Gawat! Salju Turun di Gurun Sahara! Nih, 5 Langkah Kurangi Dampak Perubahan Cuaca Ekstrem yang Perlu Kamu Lakukan

Source: Pexels

Gawat! Salju Turun di Gurun Sahara! Nih, 5 Langkah Kurangi Dampak Perubahan Cuaca Ekstrem yang Perlu Kamu Lakukan

396
Salju yang turun di Gurun Sahara adalah yang ketiga kalinya dalam kurun waktu 40 tahun. Cuaca yang ekstrem ini menjadi indikasi bahwa perubahan cuaca itu ada.

Masih segar di ingatan kita bagaimana di akhir tahun 2017 cuaca ekstrem melanda sebagian besar kota di Indonesia. Masyarakat yang tinggal di Pulau Jawa dan Sumatera bahkan harus merasakan siklon tropis Dahlia dalam porsi yang besar, sehingga berakibat banyaknya bencana yang terjadi di beberapa daerah. Selain peralihan musim, bencana yang belakangan terjadi di Indonesia bisa disebabkan oleh perubahan cuaca. Penggunaan bahan bakar minyak yang berlebihan, limbah serta polusi yang dihasilkan oleh pabrik membuat bumi kita setiap harinya menampung banyak limbah.

Hal ini diperparah dengan kurang pekanya masyarakat Indonesia untuk menjaga lingkungan dan merawat ruang terbuka hijau. Namun bencana akibat cuaca ternyata bukan hanya melanda masyarakat Indonesia. Belakangan ini, salju yang turun di Gurun Sahara membuat banyak pihak merasa bahwa bumi sudah semakin tua. Es di kutub yang tiap harinya berkurang ketebalannya bisa menjadi contoh lain bagaimana perubahan cuaca nyata di depan mata kita semua.

Sebagai generasi muda, ini adalah giliran kamu untuk mencegah atau mengurangi dampak perubahan cuaca. 5 tips di bawah ini merupakan langkah kecil yang nggak susah kamu lakukan, yuk, kita sama-sama rawat bumi kita untuk generasi mendatang.


1. Memilih mode transportasi umum

Source: Pexels

Kendaraan pribadi merupakan salah satu penyumbang terbesar dari polusi udara. Oleh karena itu, kamu sebagai generasi muda sudah harus membudayakan penggunaan transportasi umum supaya mengurangi dampak polusi kendaraan pribadi. Tapi, akan lebih baik lagi jika kamu memilih berjalan kaki atau bersepeda, selain mengurangi polusi, kamu juga membuat badan kamu lebih bugar dan sehat.


2. Hemat air

Source: Pexels

Perubahan cuaca sangat memengaruhi volume air dunia. Tahukah kamu bahwa hampir 2,7 juta populasi dunia mengalami kelangkaan air? Jika budaya hemat air tidak segera dilakukan, pada tahun 2025, ilmuwan memprediksi seluruh dunia akan mengalami kesulitan air.


3. Menghabiskan makanan dan membeli makanan organik

Source: Pexels

Dengan membeli makanan organik kamu akan mengurangi penggunaan bahan kimia dalam proses produksi. Selain itu, menghabiskan makananmu adalah cara lain untuk mengurangi perubahan cuaca, karena faktanya sisa makanan juga memengaruhi perubahan cuaca.


4. Kurangi penggunaan listrik

Source: Pexels

Cara termudah untuk menghemat listrik adalah matikan lampu jika tidak digunakan, cabut kabel dari stopkontak dan jangan lupa matikan saklar dari berbagai benda elektronik. Atau cara lainnya adalah membeli lampu LED yang lebih hemat energi.


5. Gunakan produk kemasan yang ramah lingkungan

Source: Pexels

ketika kamu berbelanja di pasar swalayan atau minimarket, bawalah kantong belanja sendiri. Atau jika memungkinkan, gunakan kemasan belanja yang ramah lingkungan seperti kantong kertas.

BACA JUGA


Sakit Flu Menghambat Aktivitasmu? Coba 5 Tips Ampuh Atasi Flu di Tengah Cuaca Ekstrem

Sakit Flu Menghambat Aktivitasmu? Coba 5 Tips Ampuh Atasi Flu di Tengah Cuaca Ekstrem

Buat kamu yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah atau sering terkena flu, biar kamu tetap bisa beraktivitas dengan tenang dan nyaman, ...

Read more..

Selain melakukan lima langkah sederhana di atas, perubahan cuaca tak akan bisa berhasil oleh individu saja. Tularkan semangat kamu kepada lingkungan sekitar rumahmu untuk mengubah budaya yang bisa memperparah perubahan cuaca. Sebagai generasi muda, sudah saatnya kamu peka terhadap bumi yang semakin tua demi anak cucumu nanti.




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Gawat! Salju Turun di Gurun Sahara! Nih, 5 Langkah Kurangi Dampak Perubahan Cuaca Ekstrem yang Perlu Kamu Lakukan". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ikrimah Haq | @ikrimahfajrulhaq

Silahkan login untuk memberi komentar