Surat Ini Bikin Tersentuh! Surat Aldine, Surat untuk Sahabatnya Ini Sederhana, Tapi Bikin Terharu

photo credit: teachersofindia

Surat Ini Bikin Tersentuh! Surat Aldine, Surat untuk Sahabatnya Ini Sederhana, Tapi Bikin Terharu

296
Bahkan sebuah surat dari anak murid membuat saya rindu!

Saya pernah menjadi seorang pengajar muda di sebuah daerah yang jauh sekali dengan kota besar. Walaupun tempat ini adalah wilayah bagian Indonesia, namun nyatanya wilayahnya justru lebih dekat dengan Filipina. Nah, kali ini, saya akan menceritakan surat murid saya untuk sahabat penanya. Surat ini membuat saya tersenyum. Saya pun ingin membagikannya juga untuk Sahabat Trivia. Semoga menginspirasimu.


Surat dari Aldine tentang pentingnya cuci tangan

photo credit: dokumen pribadi

Nama saya Aldine Barahama, namun saya biasa dipanggil oleh teman dan keluarga dengan sebutan Inne. Saat ini saya sudah kelas 6 di SD GMIST (Gereja Masehi Injil Sangihe Talaud) Smirna Kawio. Saya tinggal di sebuah desa di Pulau Kawio. Sebuah desa perbatasan antara Negara Indonesia dengan Negara Filipina. Sehingga banyak yang mengatakan bahwa saya dan teman-teman yang lainnya adalah anak bahari di perbatasan utara negeri. Menurut berita dan orang-orang di luar sana, desa saya memang terbatas. Di pulau ini, belum ada listrik yang masuk ke desa. Selama ini saya hanya hidup dengan menggunakan mesin genset untuk mengalirkan listrik sejak pukul 6 malam sampai pukul 10 malam.

Guru saya datang dari Jakarta. Ia adalah seorang pengajar muda. Sudah dua bulan ia berada di desa dan mengajar di sekolah saya. Meski ia mengajar di kelas 3, namun ia sering mengajar kelas 6 juga kelas-kelas lainnya jika guru-guru tidak datang. Guruku itu selalu membawa sebuah botol dari pelastik kecil yang di dalamnya terdapat cairan bening sedikit kental yang jika cairan itu dituangkan ke telapak tangan kami maka akan terasa dingin sekali. Setelah saya bertanya tentang cairan tersebut, guru saya berkata dalam bahasa Inggris yang saya sulit sekali memahaminya. Kemudian guru saya menuliskannya di papan tulis dan terbaca hand sanitizer.

photo credit: alicdn

Menurutnya, cairan kental dan dingin tersebut (saya sulit sekali mengulang atau bahkan menuliskannya) merupakan cairan pembersih untuk tangan dari kuman-kuman.


Sebagai anak pulau, desa saya dikelilingi oleh lautan. Desa saya memiliki tiga buah pantai yang memiliki air yang jernih dan pasir putih yang indah sekali. Sehingga saya dan teman-teman selalu bermain dan berenang di pantai tersebut. Sepulang dari pantai biasanya saya selalu disediakan teh manis hangat dan kue oleh ibu saya. Sebelum diberitahukan oleh garu baru saya tersebut, saya dan keluarga tidak pernah mempedulikan kebersihan tangan. Biasanya cukup dengan mengelap di lap yang terbuat dari baju yang tak terpakai lagi di atas meja makan dan langsung menyantap makanan. Kebiasan keluarga saya atau mungkin juga sudah menjadi kebiasaan semua warga desa saya ini disebabkan karena di rumah kami tidak ada kamar mandi, sehingga semua air harus diambil dari sumur terdekat. Bukan berarti saya tidak pernah mencuci tangan sebelum makan. Ternyata setelah tahu dari guru saya itu, cara mencuci tangan saya belum benar. Kebiasaan keluarga saya adalah mencuci tangan di sebuah mangkuk atau ember kecil yang diambil dari sumur yang dipakai secara bergantian dan tidak diganti. Sehingga tidak jarang air tersebut menjadi keruh.

BACA JUGA


Kisah Bocah 10 Tahun dan Mereka yang Selamat dari Serangan Binatang Buas. Inilah Bukti Bahwa Semangat Juang yang Tinggi Bisa Jadi Penyelamat Diri.

Kisah Bocah 10 Tahun dan Mereka yang Selamat dari Serangan Binatang Buas. Inilah Bukti Bahwa Semangat Juang yang Tinggi Bisa Jadi Penyelamat Diri.

Seekor aligator menyerang gadis usia sepuluh tahun yang sedang duduk di dalam air di tepian danau. Secara menakjubkan, rupanya gadis kecil ...

Read more..
photo credit: alicdn

Saya baru mengetahui mengapa di desa saya selalu terjangkit penyakit diare dan bisul. Penyakit tersebut sering dialami oleh hampir semua warga, termasuk saya juga pernah. Hal ini mungkin dikarenakan kami memakan makanan yang menjadi tidak sehat karena tangan kami kotor pada saat memakannya dan kami yang selalu mandi di pantai juga jarang sekali membersihkan tubuh dengan menggunakan air bersih. Saya memang belum terlalu mengenal cairan bening dan sedikit dingin yang selalu dibawa oleh guru saya tersebut. Namun, bukan berarti saya dan teman-teman terlambat untuk mengetahui pentingnya mencuci tangan sebelum kita mengkonsumsi makanan. Mari mencuci tangan dengan benar!

BACA JUGA


Thailand Dijuluki Land of Smile. Cerita Ini Membuktikannya dan Pastinya Membuatmu Makin Ingin ke Sana

Thailand Dijuluki Land of Smile. Cerita Ini Membuktikannya dan Pastinya Membuatmu Makin Ingin ke Sana

Keberuntungan dan lawan katanya konon merupakan bagian yang tidak dapat ditebak dalam hidup ini. Perjalanan saya mencicipi secuil Kamboja ...

Read more..

Membaca surat dari murid saya tersebut, bisa membuatmu tersenyum-senyum, kan?


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Surat Ini Bikin Tersentuh! Surat Aldine, Surat untuk Sahabatnya Ini Sederhana, Tapi Bikin Terharu". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Hairul Anam | @hairul

Bagiku, yang sejak kecil menginjakkan tanah dan beratapkan langit Indonesia, makan dan minum dari hasil Tanah Air bangsa ini, memutuskan menjadi Pengajar Muda dari Gerakan Indonesia Mengajar adalah keharusan.

Silahkan login untuk memberi komentar

CREATE ARTICLE

Hey awesome, Join our TRIVIA community
"create articles and get the fans "

Most Views of This Week