiasa untuk menitikberatkan sesuatu pada sisi positifnya saja. Karena ternyata memang tak semua hal butuh dikritisi. Walaupun hal serupa tak terjadi dalam hidup saya.

Pujian yang saya terima, baik dari orang terdekat maupun orang yang baru saja berjumpa, tak ubahnya dengan uang dua sisi. Selalu saja dijatuhkan dengan kata “tapi” setelah sebelumnya ditinggikan dengan berbagai ucapan manis yang menyentuh hati.

BACA JUGA


Social Experiment, Ternyata Ini Dampak Menyapa dan Memuji Orang-Orang Seharian. Kamu Wajib Mencobanya Nih!

Social Experiment, Ternyata Ini Dampak Menyapa dan Memuji Orang-Orang Seharian. Kamu Wajib Mencobanya Nih!

Saya mencoba untuk menyapa dan memuji orang-orang di sekitar selama seharian. Penasaran seperti apa hasilnya? Simak ya

Read more..

Saya kemudian mengambil konklusi. Boleh jadi memang begitu standar orang dalam mengapresiasi. Tak apa. Saya terima saja.

Karena saya membuat “Gerakan Memuji Tanpa Tapi” bukan untuk siapa pun kecuali diri saya sendiri. Agar saya bisa lebih ikhlas memuji. Agar ucapan saya menjadi kebaikan dan alasan orang lain tersenyum sepanjang hari.

Semoga nanti akan ada lebih banyak orang yang bergabung dalam gerakan ini.

Semoga nanti akan ada lebih banyak orang yang berhasil mengalahkan egonya untuk bisa memuji tanpa tapi.




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Mencoba "Memuji Tanpa Tapi, Dua Pelajaran Penting Inilah yang Saya Rasakan". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Chella Isk | @Chellaisk

Silahkan login untuk memberi komentar