Kisah Jatuh Bangun Entrepreneur Muda Membangun Usahanya. Dari Diremehkan Hingga Ditipu Tak Membuat Mereka Gentar dan Menyerah!

photo credit: Instagram/putri_tanjung, UPstation, & Merrie Elizabeth

Kisah Jatuh Bangun Entrepreneur Muda Membangun Usahanya. Dari Diremehkan Hingga Ditipu Tak Membuat Mereka Gentar dan Menyerah!

915
Para entrepreneur muda yang kamu lihat hari ini sangat berhasil membangun bisnisnya. Terselip cerita jatuh bangun dan proses yang panjang dalam membangun usahanya.

Ketertarikan anak-anak muda dengan dunia bisnis saat ini terbilang sangat kuat. Hal ini bisa dilihat dari semakin banyaknya entrepreneur muda yang sukses dan menjadi role model yang baik untuk anak-anak muda yang lainnya. Mereka tidak hanya puas karena bisa bekerja di perusahaan orang lain, melainkan ingin juga bisa sukses membangun bisnis mereka sendiri. Tentu saja menjadi entrepreneur di usia muda bukan hal yang mudah. Diperlukan kerja keras, semangat, niat, dan mental pantang menyerah untuk melahap semua tantangan yang ada. Para entrepreneur muda yang kamu lihat hari ini sangat berhasil membangun bisnisnya. Terselip cerita jatuh bangun dan proses yang panjang dalam membangun usahanya.

Namun kegagalan demi kegagalan yang dihadapi tidak membuat mereka menyerah. Justru jatuh bangun yang digeluti membuahkan buah yang manis. Berikut ini adalah deretan nama-nama entrepreneur muda yang mampu membuktikan jika usia muda bukanlah halangan untuk sukses membangun usaha. Yuk, lihat siapa saja!


Putri Tanjung

photo credit: putri_tanjung

Putri Tanjung adalah salah satu anak muda yang memilih untuk terjun dan membangun usahanya sejak usia yang masih belia. Saat itu, Putri memulainya dengan menjadi event organizer (EO) seorang temannya yang akan merayakan acara ulang tahun. Hal inilah yang mengawali muncul El Paradiso, sebuah usah event organizer yang dirintis Putri sejak tahun 2011. Berbekal pengalaman tersebut, Putri pun memilih untuk melebarkan skala usahanya dan mengganti nama usahanya menjadi Creativepreneur Corner. Acara perdananya yaitu "Mandiri Creativepreneur Corner 2014" sukses digelar. Terlepas dari nama besar sang Ayah, Chairul Tanjung, Putri membuktikan jika dirinya bisa sukses dengan usahanya sendiri.

Kesuksesan Putri membangun usaha kreatifnya ini bukan tanpa halangan. Memulai usaha di usianya yang terbilang sangat muda membuat Putri sering dianggap remeh. Belum lagi ide-idenya yang terkadang dianggap tidak masuk akal atau 'nyeleneh'. Tidak hanya itu, Putri juga pernah merasakan proposal kerja samanya ditolak dengan berbagai alasan. Eits, kata Putri sampai sekarang hal itu juga masih sering terjadi loh! Bahkan sang ayah pun pernah menolak memberikan bantuan dana untuk Putri. Ternyata memang nggak semudah yang dibayangkan ya, perlu kerja keras dan tekat yang kuat untuk tetap bertahan.

Segala penolakan itu ternyata tidak membuat Putri menyerah, dia menganggap jika itu adalah proses yang harus dia lewati. Dari proses itulah, dia bisa banyak belajar dan membuat usahanya bisa lebih maju.


Gibran Rakabuming

photo credit: Kompasian

Setelah lulus dari kuliahnya di University of Technology Sydney, Australia, Gibran memutuskan untuk membuka sebuah usaha di Solo. Anak sulung dari Joko Widodo ini memulainya dengan membuka catering Chilli Pari di tahu 2010. Tahu nggak sih ternyata pilihan Gibran yang ingin berbisnis bertolak belakang dengan keinginan sang ayah. Jokowi ingin Gibran melanjutkan usaha mebelnya yang sudah cukup besar. Namun Gibran ingin mandiri dengan memilih menjadi pengusaha katering dan membuka usaha martabak. Modal usaha yang dia dapatkan pun bukan dari sang ayah yang kala itu masih menjabat sebagai Wali Kota Solo, melainkan dari pinjaman bank.

Pria kelahiran tahun 1987 itu menganggap jika ada peluang yang bisa dia dapatkan dari usaha katering yang dirintisnya. Seiring waktu berjalan bisnis kateringnya terus berkembang hingga saat ini. Tidak puas membangun usaha katering, Gibran bersama teman-temannya mengembangkan bisnis di dunia kuliner. Tahun 2015, Gibran mendirikan Markobar yang kini bisa dinikmati di Jakarta, Semarang, dan Yogyakarta. Rata-rata penjualan martabak Markobar mencapai 150-200 loyang perharinya. Kesuksesan Gibran dengan martabak Markobarnya ini pun sempat menuai kritikan di dunia maya. Netizen mengatakan, jika usaha martabak yang didirikannya adalah usaha kampungan. Namun, tentu saja hal ini tidak ditanggapi dengan serius, malahan sang adik menanggapinya dengan lelucon.

Selain usaha katering Chilli Pari, martabak Markobar, Gibran juga membuka usaha barunya yaitu, CS Coffee Shop dan juga usaha ceker ayam. Wah, makin berkembang ya!


