Stop Sebar Berita Hoax! 7 Cara Ungkap Kebenaran Berita yang Harus Kamu Lakukan Sebelum Percaya dan Menekan Tombol Share

Stop Sebar Berita Hoax! 7 Cara Ungkap Kebenaran Berita yang Harus Kamu Lakukan Sebelum Percaya dan Menekan Tombol Share

2.1K
Jangan-jangan tanpa sadar kita telah 'membantu' pihak-pihak yang memiliki niat buruk. Jangan mau jadi penyebar berita hoax apalagi ikut 'termakan' berita palsu tersebut.

Hoax atau berita palsu pasti sudah tak asing lagi kamu temui di media online. Mulai dari media sosial hingga group chat bagai lahan 'empuk' untuk oknum-oknum tertentu menyebarkan berita hoax. Berita hoax biasanya bersifat kontroversial dan memancing emosi bahkan ketika baru membaca judul berita. Alhasil, pembaca yang terpengaruh, buru-buru menekan tombol share, bahkan tanpa membaca isi berita dan jeli terhadap kebenaran berita. Pada dasarnya, banyak dari kita yang cenderung hanya mendengar apa yang ingin kita dengar, sehingga ketika ada berita yang 'mendukung' pandangan yang kita miliki, tanpa pikir panjang, kita ingin semua orang pun tahu.

Tapi, pemikiran sempit seperti itu tentu tak hanya merugikan diri sendiri tapi banyak orang lain. Bagaimana jika ternyata berita hoax tersebut memfitnah orang tak bersalah? Jangan-jangan tanpa sadar kita telah 'membantu' pihak-pihak yang memiliki niat buruk. Jangan mau jadi penyebar berita hoax apalagi ikut 'termakan' berita palsu tersebut. Inilah 7 cara yang bisa kita lakukan untuk ungkap kebenaran berita.


1. Cari tahu dan kunjungi sumber tulisan


Pernah mendengar berita di atas? Tenang, berita tersebut sudah dibuktikan tidak benar. Nah, jika mendapat berita-berita yang cenderung unik atau kontroversial, tak jarang kita terburu-buru menyebarkannya pada teman yang lain. Tapi, coba bayangkan kerugian pihak-pihak yang jadi 'tersangka' di berita yang bikin heboh seperti itu. Langkah pertama yang wajib kita lakukan adalah mengecek sumber berita. Sebelum semakin terpengaruh, coba lihat sumber tulisan dan kalau perlu kunjungi situs asli yang pertama kali menerbitkan berita tersebut.


2. Cek apakah semua berita di sumber tersebut bersifat kontroversial dan meragukan

photo credit: HelloTech Blog

Siapa saja dapat memiliki domain website dengan mudah. Maka, tak mengherankan ada saja pihak yang memanfaatkannya dengan niat yang buruk. Kunjungi situs sumber tulisan dan coba lihat apakah semua berita yang ditampilkan di situs tersebut memang bersifat 'mengejutkan' dan kontroversial. Situs-situs seperti ini baisanya menggunakan judul atau gambar yang membuat pembaca kaget.

Selain itu, cobalah untuk teliti pada nama sumber, kadang ada yang menggunakan nama yang mirip dengan sumber terpercaya namun dengan menambahkan tanda titik atau spasi, misalnya BBCNews menjadi BBC-News.


3. Cek apakah sumber rujukan mengatakan hal yang sama


Tak sedikit berita yang tersebar di media online mengatasnamakan sumber-sumber lain yang dianggap sudah terpercaya. Alhasil kita yang membaca sekilas akan cepat merasa yakin. Nah masalahnya, benarkah sumber yang ditulis adalah sumber tulisan?

Untuk mengetahui kebenarannya, coba kunjungi sumber dan lihat apakah memang berita yang dimaksud ada pada situs tersebut. Jika ada, jangan berhenti hanya pada judul, coba pahami maksud berita, apakah telah sama dengan ringkasan dari yang kamu dapat di media sosial atau sudah banyak 'dipelintir'.


