Sering Jadi Tempat Curhat, Inilah 4 Pelajaran Tak Ternilai yang Saya Dapatkan

Sering Jadi Tempat Curhat, Inilah 4 Pelajaran Tak Ternilai yang Saya Dapatkan

640
“Daripada menghitung kesukaran Anda, cobalah menjumlahkan berkat-berkat yang telah Anda terima!” –Dr. Geoffrey Still

Sebagai konselor saya, mau tidak mau, sempat tidak sempat, suka tidak suka, sering menjadi tempat curhat orang lain, baik yang lebih muda, sebaya atau bahkan jauh lebih tua dari saya. Sebagai kepala sekolah elementary school, kadang yang curhat ke saya bukan hanya guru dan orang tua murid, tetapi juga murid itu sendiri. Ternyata, asyik juga mendengarkan curhatan mereka. Seorang gadis kecil, sebut saja namanya Angel, bisa curhat di ruang kepala sekolah tentang betapa disiplinnya sang ayah mendidiknya. Seorang pemudi curhat sambil menangis bahwa orang tuanya tidak setuju dia pacaran dengan orang yang berbeda suku dan agama. Seorang nenek curhat bahwa dirinya kesepian dan tak seorang pun memperhatikannya.

Dari perjumpaan dengan merekalah, saya mendapatkan 4 manfaat tak ternilai. Berikut ulasannya.


1. Saya belajar agar bisa dipercaya

Ini poin paling penting yang saya rasakan. Jika saya tidak dapat dipercaya, mereka tidak mungkin datang kepada saya. Nah, sebagai tempat curhat, saya belajar agar terus-menerus bisa dipercaya. Posisi sebagai tempat curhat menjadikan saya belajar untuk punya integritas. Tanpa integritas, siapa lagi yang percaya kepada saya?


2. Saya belajar agar tidak perlu jatuh ke lubang yang sama

“Experience is the best teacher.” Begitu yang sering saya dengar.

Pengalaman adalah guru yang terbaik. Namun, bagi saya, “Belajar dari pengalaman orang lainlah yang merupakan guru terbaik.”

Mengapa? Jika pengalaman itu sesuatu yang baik dan konstruktif, saya bisa belajar menyerapnya dan menerapkannya dalam hidup saya sendiri. Namun, jika pengalaman itu buruk dan traumatis, hal ini akan memperkuat early warning system di dalam diri saya. “Awas, hati-hati. Jangan melakukan hal yang sama jika tidak ingin mati konyol!” begitu teriak suara hati saya. Atas seizin orang yang curhat dengan saya, kisah mereka bisa bermanfaat bagi orang lain jika saya tuliskan. Dari curhatan inilah lahir tulisan saya baik berupa puisi, cerpen, artikel sampai buku.


3. Saya belajar untuk (lebih) sabar

photo credit: K104

Sebagai pembicara publik, tuntutan profesi saya membuat saya lebih banyak bicara ketimbang mendengar. Nah, jika saya menjadi tempat curhat, saya belajar untuk membuka telinga lebar-lebar dan menutup mulut rapat-rapat. Saya jadi mengerti mengapa Tuhan menciptakan dua telinga dan satu mulut, yaitu agar kita lebih banyak (lebih dulu) mendengar ketimbang bicara. Kebiasaanorang-orang yang efektif menurut Stephen R. Covey adalah “Seek first to understand, then to be understood.” Saya belajar untuk memahami orang lain lebih dulu ketimbang sekadar minta dipahami. Ternyata belajar mendengar berkorelasi langsung dengan kesabaran.


4. Saya belajar untuk (lebih) bersyukur

photo credit: 247jackie365

Dengan mendengar keluh kesah orang lain, saya jadi bisa bersyukur tentang kehidupan saya sendiri. Jangan salah paham dulu. Saya tidak merasa bersyukur atas kemalangan orang lain, tetapi bersyukur bahwa apa yang saya alami tidak sebanding dengan apa yang orang lain alami. Kita seringkali jatuh dalam rasa mengasihani diri sendiri. Penyakit self-pity ini, jika kita pelihara terus, akan berubah menjadi self-destruction. Jika kita terus menganggap diri kitalah orang paling malam di dunia, cepat atau lambat, ‘mesiu kelabu’ itu akan menjadi bom waktu dan meledak sewaktu-waktu.

BACA JUGA


Mencari Ketenangan Hati? Inilah 8 Manfaat yang Saya Dapat Saat Mengkaji Kitab Suci

Mencari Ketenangan Hati? Inilah 8 Manfaat yang Saya Dapat Saat Mengkaji Kitab Suci

Saya akhirnya mencoba menekuni kitab suci, Al-Quran dan saya mendapatkan 8 manfaat ini

Read more..

Inilah 4 manfaat menjadi tempat curhat. Kiranya bermanfaat!

“Daripada menghitung kesukaran Anda, cobalah menjumlahkan berkat-berkat yang telah Anda terima!” –Dr. Geoffrey Still

Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Sering Jadi Tempat Curhat, Inilah 4 Pelajaran Tak Ternilai yang Saya Dapatkan". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


XavierQuentin Pranata | @xavierquentinpranata

CREATE ARTICLE

Hey awesome, Join our TRIVIA community
"create articles and get the fans "

Most Views of This Week