Perempuan Jangan Takut Kuliah Jurusan Teknik. Ini 7 Keseruan Kuliah yang Saya Alami di Teknik Elektro

credhit photo: womanonbussines

Perempuan Jangan Takut Kuliah Jurusan Teknik. Ini 7 Keseruan Kuliah yang Saya Alami di Teknik Elektro

1.9K
Teknik elektro bukan jurusan yang populer di mata perempuan. Padahal saya sudah S2 dengan jurusan yang sama. Sebuah kejadian seminggu yang lalu membuat saya teringat alasan saya memilih jurusan ini.

Jurusan teknik bukanlah jurusan favorit untuk perempuan. Ada beberapa jurusan teknik yang memiliki jumlah mahasiswi yang sangat sedikit. Bahkan, perbandingan antara mahasiswi dengan mahasiswa bisa mencapai 1:10. Akan tetapi, saya mantap kuliah di jurusan teknik elektro karena berbagai pertimbangan.

Minggu lalu, saya pulang ke Malang. Pada pertemuan keluarga, sepupu saya bertanya tentang dunia kuliah. Jurusan apa yang sebaiknya dia masuki. Barangkali kebingungan yang dia alami agak terlalu awal. Namun, saya mengerti bahwa dia ingin mempersiapkan segala sesuatunya sebelum seleksi penerimaan mahasiswa baru.

Pertanyaan-pertanyaan itu membawa saya kembali teringat pada masa pencarian jurusan untuk kuliah. Saya juga mengalami kebingungan dan kegalauan ketika memilihnya. Kedua kakak lelaki dan perempuan saya yang sudah mengambil jurusan teknik mesin memberi saran saya untuk mengambil jurusan teknik elektro. Kakak perempuan saya menyarankan untuk mengambil jurusan elektro karena kegemaran saya di bidang fisika khususnya listrik.

Mereka membuka rahasia dan pengalaman mereka selama menjadi mahasiswa jurusan teknik. Misalnya, kengerian masa orientasi di fakultas teknik yang dilaksanakan selama enam bulan serta penuh dengan tuntutan fisik yang kuat. Bahkan, cerita tentang tugas dan perlakuan dosen juga melengkapi kengerian saya dan sempat membuat saya gentar.

Singkat cerita, saya diterima di jurusan teknik elektro di universitas yang sama dengan kakak-kakak saya. Ketakutan dan cerita-cerita itu memang akhirnya saya alami. Namun, saya tiba-tiba merindukan masa itu. Kenangan yang tidak saya dapatkan lagi ketika saya memutuskan untuk melanjutkan ke jenjang pasca sarjana. Masa–masa yang indah dan seru ketika menjadi satu-satunya perempuan dalam sebuah kelompok. Inilah hal-hal seru yang saya rasakan ketika memasuki jurusan teknik elektro.

BACA JUGA


Bingung Melanjutkan Kuliah di Jurusan Apa? 9 Jurusan Populer di Indonesia Ini Bisa Kamu Jadikan Pilihan

Bingung Melanjutkan Kuliah di Jurusan Apa? 9 Jurusan Populer di Indonesia Ini Bisa Kamu Jadikan Pilihan

“Gantungkan cita-citamu setinggi gunung, sedalam lautan, bahkan seluas belantara hutan. Karena selapar apapun kita nanti, ilmu tidak akan ...

Read more..


1. Saya merasa lebih aman

photo credit: shuterstock

Sebagai salah satu perempuan yang tergolong minoritas di jurusan ini, saya merasa tidak ada yang perlu ditakuti. Teman-teman lelaki saya selalu membuat saya merasa aman. Meskipun tugas dan ujian mengharuskan saya begadang di kampus, mereka akan selalu siap mengingatkan dan mengantarkan pulang tanpa saya meminta. Mereka juga akan turun tangan saat ada tugas-tugas seperti menyolder komponen, membuat rangkaian listrik yang rumit, dan tugas yang membuat saya pusing lainnya.


2. Saya lebih memperhatikan penampilan

photo credit: blogtokounix

Ternyata, berteman dengan banyak lelaki tidak serta-merta membuat saya bebas memakai pakaian sesuka hati. Beberapa teman justru lebih sering mengkritisi penampilan saya. Misalnya, mereka tidak segan mengatakan, “kayaknya kerudungmu hari ini enggak match sama bajumu deh.” Ketika kalimat itu dikatakan oleh teman perempuan, mungkin akan terasa biasa saja. Tapi, ketika mendengarnya dari teman lelaki, rasanya perpaduan pakaian tersebut benar-benar tidak akan bisa dipakai lagi.

BACA JUGA


Ingin Wajah Lebih Cerah Saat Masuk Kuliah? Ini 7 Langkah Mudah Facial di Rumah

Ingin Wajah Lebih Cerah Saat Masuk Kuliah? Ini 7 Langkah Mudah Facial di Rumah

Sebentar lagi kamu akan masuk sebagai mahasiswa baru. Untuk menyambut hari pertama kuliahmu, kamu ingin merawat wajah agar lebih bersih dan ...