4. Cross-check dari berbagai sumber terpercaya

photo credit: snoozepost

Biar tidak tertipu, jangan berhenti pada satu sumber. Sebelum menyebarkan, coba cek pada berbagai sumber lain yang terpercaya tentunya. Salah satu cara agar tidak tertipu adalah dengan mengecek pada sumber yang biasanya bersebrangan pandangan. Misalnya kamu membaca berita pihak A yang menjatuhkan pihak B. Nah coba baca juga dari sumber lain yang menggunakan sisi pihak A. Bukan berarti kamu harus mengubah penilaianmu jika memang tak suka terhadap pihak lain, namun dengan begini kamu tentu akan menjadi lebih adil dalam menilai dan terhindar dari berita hoax.


5. Tulisan disajikan dengan 'emosi' yang berlebihan

photo credit: Inc

Pernah membaca berita yang isinya seperti orang sedang marah-marah? Berita tersebut bisa jadi memang berita hoax. Kadang, niatan untuk provokatif dan menggiring pandangan orang lain, tulisan pun menyerukan ajakan-ajakan untuk turut merasakan emosi yang sama.

BACA JUGA


Teman Kamu Suka 'Pamer' Kemesraan di Media Sosial? Jangan Baper Dulu, 5 Alasan Ini Justru Menunjukkan Mereka Tidak Bahagia

Teman Kamu Suka 'Pamer' Kemesraan di Media Sosial? Jangan Baper Dulu, 5 Alasan Ini Justru Menunjukkan Mereka Tidak Bahagia

Duh, tahukah kamu, seseorang yang suka 'pamer' kemesraan di media sosial, justru menunjukkan hubungannya yang tidak 'sebahagia' kelihatannya ...

Read more..

6. Biasanya tulisan memicu amarah

photo credit: Garnet News

Baru membaca judul sudah merasa marah dan kesal sekali bahkan sampai ingin memaki-maki? Wah, bahaya! Berita hoax memang sengaja dibuat untuk memicu emosi kamu. Kenapa? Agar kamu turut mengambil tindakan, seperti menyebarkan berita tersebut dengan dibubuhi caption yang tak kalah menggebu-gebu bahkan provokatif. Jangan keburu kesal apalagi sampai membenci sebelum tahu faktanya yah.


7. Manfaatkan "Google Search Image"

Biasanya berita hoax menggunakan gambar-gambar yang mendukung judul dan isi berita. Eits, jangan sampai tertipu yah, gambar yang digunakan pun juga hoax alias palsu. Selain hasil editan, tak jarang foto atau gambar yang digunakan berasal dari berita lain sehingga tampak meyakinkan. Untuk mengecek apakah gambar memang sesuai, kamu bisa memanfaatkan fitur google search image. Begini caranya.

- Klik kanan pada gambar, lalu klik Search Google for Image


Maka browser akan menampilkan berbagai berita dengan gambar serupa. Nah, tinggal kamu yang memilah dan mencari tahu faktanya dengan cerdas yah.



Yuk, jangan mau jadi korban berita hoax, apalagi ikut membantu menyebarkannya. Cerdas menyikapi berita yang kamu terima dan jangan lupa lakukan 7 cara di atas sebelum menekan tombol share!

Punya cara lain yang bisa membuatmu terhindar dari berita hoax? Kasih tahu di kolom komentar yah.










Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Stop Sebar Berita Hoax! 7 Cara Ungkap Kebenaran Berita yang Harus Kamu Lakukan Sebelum Percaya dan Menekan Tombol Share". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ulfa Sekar Langit | @ulfasekar

Psychology student at Universitas Indonesia. https://starinthebox.blogspot.com

CREATE ARTICLE

Hey awesome, Join our TRIVIA community
"create articles and get the fans "

Most Views of This Week