Kamu Seorang Kutu Buku? Manfaatkan Hobi dan Kemampuanmu untuk Menggeluti Pekerjaan-Pekerjaan Ini!

Photo credit : cntraveller

Kamu Seorang Kutu Buku? Manfaatkan Hobi dan Kemampuanmu untuk Menggeluti Pekerjaan-Pekerjaan Ini!

767
Pernah tidak kamu membayangkan bisa bekerja dekat dengan bidang yang kamu suka? Pasti menyenangkan dan tidak akan terasa sebagai sebuah beban.

Kamu pembaca buku yang rakus? Tidak ada hari yang kamu lewatkan tanpa membaca buku? Atau kamu selalu update tentang segala hal yang berkaitan dengan buku dan penulis yang bukunya sedang laris di pasaran? Kalau semua pertanyaan itu kamu banget, itu artinya kamu adalah seorang kutu buku. Hidupmu tidak akan lengkap jika tidak bersinggungan dengan buku.

Pernah tidak kamu membayangkan bisa bekerja dekat dengan bidang yang kamu suka? Pasti menyenangkan dan tidak akan terasa sebagai sebuah beban. Nah, kalau kamu seorang kutu buku, inilah 7 pekerjaan yang kamu banget. Simak yuk ulasannya!


1. Penulis

Pernah tidak kamu ingin membaca sebuah buku dengan tema tertentu, tapi sampai sekarang belum menemukan buku yang dimaksud? Daripada repot-repot cari ke sana-kemari dan hasilnya nihil, tulis saja tema yang belum pernah ditulis tersebut. Sebagai pembaca yang rakus, kamu tentu punya banyak referensi cara menulis yang baik dari penulis-penulis buku best seller yang pernah kamu baca. Selain itu, menjadi seorang penulis kini bukanlah pekerjaan yang remeh, lihat saja penulis-penulis sukses seperti J.K. Rowling, Dewi Lestari, Eka Kurniawan, dan Andrea Hirata! Selain menuangkan pemikiran mereka ke dalam sebuah karya, mereka juga menginspirasi banyak orang dan mampu mengharumkan nama bangsa dengan karya-karyanya lho!

Photo credit : artnet


2. Editor

Pernah kebayang nggak rasanya jadi orang pertama yang membaca sebuah karya sebelum diterbitkan dan disebarluaskan ke masyarakat? Kalau kamu termasuk orang yang teliti dan paham akan tata bahasa Indonesia yang baik dan benar, kamu cocok banget tuh jadi seorang editor! Siapa sih kutu buku yang nggak pengin bekerja menjadi editor di sebuah penerbit buku? Semua pasti pengen dong!

Photo credit : DeviantArt


3. Reviewer

Setelah membaca buku, apakah kamu sering membuat review atau ulasan mengenai buku tersebut di blog pribadimu? Kalau iya, coba deh mulai sekarang kamu mencoba mengirimkannya ke surat kabar yang memuat review buku dari pembaca. Selain mendapat honor, kamu juga akan merasakan kepuasan ketika tulisanmu dimuat dan dibaca banyak orang. Siapa tahu dengan rutin membuat ulasan di blog atau surat kabar, akan ada penerbit buku yang tertarik menjadikanmu sebagai reviewer dari buku-buku terbitan mereka.

Photo credit : seventhink


4. Bookstagram

Coba cek Instagrammu, apakah kamu termasuk orang yang suka mengabadikan buku yang telah dibaca ke dalam sebuah foto? Apakah akun pribadimu dipenuhi oleh foto-foto buku dengan latar artistik yang disukai oleh banyak orang dengan hobi serupa? Kalau iya, berarti kamu adalah seorang bookstagram. Kamu bisa banget mulai serius pada hobimu itu. Biasanya, penerbit atau penulis akan mengajak bookstagram untuk bekerja sama dalam mempromosikan bukunya. Bookstagram dan reviewer memang memiliki kesamaan karena mereka sama-sama memberikan ulasan terhadap buku, bedanya bookstagram lebih menonjolkan konten visual dengan foto yang menarik dan artistik.

Photo credit : bibobook


5. Penjual buku

Seorang kutu buku pastinya paham betul buku-buku yang menarik dan direkomendasikan untuk pembaca. Kalau selama ini uang jajanmu habis hanya untuk membeli buku-buku bacaan, kini saatnya memanfaatkan pengetahuanmu dalam hal perbukuan dengan menjadi penjual buku. Kalau kamu belum memiliki modal untuk membuka toko buku secara offline, kamu bisa memulainya dengan bekerja sama dengan penerbit atau distributor dan membuka toko buku online.

Photo credit : laurenblairphotography


6. Pemilik kafe buku

Saat ini bukan zamannya lagi membaca buku sambil berdiam diri di kamar. Banyak orang yang memilih untuk merasakan suasana berbeda dengan membaca buku di tempat-tempat yang lebih menarik dan nyaman selain kamar tidur. Menjawab kebutuhan tersebut, saat ini sudah banyak dibuka kafe bernuansa buku yang menjadi jujukan para kutu buku untuk menghabiskan waktunya dengan membaca. Apakah di kotamu sudah ada kafe dengan konsep serupa? Kamu bisa menjadi seorang pemilik kafe buku dengan memanfaatkan seleramu mengenai tempat yang nyaman untuk booklovers. Selain itu, untuk menarik pengunjung kamu juga bisa mengadakan acara-acara diskusi mengenai buku dan kepenulisan.

Photo credit : cntraveller


7. CEO penerbit indie

Sedih karena naskahmu ditolak berkali-kali? Jangan putus asa dulu, Sahabat Trivia! Seiring dengan berkembangnya zaman, saat ini banyak penerbit yang menawarkan kemudahan untuk penulis yang ingin naskahnya diterbitkan secara indie. Buku-buku indie yang beredar di pasaran saat ini pun tidak bisa dipandang sebelah mata, karena kualitasnya tidak kalah lho dengan kualitas buku yang diterbitkan oleh penerbit mayor! Nah, kalau kamu memiliki jiwa entrepreneur dan kemampuan untuk mengelola penerbitan, kamu bisa membuat sebuah penerbit indie yang mewadahi karya-karya penulis lokal di daerahmu.

Photo credit : barnesandnoble

BACA JUGA


Drama dan Film dengan Tema Buku Harian Ini Wajib Tonton Karena Manis Banget Ceritanya dan Bikin Kamu Pengin Ikutan Nulis di Buku Harian Deh!

Drama dan Film dengan Tema Buku Harian Ini Wajib Tonton Karena Manis Banget Ceritanya dan Bikin Kamu Pengin Ikutan Nulis di Buku Harian Deh!

Menawarkan berbagai kesenangan menulis di buku harian, cek film-film berikut ini yuk, Sahabat Trivia

Read more..

Itulah 7 pekerjaan yang cocok untuk kutu buku sepertimu, Sahabat Trivia! Mulai sekarang, jangan cuma jadi pembeli dan pembaca buku yang pasif, manfaatkan hobimu untuk merancang masa depanmu. Bekerja sesuai passion tentunya menyenangkan, bukan! Kira-kira kamu ingin berprofesi sebagai apa nih?





Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Kamu Seorang Kutu Buku? Manfaatkan Hobi dan Kemampuanmu untuk Menggeluti Pekerjaan-Pekerjaan Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Dini Ardianty | @diniardianty

A bibliophile, full time writer, Indonesian language teacher, and vegetarian

Silahkan login untuk memberi komentar