Read more..


3. Mental saya jadi terasah

photo credit: tonysblog

Pergaulan dan kegiatan belajar memberikan sedikit perbedaan bagi saya ketika mayoritas teman-teman kuliah adalah lelaki. Saya kerap menjadi satu-satunya perempuan di kelas dan dosen sering menunjuk saya karena dianggap paling bertanggung jawab. Hal ini membuat saya lebih termotivasi dalam belajar.

Di samping itu, saya jadi terbiasa berpikir dengan cara lelaki yang lebih terbuka dan logis. Perkataan mereka yang cenderung to the point melatih kesabaran dan mental saya. Belum lagi, tugas dari dosen yang tidak pandang gender. Saya pun terbiasa bekerja keras agar bisa berprestasi di perkuliahan.


4. Menghargai persahabatan dengan sahabat perempuan

photo credit: globalbeauties

Dari pagi hingga malam selalu berkutat dengan tugas yang isinya lelaki, terkadang membuat saya sangat merindukan hang-out dan bercerita dengan sahabat perempuan saya. Berteman dengan perempuan memang lebih nyaman, oleh karena itu saya sangat menjaga hubungan persahabatan dengan teman perempuan satu jurusan. Kami jadi sering mengadakan acara mingguan khusus wanita seperti pajamas party atau rujakan.


5. Lebih cekatan melakukan pekerjaan wanita

photo credit: us news

Bayangkan sebuah situasi ketika kampusmu sedang mengadakan event. Jika kamu kuliah di jurusan dengan mayoritas mahasiswi, kamu mendapat peluang kecil untuk mendapat tugas sebagai bendahara, sekretaris, atau seksi konsumsi. Akan tetapi, karena kuliah di jurusan teknik elektro, saya sering kebagian tugas tersebut. Saya jadi semakin ahli dalam menghitung anggaran. Saya pun hafal penjual makanan yang murah, enak, dengan porsi yang banyak.


6. Kamu akan lebih mengenal dan memahami berbagai tipe lelaki

photo credit: shutterstock

Saya adalah ‘tempat sampah’ bagi teman lelaki saya. Mereka sering curhat tentang berbagai masalah. Dari mulai kisah cinta, menghadapi dosen, sampai perseteruan keluarga. Dengan begitu, saya jadi mengenal berbagai tipe lelaki dan berkesempatan mempelajari karakter lelaki.


7. Pengalaman unik dan berbeda

photo credit: 2 bp

Kalau kamu anggap keluar-masuk kos lelaki tabu, tidak demikian dengan mahasiswi jurusan teknik. Ada kalanya saya terpaksa mendatangi kos teman saya karena tuntutan tugas kuliah. Ternyata, sebagian besar teman lelaki saya punya kamar yang lebih rapi daripada kamar saya. Tak hanya itu, mereka juga sering mengajak saya pergi ke tempat-tempat yang tidak mungkin saya datangi bersama teman perempuan.

Contohnya: saya pernah diajak pergi mengunjungi gank Dolly yang terkenal di Surabaya, ketika seusai kami melakukan tes di sebuah perusahaan di sana. Saya sangat penasaran dan tidak menolak ajakan itu. Kami berlima berangkat menggunakan mobil, sedangkan saya perempuan sendiri di rombongan itu bersembunyi di jok belakang. Kami hanya melewatinya sekali itu saja dan itu sungguh merupakan pengalaman yang mendebarkan!


Girls, apakah kamu masih takut kuliah di teknik? Mungkin awalnya kamu merasa 'sengsara' dengan tugas-tugas kuliah. Namun, pada akhirnya kamu akan merasa mentalmu lebih terasah saat kuliah di teknik. Kamu akan menjadi perempuan yang lebih tangguh dan siap dalam situasi buruk apapun!

BACA JUGA


11 Tips Mengatur Waktumu Agar Kamu Tak Lagi Sering Menunda Mengerjakan Tugas Kuliah

11 Tips Mengatur Waktumu Agar Kamu Tak Lagi Sering Menunda Mengerjakan Tugas Kuliah

Kadang keterbatasan waktu yang kamu miliki mengakibatkan tugasmu tidak dapat diselesaikan dengan baik. Bahkan, tugas dari dosen yang datang ...

Read more..



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Perempuan Jangan Takut Kuliah Jurusan Teknik. Ini 7 Keseruan Kuliah yang Saya Alami di Teknik Elektro". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ceri Ahendyarti | @ceriahend

cerired.wordpress.com

Silahkan login untuk memberi komentar

CREATE ARTICLE

Hey awesome, Join our TRIVIA community
"create articles and get the fans "

Most Views of This Week