Hamzah Izzulhaq

photo credit: UPstation

Cowok kelahiran Jakarta, 26 April 1993 ini adalah seorang direktur utama dari CV Hamasa Indonesia. Penampilannya yang kekinian mungkin terlihat tidak jauh berbeda dengan anak-anak muda seusianya, namun siapa sangka kesuksesan sebagai seorang entrepreneur muda sudah diraihnya. CV Hamasa Indonesia adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kerajinan sofa bed, dan usaha francise bimbingan belajar. Sejak kelas 3 SD, Hamzah sudah senang berwirausaha. Tujuannya saat itu untuk menambah uang jajan. Hamzah kecil memang sangat suka sekali mencari uang jajan tambahan.

Hal inilah yang memacu Hamzah untuk berpikir cerdas dan membuatnya pintar dalam hal berbisnis. Lewat game online, di bangku SMP dari ratusan ribu hingga ratusan juta loh! Memasuki SMA keinginan Hamzah untuk berbisnis pun semakin besar. Dia mulai berjualan pulsa, jual makanan, buku pelajaran, dan masih banyak lagi yang lainnya. Berbagai kegagalan sudah pernah dia cicipi sejak SMA. Saat membuka counter pulsa dan meminta temannya yang menjaga, ternyata pulsa tersebut dipakai olehnya sendiri. Belum lagi saat dia buka warung makanan di tahun 2011 dan 2012 sudah tutup karena harga bahan pokok yang semakin naik.

Jangan gedein gengsi kalau kita mau hidup bergengsi. Tapi kalau kita gengsi, maka kehidupan kita nggak akan bergengsi. - filosofi hidup yang selalu dipegang teguh oleh Hamzah

Saat kelas 2 SMA, Hamzah tertarik untuk membuka bisnis bimbingan belajar. Tentu bukan perkara yang mudah untuk akhirnya bisa memulai. Cerita dimulai saat kakak kelasnya menawari Hamzah, jika usaha bimbingan belajar yang sudah memiliki tiga cabang itu ada satu yang ingin di0take over. Dia pun ingin menjualnya kepada Hamzah dengan harga Rp150 juta. Hamzah yang saat itu hanya memiliki tabungan Rp5 juta berani mengambil risiko untuk membelinya. Hingga sekarang usaha bimbingan belajar ini pun semakin berjalan dan sudah punya lima cabang.


Merrie Elizabeth

photo credit: Instagram/Merrie Elizabeth

Adalah Merrie Elizabeth, cewek cantik yang di tahun 2016 pernah masuk daftar Forbes 30 Under 30 di kawasan Asia. Dia adalah pemilik sekaligus pendiri salon kecantikan yang fokus pada pewarnaan rambut, Blobar. Bersama adik kelasnya, Merrie mengajak untuk Ninda untuk bergabung merintis usaha di bidang kecantikan. Pada saat itu, Merrie dan Ninda masih sama-sama bekerja di sebuah perusahaan besar dan akhirnya mereka berdua memutuskan untuk resign. Tentu ini bukan keputusan yang mudah untuk Merrie, dia berani mengambil risiko untuk melepaskan pekerjaan demi membangun bisnisnya. Pada saat itu modal untuk membangun Blobar benar-benar didapat dari hasil tabungan Merrie dan Nindi yaitu Rp 200 juta. Semua dihabiskan untuk merintis Blobar dan Merrie pun sangat tahu jika usahanya ini tidak berhasil dia tidak punya apa-apa lagi.

Namun Merrie optimis melihat peluang Blobar yang fokus pada coloring yang masih jarang di Indonesia. Untuk menarik perhatian masyarakat, pada saat opening Blobar mengundang para beauty blogger untuk datang ke acaranya. Alhasil dari waktu ke waktu, Blobar semakin familiar dan terdengar di telinga para pecinta kecantikan. Berbagai media dan stasiun televisi yang meliput membuat Blobar semakin viral. Bukan tanpa halangan, Merrie dan rekan bisnisnya Nindi membangun Blobar. Berbagai penolakan dari brand atau sponsor, ditipu oleh vendor, sampai susahnya mencari pekerja yang punya integritas. Semua itu diatasi dengan penuh sabar dan ketekunan. Keren banget ya!

BACA JUGA


Festival Entrepreneur Indonesia 2017 di Kuta, Bali, Hadir November Ini. Berikut 5 Kegiatannya yang Bisa Jadi Bekal Pengusaha Sukses!

Festival Entrepreneur Indonesia 2017 di Kuta, Bali, Hadir November Ini. Berikut 5 Kegiatannya yang Bisa Jadi Bekal Pengusaha Sukses!

Setelah berhasil mengelar Festival Entrepreneur Indonesia 2017 di Jakarta pada 15 - 16 Agustus 2017 lalu, kini Festival Entrepreneur ...

Read more..

Keren-keren banget ya cerita inspiratifnya! Tidak ada yang instan, semua harus melewati berbagai macam proses, baik itu kegagalan atau pun keberhasilan. Semuanya harus tetap dijalani dan dinikmati. Nah, buat kamu yang baru mau memulai atau sudah terjun ke dunia bisnis jangan pernah patah semangat ya!




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Kisah Jatuh Bangun Entrepreneur Muda Membangun Usahanya. Dari Diremehkan Hingga Ditipu Tak Membuat Mereka Gentar dan Menyerah!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Trivia | @triviaid

Real stories of real life people

Silahkan login untuk memberi komentar