Sosok-Sosok Ini Memiliki Gangguan Mental Psikologis. Di Balik Karya Gemilangnya, Mereka Ubah Kekurangan Menjadi Kelebihan. Belajar dari Mereka Yuk!

Sumber gambar: hd wallpaper

Sosok-Sosok Ini Memiliki Gangguan Mental Psikologis. Di Balik Karya Gemilangnya, Mereka Ubah Kekurangan Menjadi Kelebihan. Belajar dari Mereka Yuk!

865
Sebuah kekurangan bukanlah halangan untuk terus berkarya dan menghasilkan suatu hal positif bagi orang lain. Kamu harus bisa mengubah kekurangan yang kamu miliki menjadi sebuah kelebihan yang bisa menginspirasi orang lain.

Manusia tidak ada yang sempurna. Kita semua memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Seringkali kamu merasa minder dengan kekukarangan yang kamu miliki. Bahkan, kamu sampai lupa harus bersyukur akan kelebihan yang kamu miliki. Sebuah kekurangan bukanlah halangan untuk terus berkarya dan menghasilkan suatu hal positif bagi orang lain. Kamu harus bisa mengubah kekurangan yang kamu miliki menjadi sebuah kelebihan yang bisa menginspirasi orang lain.

Sosok-sosok berikuti telah menjadi bukti nyata. Siapa sangka, di balik kegemerlapan hidupnya, mereka sedang berjuang melawan suatu penyakit. Penyakitnya pun tidak main-main, yaitu penyakit mental dan psikologis. Tipe penyakit ini sangatlah menyakitkan bagi para penderitanya karena banyak yang mengidapnya justru tersingkirkan dari masyarakat. Namun, itu bukanlah satu halangan untuk mereka terus berkarya. Yuk, simak kisah mereka yang bisa kamu jadikan contoh agar tidak minder dengan kekuranganmu.



Pete Wentz

Pete Wentz - sumber foto: adweek
sumber foto: adweek

Penggemar musik awal 2000-an pastinya pernah mendengar band Fall Out Boy. Salah satu pentolan mereka, Pete Wents si pembetot bass, telah berkali-kali merasakan depresi yang sangat dalam. Mungkin kamu berpikir ini adalah efek samping dari kesibukannya bermusik. Tapi nyatanya ia telah mengalami hal tersebut sejak masih jaman sekolah. Bahkan, ia sampai pernah mencoba bunuh diri. 

Di satu kesempatan ia berkata depresi ini telah membuatnya lemah. Namun, tetap saja ia berhasil mengalihkannya dengan bermain musik. Pada tahun 2005, album 'From Under The Cork Tree' milik bandnya berhasil meraih double-platinum.



David Beckham

David Beckham - Sumber gambar: hd wallpaper
Sumber gambar: hd wallpaper

Setiap pesepakbola pastinya mengidam-idamkan kehidupan seperti David Beckham. Karir yang berkilau, menjadi selebriti papan atas sejak muda, serta memiliki istri yang cantik. Sudah menjadi rahasia umum Becks, panggilan akrabnya, adalah pengidap Obsessive Compulsive Disorder (OCD).

Alhasil, ia selalu ingin semuanya tampak bersih dan sempurna. Ia ingin segala sesuatu hadir secara berpasangan, terkoordinasi, dalam satu garis lurus. Meskipun begitu, karirnya malah semakin menanjak selepas pensiun dari lapangan hijau. Ia kini menjadi model beberapa brand papan atas dunia.



Michael Phelps

Michael Phelps - Sumber gambar: walldevil
Sumber gambar: walldevil

Michael Phelps adalah atlet renang yang telah menjadi pusat perhatian dunia beberapa tahun belakangan. Ia adalah pemegang rekor Olimpiade dunia sebagai atlet peraih medali terbanyak sepanjang sejarah. 

Semasa kecil, ia mengidap Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau ADHD. Keadaan ini membuat mengalami gangguan bersekolah sampai ia berusia 9 tahun. Ia mencoba beberapa cara mengatasinya sampai menemukan cara paling efektif baginya, yaitu berenang. Berenang menjadi 'teknik pengobatan' yang pada akhirnya membuat ia menjadi seorang juara dunia di cabang olahraga ini. 



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Sosok-Sosok Ini Memiliki Gangguan Mental Psikologis. Di Balik Karya Gemilangnya, Mereka Ubah Kekurangan Menjadi Kelebihan. Belajar dari Mereka Yuk!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Jeffry Alexander | @jeffryal

Mencari dan berbagi informasi di dunia maya

Silahkan login untuk memberi komentar