Virus Ransomware WannaCry Serang Dunia, Termasuk Indonesia! Tak Perlu Panik, Ini Dia 5 Tips Sederhana Amankan Komputer dan Datamu dari Serangan Cyber

computer security

Virus Ransomware WannaCry Serang Dunia, Termasuk Indonesia! Tak Perlu Panik, Ini Dia 5 Tips Sederhana Amankan Komputer dan Datamu dari Serangan Cyber

50K
Gara-gara virus Ransomware bernama WannaCry, file-file skripsi kamu mendadak tak bisa diakses? Mimpi buruk semua mahasiswa deh!

Beberapa hari ini Indonesia menjadi salah satu korban serangan cyber, beberapa rumah sakit di Jakarta diserang oleh ransomware yang bernama WannaCry atau dikenal juga sebagai WannaCrypt. Ransomware adalah virus komputer yang menginfeksi komputer melalui jaringan internet atau lokal, kemudian mengunci komputer beserta file-file yang ada di dalamnya hingga tidak dapat dibuka atau diakses.

Perbedaan ransomware dengan virus komputer dan malware adalah, ransomware menuntut sejumlah uang agar pemilik komputer dapat memperoleh akses kembali ke komputer mereka.



Wah, nggak terbayang yah Sahabat Trivia, jika file-file skripsi kamu mendadak tak bisa diakses. Mimpi buruk semua mahasiswa deh! Tapi tenang, berikut ini beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk menjaga agar datamu tetap aman dari serangan-serangan cyber dan kegagalan hardware yang bisa bikin kamu lebih galau dari diputusin pacar.


1. Buat cadangan data

photo credit: Lifehacker UK

Kedengaran sepele dan paling males buat dilakuin, tapi kamu akan bersyukur banget jika memiliki backup file ketika harddiskmu tiba-tiba kembali kosong seperti waktu dibeli secara ajaib. Backup file dapat disimpan di dalam hdd portable yang saat ini harganya cukup terjangkau, di bawah 1 juta untuk HDD eksternal berkapasitas 1 TB. Kenapa HDD eksternal, padahal saat ini telah banyak flashdisk dengan kapasitas besar? Pertimbangannya, kemungkinan HDD eksternal kamu hilang atau terjatuh lebih kecil daripada flashdisk kamu yang berukuran jauh lebih kecil.

Tapi, risiko yang bisa saja kamu alami, dari penyimpanan di HDD eksternal adalah ketika HDD eksternal kamu rusak atau terkena virus. Duh, hilang juga deh data-datamu.

Nah, alternatif lain yang jauh lebih aman (dan murah) adalah menggunakan layanan clouds gratis. Setiap akun Google akan mendapatkancloud storage gratis sebesar 15GB, yang dapat kamu akses melalui drive.google.com. Dengan menyimpan file-filemu di layanan cloud storage, kemungkinan file hilang, terinfeksi virus dan corrupt akan lebih kecil, karena Google memiliki internal virus protection di server-servernya.

Kekurangannya adalah apabila file-filemu cukup besar, kamu akan membutuhkan koneksi internet yang cukup bagus untuk mengunggah dan mengunduh file-file cadangan.

Dropbox.com adalah alternatif lain untuk cloud storage gratis dengan kapasitas yang lebih kecil, 2.5 GB.


2. Install dan aktifkan antivirus, karena mencegah selalu lebih baik

photo credit: Softonic

Saat ini banyak pilihan antivirus gratis yang tersedia di Internet, sebaiknya kamu download langsung dari website mereka. Antivirus akan dengan membantumu melindungi komputer/laptop dari serangan virus komputer, malware atau malicious code yang masuk melalui lampiran surel (email attachment), pranala (link) yang berbahaya atau browsermu.

Beberapa pilihan antivirus yang cukup baik seperti AVAST, AVG Free dan Malwarebyte dapat diunduh secara gratis di website mereka.

Cukup pilih salah satu, tidak perlu menginstall beberapa antivirus sekaligus. Karena TIDAK membuat lebih aman, tetapi justru menjadikan komputermu lebih lamban. Selalu update antivirus yang sudah terinstall, agar antivirus dapat mengenali "signature" dari virus-virus terbaru.


3. Hati-hati terhadap email yang mencurigakan. Curiousity (atau kegeeran) kill the cat!

Rasa kepo yang terlalu tinggi kadang juga dieksploitasi oleh malicious scripts. Dengan bersembunyi di dalam surel, pranala, ad-banner atau halaman pop-up yang berupa penawaran menarik yang sulit ditolak.

Jangan kegeeran dan gegabah kalau tiba-tiba dapet email dari Prince Dubai yang katanya akan menjadikanmu istri atau ngasih uang milyaran, lantas memintamu untuk klik sebuah pranala, walapun alhamdulillah banget, tapi email seperti ini biasanya adalah spam, dan pranala yang diberikan bisa saja adalah script yang akan mengunduh virus atau malicious script.

Kalau sudah terlanjur diklik gimana dong? Jika komputermu terlindungi oleh antivirus, semestinya akan muncul pop-up yang memberi peringatan. Kalau belum, kamu bisa menginstall Malwarebyte atau Bitdefender untuk mendeteksi perubahan atau kerusakan yang dilakukan oleh script ini, atau berharap saja itu adalah Prince Dubai beneran.




4. Aktifkan Firewall

photo credit: Softonic

Firewall adalah fitur kemanan yang penting! Apalagi kalau kamu sering memakai komputermu di area publik dan terhubung dengan WIFI gratisan.

Firewall akan menghalangi akses yang tidak wajar ke komputermu ketika terhubung dengan WIFI publik. Firewall biasanya sudah terinstall di dalam sistem operasi, kamu dapat mengatur seberapa tinggi tingkat keamanan dan perlindungan yang diberikan, mengatur firewall terlalu tinggi juga tidak, baik karena beberapa program membutuhkan akses pertukaran data melalui internet.


5. Jangan gunakan aplikasi Torrent

photo credit: Freepik

Software Torrent merupakan salah satu media penyebaran ransomware. Dengan seeder dari seluruh dunia, file-file yang sudah terinfeksi virus dapat dengan mudah keluar masuk ke komputermu. Ransomware Wannacry adalah salah satu virus yang mengeksploitasi Torrent untuk menyebar ke seluruh dunia, server seeder yang sudah terinfeksi akan tetap menjadi seeder apabila terkoneksi ke internet dan mungkin saja torrentmu terhubung dengan seeder itu.

BACA JUGA


Trik-Trik Mencari di Google Secara Efektif yang Belum Diketahui Banyak Orang

Trik-Trik Mencari di Google Secara Efektif yang Belum Diketahui Banyak Orang

Tahukah kamu ada trik-trik yang bisa kita lakukan untuk membuat hasil pencarian di Google jauh lebih efektif

Read more..

Jadi untuk sementara waktu non-aktifkan Torrent softwaremu.

Memperbaiki komputer yang sudah terkena ransomware Wannacry membutuhkan proses yang rumit dan mungkin saja kamu kehilangan data saat melakukannya. Jadi lebih baik berjaga-jaga daripada mengobati. Amankan datamu karena apa saja bisa terjadi.






Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Virus Ransomware WannaCry Serang Dunia, Termasuk Indonesia! Tak Perlu Panik, Ini Dia 5 Tips Sederhana Amankan Komputer dan Datamu dari Serangan Cyber". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Andi Dewanto | @andidewanto

Silahkan login untuk memberi komentar