Mengalami Kehilangan Terbesar dalam Hidup Membuat Saya Bersyukur Karena Bisa Menemukan Hal-Hal yang Lebih Bermanfaat dan Berwarna. Jangan Pernah Putus Asa pada Rasa Kehilangan!

Mengalami Kehilangan Terbesar dalam Hidup Membuat Saya Bersyukur Karena Bisa Menemukan Hal-Hal yang Lebih Bermanfaat dan Berwarna. Jangan Pernah Putus Asa pada Rasa Kehilangan!

648
Tak ada yang ingin merasakan sebuah kehilangan. Namun, mempersiapakan diri untuk sebuah rasa sakit tentu tak ada salahnya bukan.

“Apa pun yang hilang dari kehidupan ini karena diambil Allah atau pun diambil manusia kelak pasti akan tergantikan dengan yang lebih baik untuk kehidupan kita”

Dalam kehidupan ini, tak ada seorang pun yang ingin merasakan sebuah kehilangan, baik kehilangan harta ataupun kehilangan orang yang dicintai. Namun, sudah menjadi sebuah hukum alam bahwa setiap manusia pasti akan merasakan sebuah kehilangan. Kehilangan harta benda, kehilangan teman, kehilangan orang tua, bahkan kehilangan belahan jiwa.


Kehilangan terbesar dalam hidup saya

photo credit: herdotie

Tak pernah sekalipun terlintas dalam benak saya bahwa saya akan mengalami episode kahilangan. Kalau kehilangan harta, uang, atau benda yang sifatnya remeh temeh adalah hal biasa dan mudah untuk diikhlaskan. Namun, jika kehilangan belahan jiwa tanpa ada firasat apa pun rasanya dunia ini runtuh.

Kehilangan pasangan yang beberapa jam yang lalu masih tersenyum, bercanda, dan bermanja. Tiba-tiba saya mendapat kabar tinggal jasadnya yang tersisa nyawanya telah membumbung ke langit. Ini seolah menjadi mimpi buruk yang tak akan pernah hilang. Saya berpikir hidup saya akan berakhir atau kelanjutan hidup saya akan semakin berat dan sulit. Bayang-bayang masa depan yang sangat suram tanpa sosok imam yang melindungi pun muncul.


Kehilangan yang harus dihadapi

Menghadapi kehilangan adalah proses panjang untuk kembali move on menjalani hidup. Membutuhkan energi yang besar untuk berdamai dengan kenyataan, belum lagi keluarga yang tak kalah terluka. Menjadi sosok yang harus kuat di hadapan orang lain bukan hal yang mudah terlebih pada kenyataannya diri ini sangat rapuh.

Sebagai makhluk yang beriman tentu mengikhlaskan sebuah kehilangan tidak cukup untuk diucapkan, tetapi lebih kepada perbuatan nyata. Ikhlas adalah pelajaran panjang, mudah untuk diucapkan, tetapi sulit untuk dilakukan. Ada kalanya mulut dan hati berkhianat akan keikhlasan yang diucapkan.


Proses mengubah duka menjadi suka

photo credit: abeautifulmess

Menyalurkan energi duka menjadi hal yang bermanfaat adalah sebuah usaha untuk mengobati hati yang luka. Belajar dari anak saya yang sulung, dia rajin menulis surat untuk sang Ayah yang tak mungkin membaca surat-surat tersebut. Namun, dengan menulis surat setidaknya menjadi obat rindu kepada sang Ayah. Dengan begitu, segala perasaan dalam sepucuk surat membuat beban rindu menjadi lebih berkurang.

Menulis menjadi pilihan bagi saya berbagi rasa, menuangkan apa yang di hati menjadi hal yang positif. Menulis menjadi terapi jiwa saya yang depresi karena kehilangan kekasih halal. Menulis status facebook, menulis di blog, dan menulis artikel hingga menulis menjadi kegiatan yang menyenangkan sekali.


Menulis menjadi terapi paling ampuh

Berawal dari menulis aktif di beberapa media sosial membuat saya mengenal banyak orang. Berjalannya waktu saya bergabung dalam beberapa komunitas, baik komunitas menulis, komunitas sosial juga komunitas bisnis. Hidup saya menjadi sangat berwarna dan penuh manfaat bagi orang lain.

Saya telah mengalami kehilangan satu orang dalam hidup, tetapi Allah menggantikan dengan begitu banyak hal yang penuh manfaat. Mengenal dunia menulis yang membuat saya belajar tentang banyak hal dan menemukan dunia baru yang penuh warna. Mengenal dunia komunitas menjadikan aku memiliki banyak teman dari berbagai karakter dan berbagai profesi dari berbagai daerah bahkan berbeda negara.

BACA JUGA


Serunya Menjadi Volunteer. Berikut 5 Kegiatan Volunter yang Wajib Kamu Coba, di Perpustakaan Taman Bacaan Pelangi  Salah Satunya!

Serunya Menjadi Volunteer. Berikut 5 Kegiatan Volunter yang Wajib Kamu Coba, di Perpustakaan Taman Bacaan Pelangi Salah Satunya!

Menjadi seorang relawan memang gampang-gampang susah. Selain bertugas untuk membantu orang atau lingkungan yang sedang dalam keadaan sulit, ...

Read more..

Sahabat Trivia, jangan pernah takut dengan bayang-bayang kehilangan. Lalui saja dan biarkan Allah yang menunjukan hikmah dibalik setiap ujian. Kehilangan memang menyakitkan. Tapi, akan ada ganti yang lebih indah ketika keikhlasan yang kita usahakan. Tak ada yang ingin merasakan sebuah kehilangan. Namun, mempersiapakan diri untuk sebuah rasa sakit tentu tak ada salahnya bukan.






Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Mengalami Kehilangan Terbesar dalam Hidup Membuat Saya Bersyukur Karena Bisa Menemukan Hal-Hal yang Lebih Bermanfaat dan Berwarna. Jangan Pernah Putus Asa pada Rasa Kehilangan!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ika Ummuarrahma | @Ummuarrahma

Singel mom dengan 2 putri, bekerja sebagai perawat di metro lampung. Menulis adalah hal yang di sukai karena dengan menulis menjadi sarana untuk berbagi informasi, berbagi manfaat dan menjadi warna baru bagi sebuah kehidupan.

Silahkan login untuk memberi komentar